Liputan Khusus
Berobat ke Psikiater Karena Putus Setelah Bertahun-tahun Pacaran
wolipop
Selasa, 06 Nov 2012 09:57 WIB
Jakarta
-
Delapan tahun bukanlah waktu yang sebentar untuk sebuah jalinan asmara. Keterikatan fisik maupun emosional yang terbentuk saat pasangan menjalin asmara jangka panjang memang terbilang kuat. Maka ketika hubungan tersebut harus putus secara tiba-tiba, seseorang bisa sangat terpukul dan mengalami depresi berat.
Hal ini terjadi pada salah satu dari anggota keluarga Vika (bukan nama sebenarnya). Sang kakak, sebut saja Mala, menderita guncangan mental yang cukup serius akibat diselingkuhi oleh kekasih yang sudah dipacarinya selama delapan tahun. Mala pun harus menjalani perawatan psikis dalam waktu yang cukup lama.
"Kejadian berlangsung sekitar tahun 1999. Saya masih SD dan kakak kuliah semester akhir. Saya dengar dari orangtua, pisahnya karena laki-lakinya selingkuh sampai hamil dengan perempuan lain," tutur Vika saat dihubungi wolipop, Senin (5/11/2012).
Vika menuturkan, usaha untuk mempertahankan hubungan Mala dengan kekasihnya sempat dilakukan oleh kedua orangtuanya. Bahkan sang ibunda rela membiayai persalinan selingkuhan kekasih Mala asalkan hubungan mereka tidak putus. Apa mau dikata, orangtua pria tersebut tidak setuju dan lebih memilih menikah bersama wanita yang dihamilinya tersebut.
Sejak ditinggal sang kekasih menikah, hidup Mala berubah 180 derajat. Mala yang kala itu masih berusia 21 tahun menolak untuk makan dan berbicara. Tatapannya seakan kosong dan yang dia lakukan hanya berdiam diri di kamar.
"Yang saya lihat, saat itu kakak depresi berat, nggak bisa ngapa-ngapain. Dia diam saja, nggak mau makan, keluar rumah, pikirannya kosong. Seperti patung," ujar Vika mengisahkan.
Selama delapan bulan, Mala harus diinfus karena fisiknya menurun akibat tidak mau makan. Skripsinya pun terbengkalai. Khawatir dengan keadaan putrinya, orangtua Mala mendatangkan psikiater untuk membantunya memulihkan kondisi mental. Pengobatan pun berjalan dalam waktu yang tidak sebentar. Selama dua tahun, Mala harus menjalani terapi bersama psikiater setiap tiga kali seminggu.
"Dari yang saya dengar, psikiater mendiagnosa kakak menderita guncangan. Seperti ketakutan nggak ada yang terima dia apa adanya, malu dengan keluarga, nggak percaya lagi sama pria," tuturnya.
Setelah dua tahun menjalani pengobatan, kondisi Mala berangsur-angsur membaik. Ia pun kembali kuliah untuk melanjutkan skrpsinya. Selama mengerjakan tugas akhir tersebut, Mala dekat dengan seorang pria yang merupakan teman kampusnya sejak lama. Satu tahun lebih menjalani hubungan, Mala dan kekasih barunya memutuskan untuk menikah.
Mala akhirnya mengikat janji pernikahan pada 2002. Sepuluh tahun sudah Mala menjalani bahtera rumah tangga. Di usia yang sudah menginjak 32 tahun, ia telah memiliki tiga orang anak dan sampai saat ini hidup bahagia dan langgeng dengan sang suami.
"Alhamdulillah, move-on nya terbilang cepat. Saya ikut bahagia dia menemukan pasangan yang baik dan mau terima apa adanya," ungkap Vika menutup pembicaraan.
(hst/rma)
Hal ini terjadi pada salah satu dari anggota keluarga Vika (bukan nama sebenarnya). Sang kakak, sebut saja Mala, menderita guncangan mental yang cukup serius akibat diselingkuhi oleh kekasih yang sudah dipacarinya selama delapan tahun. Mala pun harus menjalani perawatan psikis dalam waktu yang cukup lama.
"Kejadian berlangsung sekitar tahun 1999. Saya masih SD dan kakak kuliah semester akhir. Saya dengar dari orangtua, pisahnya karena laki-lakinya selingkuh sampai hamil dengan perempuan lain," tutur Vika saat dihubungi wolipop, Senin (5/11/2012).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejak ditinggal sang kekasih menikah, hidup Mala berubah 180 derajat. Mala yang kala itu masih berusia 21 tahun menolak untuk makan dan berbicara. Tatapannya seakan kosong dan yang dia lakukan hanya berdiam diri di kamar.
"Yang saya lihat, saat itu kakak depresi berat, nggak bisa ngapa-ngapain. Dia diam saja, nggak mau makan, keluar rumah, pikirannya kosong. Seperti patung," ujar Vika mengisahkan.
Selama delapan bulan, Mala harus diinfus karena fisiknya menurun akibat tidak mau makan. Skripsinya pun terbengkalai. Khawatir dengan keadaan putrinya, orangtua Mala mendatangkan psikiater untuk membantunya memulihkan kondisi mental. Pengobatan pun berjalan dalam waktu yang tidak sebentar. Selama dua tahun, Mala harus menjalani terapi bersama psikiater setiap tiga kali seminggu.
"Dari yang saya dengar, psikiater mendiagnosa kakak menderita guncangan. Seperti ketakutan nggak ada yang terima dia apa adanya, malu dengan keluarga, nggak percaya lagi sama pria," tuturnya.
Setelah dua tahun menjalani pengobatan, kondisi Mala berangsur-angsur membaik. Ia pun kembali kuliah untuk melanjutkan skrpsinya. Selama mengerjakan tugas akhir tersebut, Mala dekat dengan seorang pria yang merupakan teman kampusnya sejak lama. Satu tahun lebih menjalani hubungan, Mala dan kekasih barunya memutuskan untuk menikah.
Mala akhirnya mengikat janji pernikahan pada 2002. Sepuluh tahun sudah Mala menjalani bahtera rumah tangga. Di usia yang sudah menginjak 32 tahun, ia telah memiliki tiga orang anak dan sampai saat ini hidup bahagia dan langgeng dengan sang suami.
"Alhamdulillah, move-on nya terbilang cepat. Saya ikut bahagia dia menemukan pasangan yang baik dan mau terima apa adanya," ungkap Vika menutup pembicaraan.
(hst/rma)
Pakaian Wanita
Lebih Mudah Ibadah Saat Bepergian atau Mudik! 3 Legging Wudhu Friendly Praktis untuk Muslimah
Pakaian Wanita
Sandal Wanita Simpel! Pilihan Nyaman untuk Jalan Santai hingga Aktivitas Harian
Perawatan dan Kecantikan
Concealer Full Coverage Tahan Seharian, Rahasia Makeup Lebaran Tetap Flawless dari Pagi sampai Malam
Perawatan dan Kecantikan
Kulit Cerah dan Glowing Lebih Praktis dengan Duo Andalan Numbuzin No.5 untuk Mengatasi Noda Hitam!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Tipe Orang Saat Mudik Berdasarkan Zodiak, Kamu Santai atau Panikan? (Bag. 2)
Ramalan Zodiak Cinta 18 Maret: Taurus Harmonis, Gemini Makin Romantis
Tipe Orang Saat Mudik Berdasarkan Zodiak, Kamu Santai atau Panikan? (Bag. 1)
Ramalan Zodiak 18 Maret: Libra Jangan Menonjol, Scorpio Hargai Perasaannya
Ramalan Zodiak 18 Maret: Cancer Jangan Mudah Percaya, Leo Lebih Tegas
Most Popular
1
7 Aktris yang Menggunduli Rambut Demi Peran, Terbaru Emma Stone
2
Momen Seru Cinta Laura Ikutan War Takjil, Pilihan Makanannya Bikin Salfok
3
Adegan Ciuman Panas Ju Ji Hoon & Ha Ji Won Viral, Disebut Couple Salah Genre
4
Foto: Timothee Chalamet Cium Kylie Jenner di After Party Oscar 2026
5
Tren Makeup Lebaran 2026: Glowing Ala Red Carpet
MOST COMMENTED











































