Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Alasan Tepat Untuk Memutuskan Hubungan

wolipop
Rabu, 25 Agu 2010 09:10 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Jakarta - Setiap hubungan cinta memang tak pernah luput dari cobaan. Namun cobaan seperti apa yang menjadi alasan tepat untuk mengakhiri hubungan Anda? Berikut beberapa alasan kuat bagi Anda untuk memutuskan hubungan dengan pasangan.

1. Nilai-nilai yang bertabrakan

Semua orang memiliki nilai masing-masing yang menjadi panutan dalam hidupnya. Jika Anda dan pasangan memiliki nilai-nilai yang bertolak belakang, bisa dipastikan akan sering terjadi adu argumen dan konflik yang tak berujung. Jangan sampai memaksakan diri untuk terus menjalankan kehidupan seperti ini, hanya akan membuat perasaan Anda dan pasangan makin terkikis, dan hanya menyisakan kehambaran.

2. Visi berbeda

Menjalankan hubungan cinta yang serius juga berarti menata kehidupan untuk masa depan. Jika visi Anda dan pasangan bertolak belakang, tak ada gunanya diteruskan. Karena hanya akan membuang-buang waktu Anda.

3. Pasangan = Benalu
Rasa cinta bukan berarti Anda harus melakukan segala sesuatu untuk pasangan. Apalagi jika pasangan sudah memanfaatkan Anda dan mengambil keuntungan dari hubungan kalian, misalnya secara finansial. Jika pasangan justru bertindak sebagai benalu, sebaiknya tinggalkan saja.

4. Tak bisa menjadi diri sendiri
Dia suka wanita pendiam dan sangat feminin, sedangkan Anda adalah orang yang ceria dan sedikit boyish. Namun saat berduaan dengannya, ia memaksa Anda menjadi wanita pujaannya. Jika yang terjadi dalam hubungan Anda demikian, maka tak ada gunanya untuk meneruskannya. Perasaan cinta seharusnya dapat menerima pasangan apa adanya, bukan mengubahnya menjadi orang lain.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

5. Kekerasan
Apapun bentuknya, kekerasan dalam hubungan tak dibenarkan. Bukan secara fisik saja, kekerasan mental seperti kata-kata kasar dan cacian sehingga Anda merasa tak dihargai pun tak boleh dibiarkan. Ingat kecemburuan atau sikap posesif berlebihan bukanlah cara mengungkapkan cinta. Cinta yang sejati haruslah diikuti dengan rasa menghargai dan melindungi, bukan malah menyakiti.

(kee/kee)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads