Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Tergila-gila Barbie

Foto: Mengintip Isi Rumah Barbie Man, Pria yang Koleksi Ribuan Barbie

wolipop
Senin, 13 Okt 2014 13:08 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. YouTube/Barcroft
Jakarta - Barbie, boneka yang populer sejak akhir tahun '50-an itu disukai banyak orang, mulai dari anak kecil hingga dewasa. Stanley Colorite adalah salah satu orang dewasa penyuka Barbie. Stanley bukan hanya suka, tapi juga kecanduan untuk memiliki boneka produksi Mattel tersebut. Rumahnya di Florida, Amerika Serikat dihiasi dengan ribuan koleksi Barbie. Seperti apa isi rumah Stanley?

Ribuan

Stanley punya 2.000 boneka Barbie dan 1.000 boneka Ken di rumahnya. Pria 41 tahun ini mulai mengoleksi Barbie sejak dua dekade lalu.

Barbie Man

Begitu sukanya pada Barbie, Stanley sampai menjuluki dirinya sendiri sebagai Barbie Man. Dia rela menghabiskan setidaknya 30 ribu atau sekitar Rp 343 juta setiap tahunnya untuk memenuhi hasratnya membeli Barbie dan berbagai pernak-pernik pendukungnya.

Kamar Mandi

Melongok rumah Stanley di Florida, Amerika Serikat, terlihat benar bagaimana dia begitu menyukai Barbie. Rumah dengan tujuh kamar tidur itu, empat kamar dan kamar mandinya didedikasikan untuk koleksi-koleksi Barbienya. Kamar mandi digunakan Stanley untuk menyimpan rumah Barbie termahal yang pernah dimilikinya. Rumah Barbie tersebut seharga US$ 1.000 atau sekitar Rp 11 juta.

Koleksi

Berbagai koleksi Barbie dimiliki Stanley. Tidak sedikit juga koleksinya itu yang bernilai mahal. Untuk koleksi eksklusif, dia menyimpannya di lemari kaca. Barbie yang dipegangnya di foto ini adalah salah satu koleksi yang istimewa karena berharga US$ 1.000 atau sekitar Rp 11 juta.

Pernak-pernik

Stanley juga memiliki mainan pendukung Barbie seperti pesawat, motor, limousine, dan camper van. Benda-benda kecil berbau Barbie seperti plester, sikat gigi dan mouthwash juga disimpannya di rumah.

Kecanduan

Bercerita mengenai kecanduannya pada Barbie, Stanley mengatakan awalnya dia hanya memiliki satu boneka saja. "Aku tidak bisa berhenti mengoleksinya. Ini seperti kecanduan obat-obatan, aku tidak bisa berhenti," katanya dalam tayangan video di You Tube yang diunggah Barcroft Media.

Rumah

Stanley sama sekali tak merasa masalah ketika kini sebagian besar rumahnya diisi dengan Barbie. Dia tidak merasa perlu untuk pindah rumah atau membangun tempat lain untuk koleksi-koleksi bonekanya. "Aku akan menempelkan mereka di langit-langit atau membuat chandelier dari Barbie jika memang diperlukan, tapi aku tidak akan pindah rumah," ujarnya.
(eny/fer)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads