Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Unik dan Tahan Lama, Bunga 'Terarium' Tetap Jadi Tren Dekorasi di 2017

Daniel Ngantung - wolipop
Rabu, 07 Des 2016 16:40 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Daniel Ngantung/Wolipop
Jakarta - Unik, minimalis, dan tahan lama. Ketiga kata tersebut rasanya cocok untuk mendeskripsikan terarium. Tidak heran jika dekorasi ini akan tetap menjadi tren setahun mendatang.

Terarium tidak seperti dekorasi bunga pada umumnya. Alih-alih pot atau vas, tumbuhan justru 'ditanam' di dalam wadah transparan seperti akuarium. Lalu tanaman yang dipakai pun umumnya adalah tumbuhan tropis, seperti kaktus.

Enjoy the little things like these little sucullents inside the vase. #terrarium #succulents #minilowers #terrariumclass

A photo posted by DEPETALZ Florist Jakarta (@depetalz) on




ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Diungkapkan Simran Punjabi, florist sekaligus pendiri toko bunga DePetalz, terarium mulai populer di Indonesia sejak pertengahan tahun lalu.

"Banyak orang yang suka karena tampilannya yang unik dan cenderung minimalis sesuai dengan tren sekarang," ungkap Simran usai menggelar kelas terarium di Oakwood, Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (7/12/2016).

Keunggulan lain adalah daya tahannya yang cukup lama. Tanpa disiram, terarium dapat bertahan hingga satu bulan.

Baca Juga: Manfaat Pemutih Pakaian untuk Perawatan Bunga Hias yang Belum Anda Tahu

Daya tahan sebuah terarium bergantung pada kuatnya pondasi tumbuhan. Semakin padat pasir atau bebatuan yang menopangnya, tumbuhan terarium akan bertahan lama. Selain itu, bagian bawah tumbuhan juga harus dibungkus dengan kertas aluminium berisikan pupuk.

Tidak heran jika hotel-hotel yang selama ini menjadi klien Simran mulai memilih dekorasi bergaya terarium. "Karena hemat biaya perawatan dan waktu," kata wanita yang pernah mendalami ilmu merangkai bunga di Singapura itu.




Banyak permintaan juga datang dari klien individual. Simran sendiri tidak menawarkan gaya terarium tertentu kepada kliennya, melainkan terarium yang dapat disesuaikan dengan selera dan kepribadian kliennya.

Baca Juga: Merangkai Bunga Selamatkan Simran Punjabi dari Depresi Pasca Keguguran

Tidak sedikit pula klien yang memintanya mengadakan kelas merangkai terarium. Menurutnya, tidak aturan khusus dalam seni merangkai terarium agar terlihat cantik atau artistik.

Melihat antusiasme itu, Simran memprediksikan tren terarium akan tetap bertahan hingga setahun mendatang. "Mungkin wadahnya yang sedikit berubah karena semakin banyak variasi, mulai dari kayu-kayuan sampai batok kelapa," katanya. (dng/dng)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads