Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

3 Hal yang Harus Diwaspadai Saat Memakai Microwave

wolipop
Senin, 15 Agu 2011 09:05 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

dok. Thinkstock
Jakarta - Oven microwave merupakan alternatif perangkat masak selain kompor gas yang nyaman dan mudah digunakan. Selain itu, microwave juga tidak menimbulkan asap atau bau makanan saat memasak.

Tapi di balik kemudahan dan kepraktisannya, microwave lebih berbahaya dibandingkan kompor gas atau oven analog. Microwave menghasilkan radiasi yang pada tingkat konsentrasi tertentu, bisa merusak beberapa bagian tubuh yang sensitif.

Meskipun Food and Drug Administration (FDA) dan beberapa ahli menyatakan radiasi dari microwave masih dalam batas aman, tetap saja ada risiko yang mungkin terjadi. Untuk menghindari efek buruk dari pengolahan makanan dengan microwave, lakukanlah tiga tips ini, seperti dikutip dari Care2.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Minimalisir Paparan Radiasi
Jika microwave Anda memegang sertifikasi keamanan dari pihak yang berwenang (FDA, contohnya), bisa dipastikan paparan radiasinya lebih kecil dari 5 miliwatt per cm2 dalam jarak dua inci dari oven. Perhitungan ini jauh di bawah level yang berbahaya bagi kesehatan manusia, dan radiasi bisa berkurang jika jarak dari oven semakin jauh. Namun Anda harus tetap mengambil tindakan keamanan.

Hindari memasak atau berada di depan microwave yang menyala terlalu lama. Radiasi microwave yang terlalu tinggi bisa menyebabkan katarak dan merusak lensa mata. Selain itu, jika radiasi terkena bagian bawah tubuh (tulang panggul ke bawah), bisa merusak testikel pada pria dan mengakibatkan kemandulan sementara.

Sebelum mengoperasikan microwave, baca dan ikuti semua instruksi di buku manual dengan benar. Jangan gunakan alat ini jika pintu atau casingnya penyok atau rusak. Juga jangan pernah mengoperasikan microwave saat pintunya terbuka. Microwave yang bagus, biasanya dilengkapi dengan kunci dan pengontrol yang akan mematikan secara otomatis jika pintunya terbuka.

2. Hindari Memakai Wadah dari Logam atau Plastik
Jangan gunakan wadah dari logam, aluminium dan plastik untuk memasak atau menghangatkan makanan di microwave. Material tersebut bisa memantulkan panas, membuat masakan matang tidak merata dan bisa merusak oven. Wadah dari logam tipis juga bisa menimbulkan percikan api yang berisiko terjadinya kebakaran.

Sebaiknya hindari juga penggunaan wadah dari plastik. Beberapa produk mungkin mencantumkan label 'microwave safe' yang mengklaim aman dimasukkan dalam microwave. Tapi biasanya hanya beberapa yang benar-benar aman. Kebanyakan produk plastik cenderung mudah meleleh atau melepaskan zat-zat kimia berbahaya seperti Bisphenol A --bisa menyebabkan gangguan urat syaraf. Pakailah peralatan dari kaca atau keramik yang lebih aman.

3. Perhatikan Kematangan Makanan
Microwave, mematangkan makanan dengan panas dari radiasi. Hal ini menyebabkan pematangan pada beberapa jenis makanan terkadang tidak merata, khususnya daging mentah. Jadi pastikan suhu microwave Anda cukup panas untuk mematangkan dan membunuh bakteri dalam daging. Untuk makanan kalengan, memasak di kompor akan lebih terjamin keamanannya. Karena temperatur pada microwave biasanya kurang tinggi untuk membunh bakteri yang mungkin menempel saat pembukaan kaleng.

(hst/kik)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads