Liputan Khusus
Kesan Pertama Pengaruhi 80% Restu Orangtua
Arina Yulistara - wolipop
Selasa, 22 Jan 2013 14:43 WIB
Jakarta
-
Sebagian orang menganggap pertemuan pertama dengan orangtua pasangan tidak akan mempengaruhi hubungan mereka. Kata siapa? Ternyata, kesan pertama mempengaruhi 80% restu orangtua.
"Itu namanya hallo effect, kesan pertama itu sangat berpengaruh terhadap persepsi seseorang tentang kualitasnya dia, misalnya kalau dia datang nggak ngasih salam, orangtuanya langsung nebak ini anak nggak punya aturan," jelas Kasandra Putranto, seorang Psikolog Klinis dan Forensik, saat berbincang hangat dengan wolipop di rumahnya, kawasan Cipete, Jakarta Selatan, belum lama ini.
Namun pendapat orangtua mengenai pasangan saat pertama kali bertemu belum tentu semuanya benar. Terkadang orangtua masih suka salah menilai seseorang karena melihat dari luar saja. Hal itu disebabkan oleh pemikiran yang subjektif.
Maka dari itu, Anda harus menciptakan citra diri yang baik ketika pertama kali bertemu dengan orangtua kekasih. Wanita berumur 45 tahun itu mengatakan, secara ilmiah kesan pertama memang mempengaruhi 80% persepsi seseorang dengan Anda.
"Hallo effect secara ilmiah itu mempengaruhi hampir 80% atau 90%. Makanya kita harus hati-hati kepada kesan pertama," ujar pendiri layanan psikologi Kasandra & Associates ini.
Ia menyarankan agar Anda harus selalu membangun citra diri yang positif setiap bertemu dengan orang lain. Karena tanpa disadari, bisa saja suatu saat Anda bertemu dengan seseorang yang ternyata adalah calon mertua nantinya. Maka berusahalah membangun kesan yang baik kepada setiap orang.
"Ketika kita ketemu dengan seseorang bisa saja tanpa sadar kita ketemu calon mertua atau mantu makanya kita harus jaga sikap tapi tetap tidak mengubah personality," tutup Kasandra.
(ays/hst)
"Itu namanya hallo effect, kesan pertama itu sangat berpengaruh terhadap persepsi seseorang tentang kualitasnya dia, misalnya kalau dia datang nggak ngasih salam, orangtuanya langsung nebak ini anak nggak punya aturan," jelas Kasandra Putranto, seorang Psikolog Klinis dan Forensik, saat berbincang hangat dengan wolipop di rumahnya, kawasan Cipete, Jakarta Selatan, belum lama ini.
Namun pendapat orangtua mengenai pasangan saat pertama kali bertemu belum tentu semuanya benar. Terkadang orangtua masih suka salah menilai seseorang karena melihat dari luar saja. Hal itu disebabkan oleh pemikiran yang subjektif.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hallo effect secara ilmiah itu mempengaruhi hampir 80% atau 90%. Makanya kita harus hati-hati kepada kesan pertama," ujar pendiri layanan psikologi Kasandra & Associates ini.
Ia menyarankan agar Anda harus selalu membangun citra diri yang positif setiap bertemu dengan orang lain. Karena tanpa disadari, bisa saja suatu saat Anda bertemu dengan seseorang yang ternyata adalah calon mertua nantinya. Maka berusahalah membangun kesan yang baik kepada setiap orang.
"Ketika kita ketemu dengan seseorang bisa saja tanpa sadar kita ketemu calon mertua atau mantu makanya kita harus jaga sikap tapi tetap tidak mengubah personality," tutup Kasandra.
(ays/hst)










































