Kapan Waktu yang Tepat untuk Mencuci Seprai?
Arina Yulistara - wolipop
Sabtu, 05 Des 2015 15:36 WIB
Jakarta
-
Seberapa sering Anda mencuci seprai? Penting memperhatikan kebersihan tempat tidur yang bisa berpengaruh terhadap kesehatan Anda. Menurut profesor mikrobiologi dan patologi di New York University School of Medicine, Philip Tierno, PhD, seprai menjadi sarang berkumpulnya bakteri, sel kulit mati, debu, jamur, keringat, hingga bekas makeup kalau tidak dibersihkan. Bila didiamkan saja hingga berbulan-bulan maka bisa mempengaruhi kesehatan Anda mulai dari reaksi alergi hingga infeksi kulit.
"Ini tidak higienis bila seprai tidak dicuci berbulan-bulan, itu menjijikkan," tutur Tierno seperti dilansir dari Safe Bee. Oleh sebab itu, perhatikan kebersihan seprai Anda. Lalu kapan waktu yang tepat untuk mencuci seprai? Simak jawabannya di sini:
1. Tergantung Kebiasaan Anda
Ahli mikrobiologi dari University of Arizona, Kelly Reynolds, mengatakan bahwa sebagian besar orang mencuci seprai mereka seminggu satu kali. Namun kebersihan setiap orang berbeda-beda jadi perlu menyesuaikannya dengan kebiasaan Anda. Jika Anda memiliki tubuh yang mudah berkeringat serta mempunyai hewan peliharaan, misalnya anjing atau kucing yang sering melompat ke tempat tidur berarti Anda perlu mencuci seprai dua kali setiap minggu seperti disarankan oleh Raynolds.
Berbeda dengan Anda yang mungkin setiap malam selalu mandi sebelum tidur dan tidak pernah makan di atas tempat tidur, tak masalah bila ingin mencuci seprai dua minggu sekali. Jadi semua tergantung kebiasaan Anda sehari-hari.
2. Cuci Seprai dengan Air Panas
Bila tidak ingin kuman terus menempel pada seprai Anda sebaiknya cuci menggunakan air panas. Anda bisa melakukan pengaturan pada mesin cuci untuk meningkatkan temperatur serta membilasnya lebih lama demi memastikan bakteri dan kuman yang menempel telah hilang.
"Air panas bisa membunuh kuman yang menempel pada seprai," ujar Reynolds.
Baca juga: 50 Foto Before-After Selebriti yang Operasi Plastik
3. Pakai Pemutih
Tidak ada salahnya sesekali menggunakan pemutih untuk mencuci seprai. Reynolds mengatakan pemutih bisa membunuh virus yang menempel pada seprai Anda. Namun perlu diperhatikan seprai yang Anda gunakan. Bila memang tidak bisa terkena pemutih jangan dipaksakan karena akan merusaknya.
4. Jemur dengan Cara Menggantungnya
Cara terbaik untuk menjemur seprai dengan menggantungnya di bawah sinar matahari. Reynolds yang sedang meneliti kuman-kuman dalam rumah tangga mengatakan, sinar matahari bisa menjadi alat pembersih alami. Namun bila Anda alergi dengan sinar ultraviolet atau tidak suka dengan baunya bisa menggunakan mesin pengering.
Jangan pakai seprai bila masih lembab. "Jika Anda tidak memakai pemutih maka gantung seprai di bawah sinar matahari, sebagian besar kuman akan mati saat seprai dikeringkan," ujar Reynolds.
(aln/aln)
"Ini tidak higienis bila seprai tidak dicuci berbulan-bulan, itu menjijikkan," tutur Tierno seperti dilansir dari Safe Bee. Oleh sebab itu, perhatikan kebersihan seprai Anda. Lalu kapan waktu yang tepat untuk mencuci seprai? Simak jawabannya di sini:
1. Tergantung Kebiasaan Anda
Ahli mikrobiologi dari University of Arizona, Kelly Reynolds, mengatakan bahwa sebagian besar orang mencuci seprai mereka seminggu satu kali. Namun kebersihan setiap orang berbeda-beda jadi perlu menyesuaikannya dengan kebiasaan Anda. Jika Anda memiliki tubuh yang mudah berkeringat serta mempunyai hewan peliharaan, misalnya anjing atau kucing yang sering melompat ke tempat tidur berarti Anda perlu mencuci seprai dua kali setiap minggu seperti disarankan oleh Raynolds.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
2. Cuci Seprai dengan Air Panas
Bila tidak ingin kuman terus menempel pada seprai Anda sebaiknya cuci menggunakan air panas. Anda bisa melakukan pengaturan pada mesin cuci untuk meningkatkan temperatur serta membilasnya lebih lama demi memastikan bakteri dan kuman yang menempel telah hilang.
"Air panas bisa membunuh kuman yang menempel pada seprai," ujar Reynolds.
Baca juga: 50 Foto Before-After Selebriti yang Operasi Plastik
3. Pakai Pemutih
Tidak ada salahnya sesekali menggunakan pemutih untuk mencuci seprai. Reynolds mengatakan pemutih bisa membunuh virus yang menempel pada seprai Anda. Namun perlu diperhatikan seprai yang Anda gunakan. Bila memang tidak bisa terkena pemutih jangan dipaksakan karena akan merusaknya.
4. Jemur dengan Cara Menggantungnya
Cara terbaik untuk menjemur seprai dengan menggantungnya di bawah sinar matahari. Reynolds yang sedang meneliti kuman-kuman dalam rumah tangga mengatakan, sinar matahari bisa menjadi alat pembersih alami. Namun bila Anda alergi dengan sinar ultraviolet atau tidak suka dengan baunya bisa menggunakan mesin pengering.
Jangan pakai seprai bila masih lembab. "Jika Anda tidak memakai pemutih maka gantung seprai di bawah sinar matahari, sebagian besar kuman akan mati saat seprai dikeringkan," ujar Reynolds.
(aln/aln)
Pakaian Pria
Kacamata Lari dari Goodr, 100% Melindungi dari Sinar UVA & UVB Berbahaya
Perawatan dan Kecantikan
Betadine Clear Antiseptic Gel, Solusi Cepat untuk Atasi Luka Ringan
Elektronik & Gadget
Baseus Headphone Bowie D05 Bass Upgrade Edition 2025, Headphone Bass dengan Harga Bersahabat untuk Teman Setia Musik Harian!
Perawatan dan Kecantikan
Concealer Andalan Buat Menutupi Noda dengan Sekali Swipe, MOP - Cover Age High Coverage Creamy Concealer Jadi Favorit Banyak Orang!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
TikTok Viral Verificator
Viral 2,5 Juta Views! Wanita Curhat Hidup di Keluarga Hoarding, Bikin Stres
Belajar Crochet dari Nol di Jakarta! Seru Membuat Chunky Bag di Workshop Ini
Penyebab Mesin Cuci Bergetar Kencang Saat Mengeringkan Baju
Workshop Crochet Sambil Healing di Jakarta Lewat Workshop One Stitch at the Time
4 Tips Pilih Alat Elektronik Supaya Nggak Bikin Tagihan Listrik Bengkak
Most Popular
1
Viral Pasutri Pilih Mudik Pisah ke Kampung Masing-Masing Demi Hindari Cekcok
2
Ramalan Zodiak 24 Maret: Leo Jangan Menyerah, Virgo Mulai Ada Hasil
3
Foundation atau Concealer Dulu? Ini Urutan Makeup yang Disarankan MUA
4
Cara Zodiak Habiskan THR, Ada yang Auto Boncos! (Part 1)
5
Momen Langka Tasya Farasya & Tasyi Athasyia Lebaran Bareng, Sudah Akur?
MOST COMMENTED











































