Tips Menata Rumah yang Aman Bagi Balita Aktif
Hestianingsih - wolipop
Kamis, 01 Sep 2016 08:09 WIB
Jakarta
-
Anak-anak yang sedang dalam usia pertumbuhan umumnya memiliki pergerakan yang sangat aktif. Rumah, umumnya menjadi 'arena favorit' anak-anak melampiaskan keaktifan mereka seperti berlari, memanjat atau bermain.
Tinggal bersama anak yang sedang aktif-aktifnya, tentu memerlukan perhatian khusus. Penataan rumah tidak bisa dilakukan sembarangan karena bisa menghambat pergerakan bahkan membahayakan keselamatan anak.
Menata rumah yang ramah anak, bisa dimulai dari memilih perabotan rumah yang tepat. Desainer interior Indy Anindita menyarankan untuk mengutamakan keamanan saat menentukan furnitur dan perlengkapan rumah.
"Sekarang ada bumper untuk dipasang di ujung meja," tutur Indy, saat ditemui di acara Peluncuran Katalog IKEA 2017 di Igor's Pastry and Cafe, Jl. Wijaya II, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (31/8/2016).
Sementara untuk meja, sebaiknya pilih furnitur berbentuk bundar atau memiliki sudut-sudut yang membulat. Meja berbentuk kotak dengan sudut yang tajam dikhawatirkan bisa melukai anak saat ia berlari dan tidak sengaja terbentur ujungnya.
"Bisa juga yang memakai roda, misalnya coffee table beroda. Kadang anak suka main di karpet, kalau pakai meja yang pakai roda lebih mudah untuk dipindahkan jadi memberikan space buat mereka. Nggak perlu angkat-angkat meja yang terlalu berat," saran desainer lulusan Institut Teknologi Bandung jurusan desain interior ini.
Selain itu pilih juga sofa yang materialnya mudah dibersihkan. Higienitas perabot rumah juga penting untuk menjaga anak dari bakteri serta residu pemicu alergi seperti debu atau serat-serat halus.
"Pilih sofa yang cover-nya bisa dibuka jadi lebih gampang dicuci. Orangtua lebih pilih itu karena lebih mudah dibersihkan. Sudah cape urus anak jadi furniturnya juga sebaiknya mudah dirawat. Hidupnya lebih tenang," pungkas Indy.
Anak-anak, terutama yang masih balita cenderung suka memanjat-manjat. Rak buku atau lemari biasanya jadi 'sasaran empuk' bagi anak untuk dipanjat. Tentu bisa membahayakan jika lemari tumbang dan menimpa sang anak.
Untuk itu Dr. Ben Hoffman, dokter anak dari Oregon Health and Science University, seperti dikutip dari HGTV menyarankan untuk mematok bagian belakang lemari ke dinding.
"Kebanyakan toko furnitur menjual sistem pengikat yang bisa dipasang sendiri di rumah dengan tali anyaman yang dikencangkan di belakang furnitur dan dinding," jelas Dr. Ben.
Jika ada benda pecah belah, sebaiknya tempatkan di rak paling atas yang sulit dijangkau anak, juga benda-benda kecil yang mungkin bisa tertelan saat anak bermain. Tak ada salah juga menempatkan matras di bawah box bayi atau tempat tidur, agar mencegah anak terbentur benda keras apabila si kecil terjatuh ketika tidur atau bermain di tempat tidur. (hst/asf)
Tinggal bersama anak yang sedang aktif-aktifnya, tentu memerlukan perhatian khusus. Penataan rumah tidak bisa dilakukan sembarangan karena bisa menghambat pergerakan bahkan membahayakan keselamatan anak.
Menata rumah yang ramah anak, bisa dimulai dari memilih perabotan rumah yang tepat. Desainer interior Indy Anindita menyarankan untuk mengutamakan keamanan saat menentukan furnitur dan perlengkapan rumah.
![]() |
"Sekarang ada bumper untuk dipasang di ujung meja," tutur Indy, saat ditemui di acara Peluncuran Katalog IKEA 2017 di Igor's Pastry and Cafe, Jl. Wijaya II, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (31/8/2016).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bisa juga yang memakai roda, misalnya coffee table beroda. Kadang anak suka main di karpet, kalau pakai meja yang pakai roda lebih mudah untuk dipindahkan jadi memberikan space buat mereka. Nggak perlu angkat-angkat meja yang terlalu berat," saran desainer lulusan Institut Teknologi Bandung jurusan desain interior ini.
Selain itu pilih juga sofa yang materialnya mudah dibersihkan. Higienitas perabot rumah juga penting untuk menjaga anak dari bakteri serta residu pemicu alergi seperti debu atau serat-serat halus.
"Pilih sofa yang cover-nya bisa dibuka jadi lebih gampang dicuci. Orangtua lebih pilih itu karena lebih mudah dibersihkan. Sudah cape urus anak jadi furniturnya juga sebaiknya mudah dirawat. Hidupnya lebih tenang," pungkas Indy.
![]() |
Anak-anak, terutama yang masih balita cenderung suka memanjat-manjat. Rak buku atau lemari biasanya jadi 'sasaran empuk' bagi anak untuk dipanjat. Tentu bisa membahayakan jika lemari tumbang dan menimpa sang anak.
Untuk itu Dr. Ben Hoffman, dokter anak dari Oregon Health and Science University, seperti dikutip dari HGTV menyarankan untuk mematok bagian belakang lemari ke dinding.
"Kebanyakan toko furnitur menjual sistem pengikat yang bisa dipasang sendiri di rumah dengan tali anyaman yang dikencangkan di belakang furnitur dan dinding," jelas Dr. Ben.
Jika ada benda pecah belah, sebaiknya tempatkan di rak paling atas yang sulit dijangkau anak, juga benda-benda kecil yang mungkin bisa tertelan saat anak bermain. Tak ada salah juga menempatkan matras di bawah box bayi atau tempat tidur, agar mencegah anak terbentur benda keras apabila si kecil terjatuh ketika tidur atau bermain di tempat tidur. (hst/asf)
Perawatan dan Kecantikan
Solusi Rambut Rusak Akibat Styling? Andalkan Duo Haircare Jepang Ini!
Home & Living
Ibadah di Tengah Hari yang Sibuk? Mukena & Sajadah Nyaman Itu Penting
Pakaian Wanita
Datang Ke Kondangan Jadi Pusat Perhatian! Cukup Kebaya Mewah & Tas Kecil Ini
Elektronik & Gadget
Basesus Headphone Bowie D05 Bass Upgrade 2025, Headphone Serba Bisa dengan Bass Nendang & Baterai Tahan Lama!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Curhat Viral Wanita Punya Teman Bau Badan Jarang Mandi, Alasannya Mengejutkan
Viral Renovasi Rumah Subsidi Tipe 30/60, Penampakannya Bikin Netizen Kaget
Water Heater Gas Ariston Punya 3 Fitur Pengaman Ini
Japandi Tak Sekadar Tren Interior, Kini Hadir Lewat Perangkat Rumah Tangga
Mau Mencuci Hijab Pakai Mesin Cuci? Simak 5 Tips Ini Biar Tetap Awet
Most Popular
1
Katy Perry Tampil Bak First Lady Dampingi Justin Trudeau di Forum Ekonomi
2
6 Anak Artis yang 'Putus Hubungan' dengan Ortu, Terbaru Brooklyn Beckham
3
Gaya Glamor Vie Shantie Khan, Sosialita Malaysia Viral karena Gubernur Aceh
4
Syarat David & Victoria Beckham ke Brooklyn, Mau Bicara Jika Ceraikan Nicola
5
Kisah Penantian 15 Tahun, Pasangan Ini Punya Anak Pertama Lewat Bayi Tabung
MOST COMMENTED













































