Anjing Toy Poodle: Ciri-ciri, Karakter, dan Cara Merawatnya
Anjing toy poodle khas dengan ukurannya yang sangat kecil. Dibandingkan anjing jenis pudel lainnya, toy poodle adalah jenis yang paling kecil. Kenali apa itu toy poodle, mulai dari ciri-ciri, karakter, dan cara merawatnya.
Apa Itu Toy Poodle?
Dilansir dari situs Pedigree, toy poodle adalah jenis terkecil dari pudel lainnya, seperti mini poodle dan standard poodle. Anjing ini sangat menyenangkan dijadikan teman di rumah, karena cerdas dan mudah dilatih.
Dalam situs Purina, toy poodle adalah anjing yang berasal dari Jerman dan sudah ada sejak sekitar 500 tahun. Dia dikembangbiakkan dari pudel yang lebih besar, yaitu standard poodle.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nama 'poodle' sendiri memiliki makna 'cipratan air'. Sebab pudel termasuk anjing pelacak di air. Hewan ini pun dikenal pandai berenang.
Usia hidup toy poodle umumnya di kisaran 12-15 tahun. Meski kebanyakan hewan ini sehat, tetap jadwalkan kunjungan rutin ke dokter hewan untuk memastikan kesehatannya.
Beberapa penyakit yang dialami antara lain mata berair, masalah pencernaan, gangguan jantung, dan masalah kulit.
Ciri-ciri Toy Poodle
Anjing toy poodle memiliki ciri umum fisik yang kecil. Toy poodle jantan harus memiliki tinggi di bawah 28 cm dan berat tidak lebih dari 4,5 kg. Bentuk moncongnya ramping dan leher panjang.
Rambut toy poodle banyak, keriting, dan warnanya bermacam-macam, seperti biru, abu-abu, perak, coklat, aprikot, dan cream. Meski relatif tidak mudah rontok, rambut pudel ini perlu dipotong dan dirawat setiap 4-6 minggu.
Karakter Toy Poodle
Toy poodle adalah anjing yang penuh kasih sayang. Dia mampu menjadi teman baik dan penjaga rumah yang baik. Jika ada orang tak dikenal datang ke rumah, dia akan memberi tahu kepada pemilik dengan cara menggonggong.
Hewan ini termasuk berkarakter sensitif, termasuk terhadap intonasi vokal dan gerakan, sehingga dia merespons dengan baik saat dilatih.
Makanya pudel ini memiliki kemampuan luar biasa dalam membaca bahasa tubuh dan mengantisipasi perintah pemiliknya. Bahkan terkadang dia bertindak sebelum disuruh pemiliknya.
Namun, sensitivitas tersebut juga dapat membuat toy poodle menjadi mudah gelisah dan sensitif. Mereka cepat mencurigai orang asing. Anak kecil tetap harus berhati-hati dengan anjing pudel ini.
Berikut ini beberapa karakteristik toy poodle:
- Cocok untuk pemilik yang tidak berpengalaman
- Diperlukan pelatihan dasar
- Menikmati jalan-jalan yang santai, sekitar setengah jam sehari
- Air liur minimum
- Membutuhkan perawatan setiap hari
- Ras hipoalergenik
- Anjing yang cerewet dan vokal
- Anjing penjaga, menggonggong dan memberi peringatan
- Baik dengan hewan peliharaan lainnya
- Anjing keluarga
Cara Merawat Toy Poodle
Perawatan toy poodle meliputi memberi makan, bermain, hingga perawatan rambut, kulit, mata, dan telinga. Berikut ini penjelasan yang dilansir dari situs PetMD.
Makanan
Berilah toy poodle makanan yang terjamin kualitasnya dengan kandungan nutrisi lengkap dan seimbang. Toy poodle akan baik-baik saja dengan makan 2-3 kali sehari. Namun, anak anjing toy poodle harus 3-4 kali makan kecil sehari dengan jadwal yang konsisten untuk menjaga gula darah mereka.
Aktivitas Menyenangkan
Beberapa aktivitas menyenangkan yang bisa kamu lakukan bersama toy poodle seperti pelatihan kepatuhan, pelacakan dengan hidung, teka-teki pengayaan, hingga latihan kelincahan.
Perawatan Rambut
Toy poodle memiliki rambut lebat dan mudah kusut, sehingga membutuhkan perawatan rutin. Penting untuk menyikat rambutnya setiap hari, yaitu dengan mengurainya hingga ke akarnya.
Rambut pudel yang pendek membutuhkan lebih sedikit perawatan di rumah. Bawalah pudel kamu ke perawatan rambut profesional setiap 4-6 minggu sekali.
Perawatan Kulit
Untuk merawat kulit, mandikan toy poodle kamu setiap 2-4 minggu sekali dengan sampo dan kondisioner yang lembut khusus untuk anjing.
Memandikan pudel kamu lebih dari dua kali sebulan justru dapat menghilangkan minyak sehat pada kulitnya. Minyak ini berfungsi sebagai pelindung terhadap alergen.
Perawatan Mata
Menyeka mata pudel setiap hari dengan kain yang lembut dan lembab akan membantu menghilangkan kotoran di mata. Beberapa pudel rentan terhadap noda air mata yang berat di sekitar mata. Membilas sudut mata dengan air garam dapat membantu mencegahnya.
Bulu di sekitar mata juga harus dipangkas dengan hati-hati agar tidak menyebabkan iritasi. Jika pudel kamu terlihat menyipitkan mata atau mengeluarkan air mata, bawalah ke dokter hewan untuk diperiksa, karena mungkin adalah tanda masalah mata yang serius.
Perawatan Telinga
Toy poodle sering mengalami infeksi telinga, maka perlu untuk membersihkan telinga setiap 1-2 minggu sekali.
Jagalah agar bulu-bulu telinganya tetap pendek. Jika telinga merah, bau, atau kotor, kemungkinan terjadi infeksi. Berkonsultasilah dengan dokter hewan untuk masalah ini.
Demikian tadi telah kita ketahui apa itu anjing toy poodle, lengkap dengan ciri-ciri, karakter, dan cara merawatnya.
(bai/inf)
Home & Living
3 Kulkas 1 Pintu Harga 1 Jutaan yang Murah dan Tahan Lama!
Home & Living
Tetap Terhidrasi Saat Mudik! 3 Tumbler Praktis Ini Siap Bantu Jaga Kesehatan Saat Perjalanan Jauh
Home & Living
3 Rekomendasi Tempat Sampah Sensor Higienis untuk Rumah Lebih Bersih dan Praktis
Home & Living
Dekorasi Simpel Tapi Bikin Beda! Jam Dinding Lucu Estetik untuk Rumah
4 Tips Pilih Alat Elektronik Supaya Nggak Bikin Tagihan Listrik Bengkak
Tips Mencuci Bedcover dan Gorden Besar di Mesin Cuci Jelang Lebaran
Pakaian Menggunung Setelah Mudik? Ini Cara Bikin Cucian Cepat Beres
Cara Bikin Rumah Tetap Sejuk Saat Lebaran biar Silaturahmi Makin Nyaman
Cara Mencuci Hijab di Mesin Cuci agar Tetap Lembut dan Tidak Mudah Rusak
Pramugari Ungkap Kelakuan Miliuner di Superyacht: Cincin Kawin Hanya Dekorasi
Gaya Fuji & Felicya Angelista Kompak Tampil Bak Artis Bollywood Pakai Lehenga
Wajah Aktris Cantik Ini Terbaka Gara-gara Tren Tiup Kue Ulang Tahun TikTok
Potret Gaya Paula Verhoeven Bercadar Saat Umrah di Bulan Ramadhan











































