Pacaran Sekantor Lalu Putus? Ini Solusinya Agar Hubungan Tidak Kaku
Sisi negatif dari pacaran satu kantor adalah ketika putus suasana kerja pasti jadi tidak lagi menyenangkan. Sedangkan, bekerja di kantor mewajibkan karyawan untuk terus berhubungan baik dengan sesama pekerja.
Meski putus cinta berakhir damai, tetap saja ada perasaan perasaan kikuk dan juga kaku pada mantan kekasih. Profesionalisme mengharuskan Anda dan mantan kekasih bekerja dan berinteraksi dengan baik meskipun perasaan tegang pastilah masih tersisa. Agar dapat tetap fokus bekerja dan tidak kaku pada mantan kekasih yang satu kantor, ini dia tipsnya, seperti dirangkum futurescopes
1. Selesaikan Masalah
Jika Anda tetap bekerja bersama dengan mantan kekasih dalam satu perusahaan, tapi atmosfer yang tercipta tidak lagi nyaman. Saatnnya bagi Anda dan mantan untuk berbicara dan menyelesaikan permasalahan tersebut. Aturlah jadwal untuk berbincang bersama tanpa diinterupsi ataupun mengalami gangguan apapun. Selesaikan permasalahan tersebut dengan baik dan perbaiki hubungan agar dapat kembali bekerja sama dengan baik. Dengan begitu bukan hanya masalah pekerjaan yang terselesaikan, melainkan kehidupan pribadi Anda berdua.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah mengalami perpisahan, wajar jika kedua belah pihak ingin memiliki ruang masing-masing dan saling menjaga jarak. Hal ini sebenarnya baik agar masing-masing pihak memiliki waktu untuk menyembuhkan perasaan masing-masing. Hal itu juga membuat mereka dapat melupakan hal buruk yang sudah terjadi.
Jika Anda bekerja di perusahaan yang sama dengan mantan kekasih, tentunya akan sulit untuk benar-benar menjaga jarak. Salah satu cara untuk menjaga jarak tanpa terlihat terlalu menjauh adalah dengan menjaga jarak pertemuan. Misalnya saja, biasanya Anda makan siang bersama si dia, kini sebaiknya Anda cari teman lain.
3. Tetap Profesional
Tetaplah bekerja dengan baik dan profesional meskipun mantan seringkali membicarakan mengenai hubungan Anda. Tunjukan bahwa Anda adalah pribadi yang profesional dan tidak akan goyah ataupun mencampurkan permasalahan pribadi dengan pekerjaan. Bersikaplah santai dan senormal mungkin jika berhadapan dengan mantan pasangan. Tidak ada mimpi buruk yang tidak berakhir bukan?
4. Menghindari Topik yang Sensitif
Jika mantan sudah dapat membuat hubungan profesional yang baik dengan Anda, kini saatnya untuk menjaga agar tidak menyinggung topik yang sensitif dengannya. Jangan membahas masalah yang dapat menimbulkan kesedihan ataupun pertengkaran karena biak anda maupun mantan pasangan sama-sama sedih dan juga terluka.
5. Flirting dengan Rekan Kerja Lain
Jika Anda sudah bisa move on dari mantan, bukan berarti Anda dapat begitu saja flirting denga rekan kerja lainnya, apalagi di depan si mantan. Selain menimbulkan gosip, sikap Anda tersebut kekanakan karena terlihat ingin membuat si mantan cemburu. Tetap mengedepankan profesionalitas di kantor.
6. Mencari Dukungan
Mungkin perpisahan membuat Anda sedih dan juga terluka, tetapi bukan berarti jalan keluarnya adalah mencari sekutu dan dukungan dengan menceritakan dan menjelek-jelekan mantan pasangan pada semua relasi di kantor. Apalagi jika seluruh kisah yang kurang baik Anda ceritakan seara detail pada setiap orang, alhasil akan ada gosip yang berkepanjangan mengenai hubungan Anda.
7. Bersabar
Seiring berjalannya waktu, hubungan antara Anda dan mantan akan berangsur-angsur membaik seperti semula. Sering bertemu karena berada pada satu perusahaan apalagi jika Anda berada pada satu tim yang mewajibkan profesionalisme dan kerja sama tetap dijalankan, akan membuat proses penyembuhan berjalan lebih lambat. Tapi bukan berarti tidak bisa berjalan baik. Itu semua membutuhkan waktu dan proses yang tidak sebentar agar dapat mengembalikan semua seperti semula. Bersikap santai dan juga bijak dapat membuat Anda dan mantan pasangan dapat bekerja layaknya profesional seperti sedia kala.
(kik/eny)











































