Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Liputan Khusus

Jalinan Cinta Bertahun-tahun Kandas karena Obsesi Bisnis Kekasih

wolipop
Selasa, 06 Nov 2012 13:35 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

dok. Thinkstock
Jakarta - Pasangan yang sudah serius umumnya ingin hubungannya berakhir di pelaminan. Begitu pula dengan Kayla (bukan nama sebenarnya), wanita berumur 25 tahun ini merasa sedih karena baru saja putus setelah empat tahun pacaran. Padahal mereka telah merencanakan pernikahan yang akan digelar akhir tahun 2013.

Saat berbincang dengan wolipop, Kayla masih merasa sedih karena kehilangan sosok pria yang selama ini menemaninya. Kayla mengaku kalau obsesi pasangannya terhadap suatu bisnis yang membuat hubungan mereka harus kandas.

Padahal sebelumnya, Kayla dan sang kekasih, sebut saja Robin sedang mengumpulkan modal untuk berkeluarga. Kala itu Kayla juga tidak menyangka kalau Robin akan mengajaknya berumah tangga. Orangtua Robin pun sudah tahu tentang rencana pernikahan mereka. Bahkan, Kayla dan Robin sudah sempat mencari tempat foto untuk pre-wedding, gedung pernikahan, hingga rumah masa depannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dia stres karena uang. Tapi yang bikin saya kesal, bukan karena nggak punya uang untuk nikah, tapi malah mau bisnis yang mengeluarkan uang banyak," cerita Kayla kepada wolipop, Senin (05/10/2012).

Keputusan untuk mengakhiri hubungan dengan Robin bukan tanpa pertimbangan. Terutama mengenai rencana pernikahan yang mulai disusun. Kayla dan Robin sempat break (putus sementara) sekitar tiga bulan, mulai dari Agustus sampai Oktober 2012. Dalam proses break itu, wanita ini berharap Robin bisa berubah. Namun kenyataannya tidak demikian, Kayla justru sakit hati serta kecewa karena Robin terlihat semakin tidak serius dengannya.

"Setelah dia bilang mau serius, dia mengeluarkan kata-kata tidak yakin yang buat saya kecewa. Saya merasa benar-benar dipermainkan saat masa break," ungkap wanita lulusan komunikasi di salah satu universitas swasta itu.

Kayla pun mengatakan kalau hubungannya dengan Robin hanya membuang-buang waktu karena sudah bertahun-tahun serius, tapi malah berakhir dengan patah hati. "Wasting time banget sih gue sama nih orang."

Kayla dipertemukan dengan Robin sejak tahun 2008 ketika masih kuliah. Mereka dekat selama empat bulan lalu memutuskan untuk berpacaran. Kayla tertarik dengan Robin karena dia adalah sosok pria yang teratur, terencana, peduli, pintar, serta bukan tipe pria nakal.

Selama menjalin hubungan, Robin pernah selingkuh sekali. Kayla mengetahui adanya orang ketiga melalui Blackberry Messenger saat hubungan keduanya baru berjalan dua tahun. Pada waktu itu, Kayla dan Robin sempat putus selama tiga bulan. Namun ketika itu, Robin sangat berusaha mendapatkan Kayla kembali.

"Waktu itu sempat putus terus balikan lagi setelah tiga bulan. Waktu itu dia usaha banget buat saya. Nah, saya mempraktekkan hal yang sama seperti waktu itu, tapi dia nggak ada usahanya sekarang," tutur Kayla.

Belum sebulan ditinggal kekasih, tentu masih membuat Kayla sedih dan galau. Kayla pun pernah mencoba menghubungi Robin selama dua minggu setelah putus, tapi bukan membaik malah berakhir dengan pertengkaran. Kayla hanya berharap Robin bisa berubah untuk mengurangi sifat egois tersebut dan mau mendengarkan saran dari pasangannya.

Wanita yang senang membaca ini kini sedang menikmati kesendiriannya sambil berusaha untuk move on. Agar tidak terus larut dalam kenangan bersama Robin, dia lebih mendekatkan diri dengan keluarga. Selain itu, Kayla banyak menghabiskan waktu untuk mengerjakan berbagai kegiatan, seperti menonton DVD, membaca buku, dan kumpul bersama teman. Akhir minggu pun dimanfaatkan Kayla pergi bareng teman atau keluarga untuk menetralisir rasa sedihnya.

"Malam minggu waktu yang paling sedih karena teman-teman banyak yang sudah nikah dan punya pacar juga. Saya nggak mau weekend diam di rumah karena itu membuat galau dan sedih. Yang ada malah mikiriin dia, jadi sebisa mungkin saya pergi bareng teman atau keluarga," ujar Kayla menegaskan.

Untuk kedepannya, Kayla tidak mau terburu-buru dalam memilih pasangan karena pengalaman bersama Robin membuatnya trauma. Dia ingin mengenal pribadi sang pria lebih dalam agar kejadian serupa tidak terulang lagi.

(aln/eya)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads