Langkah Menata Kamar Anak Cara Feng Shui
wolipop
Senin, 17 Nov 2014 11:46 WIB
Jakarta
-
Menata kamar anak perlu perhatian tersendiri. Kamar anak harus dibuat senyaman mungkin sehingga mereka bisa tidur nyenyak, merasa senang dan yang terpenting membantu memaksimalkan perkembangan otak. Untuk menciptakan kamar anak yang bisa mengakomodir pertumbuhan fisik maupun perkembangan otaknya dengan baik, Anda bisa menerapkan ilmu Feng Shui dalam penataannya. Seperti apa? Ini tipsnya.
1. Penempatan Tempat Tidur
Posisi tempat tidur sangatlah penting untuk menyokong kualitas tidur anak. Di usia pertumbuhan, kualitas tidur yang baik sangatlah penting sehingga penataan kamar juga harus bisa mengakomodir kebutuhannya. Menurut ahli Feng Shui dan arsitek interior holistik Anjie Cho, tempat tidur anak sebaiknya tidak berhadapan langsung atau dekat dengan pintu.
"Di tengah-tengah ruangan atau diagonal dari pintu kamar adalah posisi yang paling ideal," ujar Anjie, seperti dikutip dari She Knows.
Anjie juga menjelaskan, menempatkan tempat tidur pada di sisi di mana anak bisa melihat ke seluruh ruangan sangat ideal karena bisa membantu mengatasi masalah sulit tidur. Anak bisa melihat dengan jelas siapa yang masuk ke kamarnya. Sementara jika tempat tidur diposisikan di dekat atau berhadapan langsung dengan pintu, anak bisa terkejut jika tiba-tiba ada yang datang ke kamar.
2. Pemilihan Warna
Kamar anak harus memiliki keseimbangan antara energi yin dan yang. Artinya tidak terlalu gelap tapi juga tidak terlalu terang. Pemilihan warna juga harus disesuaikan dengan kepribadian dan preferensi anak. Untuk dinding, hindari warna-warna terang seperti kuning neon, hijau stabilo atau kertas pelapis dinding yang motifnya terlalu ramai karena bisa memberikan stimulasi yang berlebihan pada otak anak. Warna yang terlalu terang akan memengaruhi sistem syarafnya, membuatnya sulit tidur dan konsentrasi saat belajar.
Warna paling ideal untuk kamar anak adalah nuansa yang lembut. Misalnya biru/pink pastel, atau hijau muda yang akan menciptakan atmosfer menenangkan. Menurut ahli desain dan penulis 'Feng Shui for Teens' DeAnna Radaj, biru memberi higlight pada ruangan agar mood lebih tenang. Sementara pink pastel memberi nuansa terang dan ceria. Jika ingin sedikit bermain warna lain, pilih turquoise lembut yang juga memberikan kesan tenang pada ruangan buah hati Anda.
3. Cermin Panjang
Benda-benda yang ada di kamar anak juga bisa memengaruhi kepercayaan dirinya. Tingkatkan rasa percaya diri pada anak dengan menempatkan cermin panjang yang memperlihatkan seluruh tubuhnya ketika bercermin. Namun posisikan cermin sesuai tinggi anak. Jika cerminnya terlalu tinggi, dia akan kesulitan memandang dirinya sendiri dan merasa tubuhnya tidak juga meninggi.
4. Penempatan Gambar
Anda bisa memasang gambar di dinding kamar yang bisa meningkatkan mood dan menginspirasinya dengan hal-hal positif. Tapi perhatikan dengan benar gambar yang akan dipasang untuk menghias kamar si kecil. "Poster bintang remaja bukanlah ide yang baik jika pesan di lirik lagunya dangkal," ujar konsultan feng shui Laura Benko, kepada majalah New York.
Akan lebih baik jika Anda memasang gambar atau potret yang merepresentasikan momen-momen indah dengan orang tersayang. Foto keluarga, gambar kartun anak-anak sedang bermain atau potret keluarga dalam bentuk kartun akan lebih menyamankan dan mendukung perkembangan anak.
5. Dekorasi
Buat si kecil terlibat dalam menghias kamarnya. Ia bisa memilih sendiri pajangan, bed cover atau hiasan dinding yang menggambarkan hobi atau ketertarikannya seperti olahraga favorit atau tokoh kartun kesayangan. Namun perlu diperhatikan bagi anak yang kesulitan tidur, hindari gambar atau motif berbentuk benda yang bergerak cepat. Misalnya ombak yang berdebur atau motif transportasi yang terlalu ramai.
(hst/hst)
1. Penempatan Tempat Tidur
Posisi tempat tidur sangatlah penting untuk menyokong kualitas tidur anak. Di usia pertumbuhan, kualitas tidur yang baik sangatlah penting sehingga penataan kamar juga harus bisa mengakomodir kebutuhannya. Menurut ahli Feng Shui dan arsitek interior holistik Anjie Cho, tempat tidur anak sebaiknya tidak berhadapan langsung atau dekat dengan pintu.
"Di tengah-tengah ruangan atau diagonal dari pintu kamar adalah posisi yang paling ideal," ujar Anjie, seperti dikutip dari She Knows.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
2. Pemilihan Warna
Kamar anak harus memiliki keseimbangan antara energi yin dan yang. Artinya tidak terlalu gelap tapi juga tidak terlalu terang. Pemilihan warna juga harus disesuaikan dengan kepribadian dan preferensi anak. Untuk dinding, hindari warna-warna terang seperti kuning neon, hijau stabilo atau kertas pelapis dinding yang motifnya terlalu ramai karena bisa memberikan stimulasi yang berlebihan pada otak anak. Warna yang terlalu terang akan memengaruhi sistem syarafnya, membuatnya sulit tidur dan konsentrasi saat belajar.
Warna paling ideal untuk kamar anak adalah nuansa yang lembut. Misalnya biru/pink pastel, atau hijau muda yang akan menciptakan atmosfer menenangkan. Menurut ahli desain dan penulis 'Feng Shui for Teens' DeAnna Radaj, biru memberi higlight pada ruangan agar mood lebih tenang. Sementara pink pastel memberi nuansa terang dan ceria. Jika ingin sedikit bermain warna lain, pilih turquoise lembut yang juga memberikan kesan tenang pada ruangan buah hati Anda.
3. Cermin Panjang
Benda-benda yang ada di kamar anak juga bisa memengaruhi kepercayaan dirinya. Tingkatkan rasa percaya diri pada anak dengan menempatkan cermin panjang yang memperlihatkan seluruh tubuhnya ketika bercermin. Namun posisikan cermin sesuai tinggi anak. Jika cerminnya terlalu tinggi, dia akan kesulitan memandang dirinya sendiri dan merasa tubuhnya tidak juga meninggi.
4. Penempatan Gambar
Anda bisa memasang gambar di dinding kamar yang bisa meningkatkan mood dan menginspirasinya dengan hal-hal positif. Tapi perhatikan dengan benar gambar yang akan dipasang untuk menghias kamar si kecil. "Poster bintang remaja bukanlah ide yang baik jika pesan di lirik lagunya dangkal," ujar konsultan feng shui Laura Benko, kepada majalah New York.
Akan lebih baik jika Anda memasang gambar atau potret yang merepresentasikan momen-momen indah dengan orang tersayang. Foto keluarga, gambar kartun anak-anak sedang bermain atau potret keluarga dalam bentuk kartun akan lebih menyamankan dan mendukung perkembangan anak.
5. Dekorasi
Buat si kecil terlibat dalam menghias kamarnya. Ia bisa memilih sendiri pajangan, bed cover atau hiasan dinding yang menggambarkan hobi atau ketertarikannya seperti olahraga favorit atau tokoh kartun kesayangan. Namun perlu diperhatikan bagi anak yang kesulitan tidur, hindari gambar atau motif berbentuk benda yang bergerak cepat. Misalnya ombak yang berdebur atau motif transportasi yang terlalu ramai.
(hst/hst)
Olahraga
Dari Smartwatch hingga Headphone, 4 Perlengkapan Ini Bikin Kamu Makin Semangat Lari
Olahraga
Bola Futsal Berkualitas untuk Latihan Rutin Optimal, Proteam Original Striker Size 5
Hobi dan Mainan
Barang Lebih Aman Saat Bepergian, Ini 3 Rekomendasi Tas dan Koper yang Ringkas dan Praktis
Perawatan dan Kecantikan
Hair Oil Jepang Favorit Banyak Orang! &Honey Melty vs Deep Moist untuk Rambut Lebih Lembut & Berkilau!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Curhat Viral Wanita Punya Teman Bau Badan Jarang Mandi, Alasannya Mengejutkan
Viral Renovasi Rumah Subsidi Tipe 30/60, Penampakannya Bikin Netizen Kaget
Water Heater Gas Ariston Punya 3 Fitur Pengaman Ini
Japandi Tak Sekadar Tren Interior, Kini Hadir Lewat Perangkat Rumah Tangga
Mau Mencuci Hijab Pakai Mesin Cuci? Simak 5 Tips Ini Biar Tetap Awet
Most Popular
1
Potret Apple Martin Jadi Model Fashion, Disebut Bak Kembaran Gwyneth Paltrow
2
Mantan Selingkuhan Pesepak Bola Muncul, Ngaku Dipaksa Minum Urin
3
6 Buah Tinggi Protein yang Bisa Jadi Camilan Sehat untuk Diet
4
Monica Lewinsky Ungkap Sisi Gelap Usai Skandal Selingkuh dengan Bill Clinton
5
Viral Pria Poligami, Nikahi Sahabat Istri Jadi Istri Kedua Tuai Kontroversi
MOST COMMENTED











































