Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

25 Desainer Lokal Rilis Koleksi Raya di Indonesia Fashion Aesthetic 2026

Gresnia Arela Febriani - wolipop
Selasa, 10 Feb 2026 18:30 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Indonesia Fashion Aesthetic 2026, Selasa (10/2/2026).
Gelaran Indonesia Fashion Aesthetic 2026. Foto: Gilang Faturahman/detikFoto.
Jakarta -

Perhelatan tahunan Indonesia Fashion Aesthetics (IFA) 2026 kembali digelar di Ballroom The Ritz-Carlton Hotel, Pacific Place Jakarta, Selasa (10/2). Memasuki tahun ketiga, ajang yang menjadi tolak ukur industri gaya hidup dan kecantikan ini mengusung tema 'Sophisticated.'

Kehadiran Wakil Menteri Perdagangan RI, Dyah Roro Esti Widya Putri, menegaskan dukungan penuh pemerintah terhadap ekosistem kreatif ini. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya wadah integratif untuk memperkuat posisi Indonesia di kancah internasional.

Indonesia Fashion Aesthetic 2026, Selasa (10/2/2026).Indonesia Fashion Aesthetic 2026, Selasa (10/2/2026). Foto: Gilang Faturahman/detikFoto

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"IFA 2026 kami pandang sebagai bagian upaya membangun ekonomi yang terintegrasi, melalui ajang ini kami berharap lahir kolaborasi baru, penguatan citra Indonesia secara global. Sinergi ini sangat penting hingga desainernya dengan pemerintah pusat dan daerah," ujar Dyah Roro Esti.


Dyah Roro juga menyoroti keunggulan kompetitif desainer lokal, terutama dalam merespons pasar muslim yang sangat besar di Indonesia. Menurutnya, potensi ekspor produk modest fashion Indonesia memiliki peluang yang sangat luas jika dikelola dengan strategi yang tepat.

ADVERTISEMENT

"Banyak desainer lokal yang mempunyai daya saing secara internasional. Tidak kalah penting di Indonesia mempunyai market yang besar dimana populasi Muslim yang besar. ketika berbicara potensi ekspor juga cukuo besar. Ajang ini dibutuhkan dan produk Indonesia seperti apa," tambahnya.

Optimisme ini sejalan dengan kemeriahan runway IFA 2026 yang menampilkan 25 desainer ternama, mulai dari nama besar seperti Itang Yunasz, Denny Wirawan, dan Ayu Dyah Andari, hingga kehadiran desainer asal Malaysia, Rizman Ruzaini. Momentum ini juga dimanfaatkan para desainer untuk merilis "Koleksi Raya" guna menyambut antusiasme belanja menjelang Ramadan.

Indonesia Fashion Aesthetic 2026, Selasa (10/2/2026).Indonesia Fashion Aesthetic 2026, Selasa (10/2/2026). Foto: Gilang Faturahman/detikFoto

Sebagai penutup, Wakil Menteri Perdagangan menegaskan komitmen Kemendag dalam membantu para desainer menembus jaringan pasar luar negeri. Fokus utama ke depan adalah membangun trustability atau kepercayaan terhadap kualitas produk lokal agar tercipta keberlanjutan bisnis.

"Saya mengakui kualitas yang aman sangat luar biasa dan semuanya karya lokal dan kebanggan RI. Patut untuk kita apresiasi sudah waktunya Indonesia bisa dan berdaya saing untuk market dalam dan luar negeri. Ini yang kita dorong ke depannya. Kami dari Kemendag siap membantu dan desainer agar produknya semakin dikenal secara internasional," lanjutnya.

CEO IFA Dian Komalasary menjelaskan konsep gelaran tahun ini. Menurutnya IFA tidak hanya menjadi ajang desainer memamerkan karyanya.

"Ini menjadi platform dan maintain brand agar tetap eksis. Desainer itu punya DNA masing-masing dan di sini untuk menjaga kerukunan antar desainer," kata Dian saat konferensi pers IFA 2026, di Ballroom 4th Floor, The Ritz-Carlton Pacific Place Jakarta, Selasa (10/2/2026).

Indonesia Fashion Aesthetic 2026, Selasa (10/2/2026).Indonesia Fashion Aesthetic 2026, Selasa (10/2/2026). Foto: Gilang Faturahman/detikFoto

Desainer Gita Orlin mengungkapkan ikut serta IFA karena momen menjelang Hari Raya. Brandnya mengeluarkan 15 koleksi wanita dan pria.

Gita Orlin mengeluarkan koleksi terinspirasi tenun NTT dimodifikasi dengan motif Damas ala Eropa. Sedangkan untuk warna mengusung burgundy, nude, abu-abu dan beragam macam warna.

Mita dari perwakilan Modinity menuturkan membawakan koleksi Benang Jarum dan Buttonscarves di IFA 2026. "Kali ini Benang Jarum membawa koleksi Blooming In hanya ada 12 look yang kita angkat di IFA. Kita harapkan dengan menampilkan bisa melihat langsung koleksinya," ucap Mita.

Paula Verhoeven yang membawa brand miliknya Amapola menyajikan koleksi Lebaran di IFA 2026. Koleksinya bertema Fleue Leviere dengan detail bunga dan lace dalam warna ivory

"Saya biasanya di depan panggung, kali ini sebagai brand owner. Ajang ini memberikan kesempatan untuk menampilkan karya kita," jelas Paula.

Koleksi Lia Soraya menyuguhkan tema bunga Calla Lily yang mempunyai kelopak tunggal. Koleksi busananya terdiri dari rok, atasan, outer, dress, pakai material organdy, chiffon, dan satin silk. Warna yang diusung orange, black and white.

Desainer yang bergabung di IFA 2026 antara lain, Itang Yunasz, Vivi Zubedi, Denny Wirawan, Amapola by Paula Verhoeven, Benang Jarum, Eridani, KurzenKarzai, Buttonscarves, Rizman Ruzaini dari Malaysia, Mazulabel by Marini Zurmanis, Ayu Dyah Andari, Gita Orlin, Widhi Budimulia, Lia Soraya, dan lainnya.

(gaf/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads