Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Bukan Sekadar Dipakai, AZKO Ajak Masyarakat Bijak Kelola Baterai Bekas

Fara Difa Alfeni - wolipop
Kamis, 27 Agu 2026 10:15 WIB
...
KRISBOW Baterai Rechargeable
Foto: AZKO
Jakarta -

Baterai menjadi salah satu benda yang tidak dapat dipisahkan dari aktivitas sehari-hari. Mulai dari remote, jam, mouse, senter, hingga mainan dan berbagai perangkat membutuhkan baterai agar dapat berfungsi dengan baik.

Namun, ketika masa pakainya berakhir, baterai juga perlu mendapat perhatian karena termasuk bagian dari limbah elektronik (e-waste) yang harus dikelola secara tepat.

Melihat pentingnya kebiasaan penggunaan yang lebih bertanggung jawab, AZKO, brand inspirasi dan koleksi produk dari A sampai Z di bawah naungan PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (AHI) (ACES), mengajak masyarakat untuk memahami bahwa pengelolaan baterai tidak hanya berhenti pada tahap memilih produk yang sesuai kebutuhan, tetapi juga mencakup bagaimana memperpanjang masa pakai hingga mengelolanya ketika sudah tidak digunakan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ada beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan masyarakat untuk menggunakan baterai secara lebih bijak.

1. Memilih Baterai yang Dapat Digunakan Kembali

ADVERTISEMENT

Salah satu langkah yang dapat diterapkan adalah memilih baterai rechargeable yang bisa diisi ulang dan digunakan kembali. Pilihan ini dapat membantu mengurangi penggunaan baterai sekali pakai, terutama untuk perangkat yang digunakan secara rutin.

AZKO menyediakan berbagai pilihan baterai rechargeable, salah satunya KRISBOW Baterai Rechargeable AA Set 4 pcs. Produk tersebut memiliki kapasitas 2.500 mAh, tingkat pengosongan daya yang rendah, masa simpan hingga lima tahun, serta bebas kadmium dan merkuri.

Dengan ukuran AA yang umum digunakan, baterai ini dapat digunakan pada berbagai perangkat seperti remote control, jam, mainan anak, kamera digital, wireless keyboard & mouse, game controller, senter, hingga peralatan rumah tangga.

Kemampuan baterai rechargeable untuk diisi ulang membuat pengguna dapat memaksimalkan pemakaian baterai sebelum menggantinya dengan yang baru. Kebiasaan tersebut menjadi langkah sederhana untuk mengurangi timbulan limbah baterai.

2. Memaksimalkan Masa Pakai Sebelum Mengganti Baterai

Selain memilih baterai yang dapat digunakan kembali, masyarakat juga perlu memastikan kondisi baterai sebelum melakukan penggantian. Hal ini dapat membantu menghindari penggantian baterai yang sebenarnya masih dapat digunakan.

Untuk mendukung kebutuhan tersebut, AZKO menghadirkan KRISBOW Charger Baterai Universal 6 Slot yang dapat mengisi hingga enam baterai sekaligus.

Charger ini dilengkapi sistem auto cut-off yang menghentikan pengisian ketika baterai telah penuh serta indikator LED untuk memantau proses pengisian. Produk tersebut juga kompatibel dengan berbagai ukuran baterai seperti D, C, AA, AAA, dan 9V.

Selain itu, AZKO juga menyediakan KRISBOW Baterai Tester yang membantu pengguna mengecek kondisi baterai dengan ukuran AA, AAA, C, D, dan 9V. Dengan alat ini, masyarakat dapat mengetahui apakah baterai masih dalam kondisi baik, memiliki daya lemah, atau sudah perlu diganti.

3. Kelola Baterai Bekas sebagai Limbah Elektronik

Ketika sudah tidak dapat digunakan, baterai tidak sebaiknya dibuang bersama sampah rumah tangga. Baterai termasuk sampah elektronik yang mengandung Bahan Berbahaya dan Beracun (B3), sehingga membutuhkan pengelolaan khusus.

Melalui Permen LHK No. 9 Tahun 2024, baterai sel kering lithium, non-lithium, dan sel basah termasuk contoh barang elektronik rusak dan/atau tidak digunakan lagi yang mengandung B3. Karena itu, baterai bekas perlu dipilah dan disalurkan melalui jalur pengelolaan yang sesuai.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pengelolaan sampah elektronik, AZKO menghadirkan program BISA BAIK (Bersama Atasi Sampah Barang Elektronik).

Program yang telah berjalan sejak 2023 ini menyediakan dropbox di 24 toko AZKO yang tersebar di 17 kota, termasuk Jakarta, Medan, Surabaya, Semarang, Bogor, Bandung, Yogyakarta, Makassar, Balikpapan, Palembang, Bali, Manado, dan Banjarmasin.

Melalui program tersebut, masyarakat dapat menyalurkan berbagai jenis sampah elektronik dari berbagai merek, termasuk baterai dan perangkat elektronik lainnya.

Sebagai bentuk apresiasi, AZKO juga memberikan diskon tambahan sebesar 10% untuk setiap pembelian produk elektronik pilihan di AZKO bagi pelanggan yang berpartisipasi dalam program ini.

Head of Corporate Communications & Sustainability PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk, Melinda Pudjo, mengatakan komitmen keberlanjutan tidak hanya berkaitan dengan produk saat digunakan, tetapi juga bagaimana produk tersebut dikelola setelah masa pakainya berakhir.

"Bagi kami, komitmen keberlanjutan berarti bertanggung jawab atas produk yang kami hadirkan, tidak hanya saat digunakan, tetapi hingga akhir masa pakainya. Karena itu, kami berupaya menghadirkan pilihan produk yang membantu masyarakat menggunakannya secara lebih bijak, sekaligus menyediakan akses penyaluran bagi perangkat elektronik yang sudah tidak terpakai melalui BISA BAIK dengan AZKO," tuturnya.

Dengan memilih baterai yang tepat, memperpanjang masa penggunaannya, serta menyalurkan baterai bekas melalui jalur yang sesuai, masyarakat dapat mengambil langkah sederhana untuk menjaga lingkungan sekaligus membangun kebiasaan hidup yang lebih bertanggung jawab.

Melalui edukasi dan fasilitas pengelolaan limbah elektronik, AZKO terus mendorong masyarakat untuk melihat penggunaan baterai secara lebih menyeluruh, dari awal pemakaian hingga akhir masa pakainya.

(akd/ega)
...
Hide Ads