Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

'Teori Agustus' Viral, Benarkah Jadi Bulan Favorit Balikan dengan Mantan?

Kiki Oktaviani - wolipop
Rabu, 29 Jul 2026 08:45 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Drama Korea Spooky in Love
Ilustrasi Foto: dok. tvN
Jakarta -

TikTok kembali diramaikan dengan tren kencan yang disebut August Theory atau Teori Agustus. Teori ini mengklaim bahwa bulan Agustus menjadi momen ketika banyak mantan tiba-tiba muncul kembali, dan mengajak balikan. Lantas, benarkah Agustus memang menjadi bulan favorit untuk kembali menjalin hubungan dengan mantan?

Menurut pakar hubungan sekaligus CEO Exclusive Matchmaking, Susan Trombetti, August Theory memang ramai dibahas di media sosial karena dianggap mencerminkan pola yang sering terjadi saat musim panas di negara-negara Barat mulai berakhir.

Selain itu, satu atau dua bulan sebelumnya banyak orang yang melakukan liburan musim panas dan pertengahan tahun.
Selama musim panas, banyak orang menikmati hubungan yang santai tanpa komitmen atau sekadar menjalani kisah asmara singkat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Memasuki Agustus, suasana mulai berubah. Orang-orang kembali memikirkan rutinitas, masa depan, dan hubungan yang benar-benar mereka inginkan.

"Ketika musim panas mulai berakhir, banyak orang kembali mendatangi hubungan atau pasangan lamanya," kata Trombetti, seperti dikutip dari Vice.

ADVERTISEMENT

Menurutnya, menjelang September banyak orang mulai mengevaluasi hubungan yang sedang dijalani. Mereka mempertimbangkan apakah hubungan tersebut layak dibawa ke tahap yang lebih serius atau justru kembali mengingat mantan.

Meski begitu, Trombetti menegaskan bahwa kemunculan mantan belum tentu menjadi pertanda hubungan itu layak diperbaiki. Ia justru mengingatkan agar tidak mudah luluh hanya karena mantan tiba-tiba datang kembali.

"Kalau seseorang memilih menjauh saat musim panas lalu kembali karena pergantian musim, itu bisa menjadi tanda bahwa dia bukan orang yang tepat. Pasangan seharusnya memilihmu setiap saat, bukan hanya di waktu tertentu," ujarnya.

Jadi perlu diingat, jika mantan kembali menghubungi pada bulan Agustus, sebaiknya jangan langsung menganggapnya sebagai kesempatan kedua. Pertimbangkan alasan di balik kehadirannya dan apakah hubungan tersebut benar-benar sehat untuk dijalani lagi.

Bagi yang masih sendiri, August Theory justru bisa menjadi waktu yang tepat untuk mengevaluasi diri. Daripada terpaku pada masa lalu, gunakan momen ini untuk menentukan seperti apa pasangan yang benar-benar diinginkan dalam jangka panjang.

Di sisi lain, teori ini juga membawa kabar baik bagi mereka yang sedang menjalin hubungan baru. Jika hubungan yang dimulai saat musim panas terasa cocok dan sehat, Trombetti menyarankan agar tidak ragu membawa hubungan tersebut ke tahap yang lebih serius.

(kik/kik)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads