7 Hiasan Imlek Terbaik, Mulai dari Lampion hingga Kue

Tim Wolipop - wolipop Jumat, 22 Feb 2019 15:10 WIB
7 Hiasan Imlek Terbaik, Mulai dari Lampion Hingga Kue/Foto: Andy Wong/AP Photo 7 Hiasan Imlek Terbaik, Mulai dari Lampion Hingga Kue/Foto: Andy Wong/AP Photo

Jakarta - Perayaan tahun baru Imlek tidak akan dibiarkan begitu saja. Bagi mereka warga Tionghoa ataupun yang masih mewarisi darah Tionghoa tentu menyambut pergantian tahun itu dengan suka cita. Misalnya saja, mulai dari mempersipkan untuk membeli hiasan imlek terbaru, membersihkan rumah, mengecat ulang rumah atau bangunan, memasang pernak-pernik imlek, hingga membuat beragam makanan khas imlek untuk menyambut anggota keluarga yang datang ke rumah nanti.

Dari serangkaian persiapan yang dilakukan, berburu hiasan khas imlek rasanya sudah menjadi kebiasaan yang dilakukan setiap tahunnya. Meskipun hiasan yang digunakan masih tergolong itu-itu saja, namun tidak sedikit dari mereka yang membeli barang-barang baru untuk dijadikan sebagai hiasan untuk menyambut pergantian tahun baru imlek nanti.

Dari sekian banyaknya barang imlek yang bisa dibeli, ternyata ada beberapa barang yang memang khas untuk digunakan dalam perayaan imlek. Apa saja itu? Berikut barang dan hiasan yang selalu ada dan digunakan saat perayaan imlek:



Hiasan Imlek 2019 yang Dipilih

Berikut barang dan hiasan yang bisa dipilih untuk menyambut tahun baru Imlek 2019 dengan shio babi tanah:

1. Lampion Imlek

Lampion imlek seakan menjadi barang yang tak pernah ketinggalan saat menjelang perayaan imlek tiba. Dimana lampu berwarna merah menyala ini banyak digantung di berbagai rumah-rumah warga turunan Tionghoa maupun di sudut-sudut kota. Bahkan gang-gang warga pun juga banyak yang dihiasi dengan jejeran lampu lampion untuk menyemarakan tahun baru imlek nanti.

Untuk Anda warga turunan Tionghoa, tentu barang ini menjadi hiasan khas yang selalu digunakan saat imlek tiba. Meskipun sebelumnya Anda sudah memiliki lampu lampion. Namun demi menyambut suka cita saat imlek nanti. Biasanya orang akan memburu untuk membeli lampion baru dengan model yang lebih bagus dan unik.

Penggunaan lampu lampion ini tentu bukanlah tanpa alasan. Dimana pancaran warna merah yang dihasilkan dari lampu lampion menjadi simbol akan kebahagian dan pengharapan baru di tahun berikutnya. Bahkan dulunya lampu lampion dijadikan sebagai benda untuk menakuti hewan bernama Nian, yaitu hewan buas yang selalu memangsa hewan ternak milik warga China, anak-anak kecil, hingga orang dewasa. Hingga benda ini dipasang di depan rumah-rumah warga untuk menakuti agar hewan tersebut tidak muncul lagi.

2. Hiasan Gantung Untuk Dekorasi Imlek

Selain lampu lampion, hiasan gantung yang sering digunakan untuk mendekorasi rumah warga yang menyambut tahun baru imlek ini menjadi salah satu hiasan yang selalu diburu. Biasanya orang akan membeli hiasan gantung ini untuk dipasang di rumahnya. Meskipun sebagian orang bisa membuatnya sendiri. Namun jika Anda ingin model yang lebih bagus atau bahkan lebih unik. Maka hiasan gantung seperti ini bisa Anda beli di pusat-pusat perbelanjaan yang ada di kota Anda.

3. Pohon Mei Hua

Selain lampion, pohon mei hua menjadi hiasan yang tak pernak ketinggalan saat perayaan imlek tiba. Pohon yang mirip dengan tanaman China dengan bunga berwarna merah muda ini menjadi salah satu pernak-pernik khas imlek yang menjadi buruan warga keturunan Tionghoa. Di Indonesia sendiri, pohon mei hua banyak dijual di berbagai pusat perbelanjaan terutama yang khusus menjual aksesoris imlek.

Penggunaan pohon mei hua tentu tidak hanya dijadikan sebagai hiasan saat imlek tiba. Melainkan pohon ini nantinya akan dihias dengan berbagai pernak-pernik lainnya, seperti angpao, lampu, hingga gantungan imlek yang lucu-lucu. Selain keberadaan pohon mei hwa juga memiliki simbol yang diyakini akan memberikan kemakmurah, kesejahteraan, dan keberuntungan bagi siapa saja yang memasang pohon ini di rumahnya. Sehingga tidak jarang dari mereka yang menggunakan pohon ini saat Imlek tiba.

4. Angpao

Yang khas dari perayaan imlek adalah pemberian angpao. Angpao merupakan amplop dengan ciri warna merah yang akan diisi dengan uang untuk diberikan kepada sesama. Penggunaan amplop inilah yang sering menjadi tradisi saat imlek. Di mana warga Tionghoa akan berburu banyak amplop imlek yang akan digunakan untuk memberikan uang kepada orang lain.

Dalam tradisi masyarakat Tionghoa, angpao akan diberikan oleh mereka yang sudah dituakan kepada yang lebih muda. Dimana angpao akan diberikan oleh nenek atau kakek kepada sang cucu yang belum menikah. Untuk yang sudah menikah, maka mereka memiliki kewajiban untuk memberikan angpaonya kepada yang lebih muda.

Penggunaan angpao imlek sendiri bukan tanpa alasan. Dimana angpao diyakini akan memberikan limpahan rezeki kepada orang yang berbagi. Sedangkan untuk orang yang menerima, menjadi sumber kebahagian bagi orang yang memberikannya. Sehingga angpao dianggap sebagai salah satu barang yang selalu digunakan saat Imlek tiba.

5. Kue Keranjang

Saat imlek tiba, banyak orang Tionghoa yang membuat kue imlek yang satu ini. Ya, kue keranjang imlek menjadi salah satu makanan khas China yang selalu disuguhkan saat perayaan imlek tiba. Di mana kue ini menjadi suguhan khas bagi sanak saudara yang datang ke rumah kita.

Selain itu, kue yang terbuat dari olahan ketan dan gula ini juga memiliki filosofi sendiri. Dimana kue keranjang diartikan sebagai simbol kehidupan mereka. Kue keranjang diartikan sebagai simbol akan kerukunan dan kenikmatan atas hidup yang dijalani.

6. Jeruk Imlek

Selain kue keranjang khas imlek, ada salah satu makanan yang tidak pernah ketinggalan saat perayaan imlek tiba, yakni buah jeruk. Buah jeruk imlek ini memiliki rasa yang sangat segar dan manis. Dimana buah ini menjadi simbol keberuntungan bagi warga Tionghoa. Sehingga tidak jarang rumah-rumah warga keturunan Tionghoa selalu menyiapkan buah jeruk sebagai makanan imlek setiap tahunnya.



7. Kembang Api dan Petasan

Kembang api atau petasan menjadi barang imlek yang ikut serta meramaikan setiap perayaan imlek tiba. Dimana dua barang ini diyakini mampu mengusir hal-hal negatif yang akan digantikan dengan hal-hal yang lebih positif. Selain itu penggunaan kembang api atau petasan juga identik dengan warna merah. Sama seperti barang khas imlek lainnya.

Menurut mitologi China, kembang api dan petasan dulunya digunakan untuk mengusir hewan buas bernama Niam, yaitu hewan buas yang selalu memangsa hewan ternak milik warga China, anak-anak kecil, hingga orang dewasa. Dulunya hewan Nian ini sangat takut dengan warna merah. Sehingg warga China memiliki ide untuk menakut-nakuti hewan ini dengan banyak memasang lampion di depan rumah dan menggunakan kembang api dan petasan untuk mengusir hewan ini agar tidak datang kembali.

Hingga saat ini beberapa barang yang memiliki simbol dan filosofi bagi masyarakat Tionghoa ini masih menjadi barang buruan saat perayaan imlek tiba. Kini untuk Anda yang sebentar lagi menyambut perayaan imlek, maka hiasan imlek di atas sudah bisa untuk disiapkan mulai dari sekarang.

7 Hiasan Imlek Terbaik, Mulai dari Lampion hingga Kue

(nwy/eny)