Anna Surti Ariani
Love Expert
Anna Surti Ariani
SEND YOUR QUESTION

Konsultasi Love

Pantaskah Kekasih yang Telah Selingkuh Diberi Kesempatan Kedua?

- wolipop Selasa, 16 Okt 2018 15:32 WIB
Foto: Thinkstock Foto: Thinkstock

Jakarta - Saya telah berpacaran selam 3 tahun 2 bulan. Saya baru yakin dengan pasangan saya pada saat kami anniversary yang ke-3 tahun. Namun petaka itu datang, dia ketahuan berbohong. Dia masih mencari tahu info tentang mantan kekasihnya bahkan sampai melakukan hal yang tidak pantas dilakukan. Saya mencoba memahami dan menerima kenyataan karena saya masih cinta. Namun di sisi lain hati saya terluka dan sulit sekali untuk percaya lagi terhadapnya. Yang saya ingin tanyakan adalah, apakah langkah saya tepat memberikan kesempatan untuk dia setelah saya dikhianati?

(Lusi, 26 Tahun)

Jawab:

Hai Lusi,

Kembali memberikan kesempatan atau tidak, keduanya memiliki risiko untuk Anda. Jika Anda memilih memberi kesempatan, dia bisa saja berubah total dan jadi laki-laki sangat setia. Sebaliknya dia juga bisa kok kembali mengkhianati suatu waktu. Ini tergantung dari alasan pengkhianatan kemarin. Kalaupun Anda memilih untuk putus saja, apakah yakin bahwa lepas dari dia artinya Anda bisa dengan mudah percaya pada orang lain? Pilihlah risiko yang Anda rasa lebih nyaman.

Beberapa orang mencari kembali mantannya atau orang lain karena lelah tak jua dipercaya oleh pasangannya; mungkin pacar Anda seperti itu, atau memang ada alasan lain. Tak berarti dia dibenarkan melakukan itu semua, tapi perlu juga dicek apakah ada kontribusi Anda dalam kejadian itu. Jika ternyata ada kontribusi Anda, maka tentunya Andapun perlu memperbaiki diri.

Kalau Anda membutuhkan waktu begitu lama untuk percaya kepada seseorang, jangan-jangan ada masalah di masa lalu yang belum betul-betul tertuntaskan. Masalah di masa lalu bisa berupa masalah dengan mantan, dengan teman di masa sekolah, ataupun jauh lebih mundur di masa kecil Anda.

Jika ingin menikah, Anda perlu belajar untuk percaya. Untuk bisa percaya bukan hanya masalah siapa pasangan Anda, namun juga bagaimana Anda bisa mempercayai orang lain. Ketika masih banyak beban masa lalu yang menghambat untuk percaya, Anda justru beresiko mendapat lebih banyak masalah di masa depan, baik sebagai individu maupun sebagai pasangan. Oleh karena itu ada baiknya Anda membuat janji dengan psikolog klinis dewasa untuk sungguh menuntaskan segala beban Anda.
(hst/hst)