Bingung dengan Perasaan Sendiri, Cinta atau Tidak Kepada Kekasih?
Anna Surti Ariani, - wolipop
Kamis, 18 Feb 2016 09:18 WIB
Jakarta
-
Saya sudah menjalin hubungan dengan pacar saya selama satu tahun. Namun akhir-akhir ini saya sering merasa bimbang. Kadang saya merasakan sayang yang amat mendalam, namun kadang juga saya merasakan benci padanya. Terkadang juga saya sering kali meyakinkan diri saya sendiri bahwa saya harus bersikap biasa saja padanya. Apakah hubungan seperti ini baiknya dilanjutkan atau akhiri saja? Karena saya bingung dengan perasaan saya sendiri. Terimakasih.
Annisa, 21 Tahun
Jawab:
Hai Annisa,
Apa yang Anda sebutkan itu memang bisa saja karena si dia yang tak mampu meyakinkan Anda. Artinya, semua yang Anda ceritakan adalah respon Anda untuk sikapnya. Jika ini terjadi, maka hubungan Anda memang perlu dibenahi. Perhatikan bagaimana Anda berdua berkomunikasi, apakah sudah cukup 'nyambung'. Perhatikan bagaimana pola Anda berdua bertengkar, apakah setelahnya bisa menyelesaikannya dan membuat hubungan membaik.
Terkadang, perasaan yang turun naik bukan indikator dari hubungan bermasalah, namun dari masalah personal. Kalau siapapun pasangan Anda, Anda merasakan hal seperti ini, bisa jadi ada masa lalu Anda yang masih berpengaruh besar pada Anda, tanpa Anda sadari. Jika hal ini belum sungguh tuntas, dapat bermasalah di kemudian hari. Biasanya dalam bentuk ketidakbahagiaan pernikahan, yang sumbernya dari diri sendiri. Untuk dapat mengatasinya, buatlah janji dengan psikolog klinis dewasa untuk dapat mengolahnya sampai tuntas. Mungkin perlu beberapa sesi pertemuan untuk memperbaikinya. Cobalah, tak ada ruginya. (kik/kik)
Annisa, 21 Tahun
Jawab:
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apa yang Anda sebutkan itu memang bisa saja karena si dia yang tak mampu meyakinkan Anda. Artinya, semua yang Anda ceritakan adalah respon Anda untuk sikapnya. Jika ini terjadi, maka hubungan Anda memang perlu dibenahi. Perhatikan bagaimana Anda berdua berkomunikasi, apakah sudah cukup 'nyambung'. Perhatikan bagaimana pola Anda berdua bertengkar, apakah setelahnya bisa menyelesaikannya dan membuat hubungan membaik.
Terkadang, perasaan yang turun naik bukan indikator dari hubungan bermasalah, namun dari masalah personal. Kalau siapapun pasangan Anda, Anda merasakan hal seperti ini, bisa jadi ada masa lalu Anda yang masih berpengaruh besar pada Anda, tanpa Anda sadari. Jika hal ini belum sungguh tuntas, dapat bermasalah di kemudian hari. Biasanya dalam bentuk ketidakbahagiaan pernikahan, yang sumbernya dari diri sendiri. Untuk dapat mengatasinya, buatlah janji dengan psikolog klinis dewasa untuk dapat mengolahnya sampai tuntas. Mungkin perlu beberapa sesi pertemuan untuk memperbaikinya. Cobalah, tak ada ruginya. (kik/kik)











































