Bolehkah Menjalin Hubungan dengan Mantan Kekasih Teman?
wolipop
Selasa, 21 Des 2010 12:05 WIB
Jakarta
-
Anda akhirnya telah menemui pria yang tepat, namun sayangnya ia adalah mantan kekasih teman Anda. Dilema pun datang, apakah ia bisa menjadi milik Anda atau tidak, demi kelangsungan persahabatan?
Seperti yang dikutip dari galtime, Dr. Jennifer Oikle, Ph.D., seorang psikolog hubungan, menjelaskan apa yang harus dipikirkan sebelum berkencan dengan mantan kekasih teman. Menurutnya, aturan utama dalam hal ini adalah menghormati.
"Pria datang dan pergi, namun akar persahabatan adalah kepercayaan. Jadi, boleh atau tidaknya mengencani mantan kekasih teman, sangat tergantung pada hubungan Anda dengan teman dan bagaimana teman Anda merasakan hal ini," ujar Oikle.
Pertama, Anda harus mengetahui sejauh mana hubungan si dia dengan teman Anda. Apakah hanya sebentar atau sudah cukup jauh? Anda juga harus mengetahui sejauh mana Anda menginginkan si dia? Apakah ia merupakan orang yang dinanti selama ini atau hanya ingin bersenang-senang?
Selanjutnya, bicaralah dengan teman Anda dan beritahukan dirinya tentang ketertarikan Anda. Jika hanya ingin bersenang-senang saja, cukup beritahukan bahwa Anda akan mengencaninya, namun jika harapan Anda bisa menjalankan hubungan yang serius, maka mintalah izin pada teman.
Jangan kaget jika teman Anda tidak menyetujui hal ini. Beberapa orang berpikir bahwa mengencani mantan kekasih teman tidak bisa ditolerir, namun sebagian lainnya bisa menerimanya, semuanya tergantung dari sikap orang tersebut.
Hindari untuk 'back street' dari teman Anda dalam menjalani hubungan ini. Cepat atau lambat, teman Anda akan mengetahuinya karena ia akan mencari tahu dan perasaan terhianati akan membuatnya sulit memaafkan Anda.
Alasan teman Anda tidak bisa menerima hubungan Anda dengan mantan kekasihnya, biasanya karena ia masih mencintai mantan kekasihnya. Oleh karena itu, ada baiknya Anda menunggu hingga perasaan terhadap mantannya kekasihnya menghilang.
Lantas bagaimana jika teman Anda mengancam memutuskan hubungannya dengan Anda? Pilih teman atau si dia?
Pilihan ini tentu akan sangat sulit untuk ditentukan. Beritahukanlah bahwa Anda tidak ingin memilih. Meskipun begitu, ada kalanya Anda terpaksa harus memilih. Jika hal ini terjadi, maka ikutilah kata hati Anda. Sejauh mana persahabatan dengan teman Anda dan potensi hubungan yang akan dijalankan menjadikan faktor penting yang harus dipertimbangkan.
(af1/af1)
Seperti yang dikutip dari galtime, Dr. Jennifer Oikle, Ph.D., seorang psikolog hubungan, menjelaskan apa yang harus dipikirkan sebelum berkencan dengan mantan kekasih teman. Menurutnya, aturan utama dalam hal ini adalah menghormati.
"Pria datang dan pergi, namun akar persahabatan adalah kepercayaan. Jadi, boleh atau tidaknya mengencani mantan kekasih teman, sangat tergantung pada hubungan Anda dengan teman dan bagaimana teman Anda merasakan hal ini," ujar Oikle.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selanjutnya, bicaralah dengan teman Anda dan beritahukan dirinya tentang ketertarikan Anda. Jika hanya ingin bersenang-senang saja, cukup beritahukan bahwa Anda akan mengencaninya, namun jika harapan Anda bisa menjalankan hubungan yang serius, maka mintalah izin pada teman.
Jangan kaget jika teman Anda tidak menyetujui hal ini. Beberapa orang berpikir bahwa mengencani mantan kekasih teman tidak bisa ditolerir, namun sebagian lainnya bisa menerimanya, semuanya tergantung dari sikap orang tersebut.
Hindari untuk 'back street' dari teman Anda dalam menjalani hubungan ini. Cepat atau lambat, teman Anda akan mengetahuinya karena ia akan mencari tahu dan perasaan terhianati akan membuatnya sulit memaafkan Anda.
Alasan teman Anda tidak bisa menerima hubungan Anda dengan mantan kekasihnya, biasanya karena ia masih mencintai mantan kekasihnya. Oleh karena itu, ada baiknya Anda menunggu hingga perasaan terhadap mantannya kekasihnya menghilang.
Lantas bagaimana jika teman Anda mengancam memutuskan hubungannya dengan Anda? Pilih teman atau si dia?
Pilihan ini tentu akan sangat sulit untuk ditentukan. Beritahukanlah bahwa Anda tidak ingin memilih. Meskipun begitu, ada kalanya Anda terpaksa harus memilih. Jika hal ini terjadi, maka ikutilah kata hati Anda. Sejauh mana persahabatan dengan teman Anda dan potensi hubungan yang akan dijalankan menjadikan faktor penting yang harus dipertimbangkan.
(af1/af1)
Perawatan dan Kecantikan
Stop Galau! Ini Bedanya Skin Tint, Foundation, dan Cushion, Mana yang Cocok untuk Bukber?
Kesehatan
Jangan Sampai Drop di Tengah Puasa! Ini Rahasia Energi Stabil dari Madu Murni
Perawatan dan Kecantikan
Stop Takut Make Up Crack Saat Lebaran! Ini Solusi Complexion Tahan Lama
Perawatan dan Kecantikan
Stop Makeup Geser Saat Bukber! Ini Foundation Tahan Lama yang Wajib Dicoba
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Anak Pertama, Tengah, atau Bungsu? Fakta Kepribadian Berdasarkan Urutan Lahir
Ramalan Zodiak 18 Februari: Gemini Muncul Hambatan, Aries Tetap Semangat
Ramalan Zodiak Cinta 17 Februari: Aries Tetap Sabar, Gemini Beda Pendapat
Ramalan Zodiak 17 Februari: Aquarius Hati-hati, Pisces Sabar dan Teliti
Makna Gong Xi Fa Cai, Xin Nian Kuai Le, dan Angpao Na Lai saat Imlek
Most Popular
1
Anak Pertama, Tengah, atau Bungsu? Fakta Kepribadian Berdasarkan Urutan Lahir
2
Pesona Aurel Hermansyah di Tedak Siten Baby Arash, Makin Langsing & Cantik
3
Ramalan Zodiak 18 Februari: Gemini Muncul Hambatan, Aries Tetap Semangat
4
Potret Jennie BLACKPINK Cantik Effortless Pakai Singlet Putih di New York
5
Skandal 'America's Next Top Model' Memanas, Ada Tudingan Pelecehan Seskual
MOST COMMENTED











































