Gaya Eklektik, Prediksi Tren Desain Interior di 2016
Hestianingsih - wolipop
Kamis, 02 Jun 2016 10:23 WIB
Jakarta
-
Gaya industrial dan shabby chic sempat menghiasi tren desain interior beberapa tahun belakangan ini. Banyak restoran, kafe, rumah maupun bangunan lainnya yang menerapkan penataan ruangan yang terkesan unfinished dengan dominasi warna-warna 'suram' seperti abu-abu, beige atau palet bernuansa 'dusty'. Bagaimana dengan tahun ini?
Desainer interior Diana Nazir menilai di tahun ini, dan tahun-tahun ke depan tren dalam desain interior lebih menuju ke 'personal style' atau gaya masing-masing individu. Penggabungan berbagai unsur dibuat sedemikian rupa sehingga menghasilkan harmonisasi yang apik ke dalam ruangan.
"Tiap manusia kini mencari kenyamanan buat dirinya, mana yang enak untuknya. Akhirnya keluar gaya yang campur-campur jadi kesannya lebih eklektik. Misalnya, semuanya simpel tapi ternyata kita tetap punya satu lampu yang bergaya klasik. Itu tidak masalah dicampur karena dasarnya tiap manusia itu individu yang unik dan berbeda," jelas wanita yang telah 25 tahun berkecimpung di dunia desain interior ini, saat ditemui Wolipop di pameran Casa Indonesia 2016, Ballroom Ritz-Carlton Pacific Place, Jakarta Pusat, Rabu (1/6/2016).
Dari sisi tren warna, wanita lulusan Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Jurusan Desain Interior Universitas Trisakti ini melihat bahwa beberapa perusahaan mengeluarkan studi tentang tren warna. Misalnya saja Akzonobel dan Pantone Inc. Meskipun berbeda penelitian, cenderung ada kemiripan satu sama lain.
"Saya lihat warna-warna yang lebih pastel, monokrom, itu lebih banyak keluar di tahun-tahun mendatang," tambahnya.
Namun kembali lagi, tiap individu memiliki seleranya sendiri untuk menterjemahkan tren ke dalam penataan ruangannya masing-masing.
"Kalau boleh disimpulkan lebih your own signature style trennya," pungkas desainer yang memiliki studio desain Artura Insanindo di bilangan Kemang, Jakarta Selatan ini. (hst/hst)
Desainer interior Diana Nazir menilai di tahun ini, dan tahun-tahun ke depan tren dalam desain interior lebih menuju ke 'personal style' atau gaya masing-masing individu. Penggabungan berbagai unsur dibuat sedemikian rupa sehingga menghasilkan harmonisasi yang apik ke dalam ruangan.
![]() |
"Tiap manusia kini mencari kenyamanan buat dirinya, mana yang enak untuknya. Akhirnya keluar gaya yang campur-campur jadi kesannya lebih eklektik. Misalnya, semuanya simpel tapi ternyata kita tetap punya satu lampu yang bergaya klasik. Itu tidak masalah dicampur karena dasarnya tiap manusia itu individu yang unik dan berbeda," jelas wanita yang telah 25 tahun berkecimpung di dunia desain interior ini, saat ditemui Wolipop di pameran Casa Indonesia 2016, Ballroom Ritz-Carlton Pacific Place, Jakarta Pusat, Rabu (1/6/2016).
Dari sisi tren warna, wanita lulusan Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Jurusan Desain Interior Universitas Trisakti ini melihat bahwa beberapa perusahaan mengeluarkan studi tentang tren warna. Misalnya saja Akzonobel dan Pantone Inc. Meskipun berbeda penelitian, cenderung ada kemiripan satu sama lain.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
![]() |
Namun kembali lagi, tiap individu memiliki seleranya sendiri untuk menterjemahkan tren ke dalam penataan ruangannya masing-masing.
"Kalau boleh disimpulkan lebih your own signature style trennya," pungkas desainer yang memiliki studio desain Artura Insanindo di bilangan Kemang, Jakarta Selatan ini. (hst/hst)
Olahraga
Cari Atasan Workout Sekaligus Cocok untuk Hangout? HIA Everywear Taneeya Jawabannya
Pakaian Wanita
Maksimalkan Kenyamanan Saat Itikaf dengan Perpaduan Set Abaya yang Sejuk dan Ringan
Perawatan dan Kecantikan
Stop Makeup Retak Saat Lebaran! Ini Beauty Blender yang Bikin Base Lebih Tahan Lama
Perawatan dan Kecantikan
Puasa Tetap Fresh! 3 Tinted Lip Balm Ini Bikin Bibir Sehat dan Berwarna Natural Seharian
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
EVOPET Hadirkan Kemasan Life Cat & Ori Cat, Protein Lebih Maksimal
Viral Wanita Hobi Dandan, Kamarnya Justru Penuh Sampah dan Bau Busuk
Viral Penyewa Rumah Kabur Tinggalkan Gunungan Sampah dan Tunggakan
Mulai Hidup Sehat, Awali dengan Dispenser BPA Free
Ini 4 Cara Hemat Energi Saat Mencuci agar Listrik Tetap Irit
Most Popular
1
Heo Ga Yoon Ungkap Alasan Pindah ke Bali, Pernah Jadi Korban Bullying
2
Momen Langka, Meghan Markle Pancarkan Aura Glamor Klasik di Karpet Merah
3
Mitos atau Fakta: Telur Bisa Memicu Jerawat?
4
Ramalan Zodiak 9 Februari: Cancer Jangan Mudah Tersinggung, Virgo Kerja Keras
5
Sosialita Inggris Ini Masuk Berkas Epstein, Email 'Cari Gadis' Bikin Geger
MOST COMMENTED













































