Yakin Rumahnya Berhantu, Keluarga Ini Sebulan Lebih Tidur di Teras Balkon

Hestianingsih - wolipop Kamis, 22 Jul 2021 14:15 WIB
ilustrasi takut Ilustrasi wanita ketakutan. Foto: ilustrasi/thinkstock
Replonges -

Keluarga Patricia dan David C. merasa ada yang tidak beres dengan apartemen yang mereka tempati. Pasutri dengan dua anak ini meyakini ada 'penghuni' lain hingga memilih tidur di luar rumah.

Sudah satu bulan lebih pasangan asal Prancis ini tidur di teras balkon mereka di kawasan Semcoda, Replonges, Prancis. Sebenarnya tidak ada masalah teknis yang berarti di hunian dekat taman tersebut.

Hunian di gedung apartemen yang dibangun pada 2016 tersebut memiliki ruang yang luas dengan gaya desain modern. Terlebih lagi sangat layak huni.

Namun belum ada satu tahun, keluarga kecil ini sudah merasa tidak betah. Patricia, David dan kedua anaknya menempati salah satu unit apartemen tersebut sejak September 2020. Tapi belakangan mereka mengalami hal-hal aneh di dalam rumah.

Seperti dikutip dari Oddity Central, Patricia mengatakan kalau anak perempuannya kerap kali melihat hal-hal aneh di sekitar rumah. Mereka meyakini ada aktivitas paranormal sehingga membuat para penghuni tak nyaman.

"Dimulai dari bayangan-bayangan gelap. Lalu semakin nyata: lampu sering tiba-tiba mati, TV menyala sendiri, telepon mati tanpa penyebab apapun, piring-piring menimbulkan suara aneh, dan sebagainya," tutur Patricia kepada suratkabar lokal Le Progres.

Tidak tahan dengan segala gangguan, mereka pun mendatangkan magnetiseur, seorang profesional yang menggunakan energi magnetik untuk medeteksi keberadaan arwah. Setelah memeriksa apartemen secara menyeluruh, dia pun memberitahu kalau apartemen mereka dihantui arwah seorang wanita dari abad 19, yang menginginkan keluarga tersebut segera pergi.

Keterbatasan biaya membuat Patricia dan keluarganya tidak mampu pindah ke rumah lain. Ditambah lagi sang suami, David, memiliki disabilitas. Pengelola apartemen pun tidak percaya dengan cerita mereka dan bersikukuh apartemennya tak bermasalah karena tidak ada keluhan dari para penghuni sebelumnya.

Pengelola akhirnya setuju untuk mencarikan unit lain di apartemen namun prosesnya butuh waktu yang tidak sebentar. Akhirnya keluarga ini memutuskan membangun tenda di teras balkon dan tidur di sana setiap malam selama lebih dari satu bulan.

(hst/hst)