ADVERTISEMENT

Klarifikasi Youtuber Bercadar Viral Buat Konten Minta Wanita Menutup Aurat

Gresnia Arela Febriani - wolipop Senin, 29 Agu 2022 16:36 WIB
Foto Zavilda, Youtuber viral usai membuat video sosial eksperimen tuai kritik dari warganet. Foto Zavilda, Youtuber viral yang menuai kritik di media sosial. Foto: Dok. Instagram @ezagiopotret.
Jakarta -

Unggahan Youtuber dan konten kreator Zavilda viral di media sosial. Pasalnya, ia membuat konten meminta seorang wanita untuk memakai hijab saat berada di tempat umum. Konten itu ia bagikan lewat akun Youtubenya Zavilda TV.

Zavilda mempunyai lebih dari 24,7 ribu pengikut di Instagram dan 211 ribu subscribers di Youtube. Konten Youtubenya kerap menampilkan video sosial eksperimen tentang Islam. Rata-rata dia mengajak wanita untuk hijrah, menutup auratnya.

Video unggahannya yang viral menuai kritik kini sudah tidak ada di Youtube Zavilda. Namun, potongan video tersebut sudah menyebar luas. Salah satunya diunggah ulang oleh akun Twitter @littlevixen__.

Dalam video yang viral dan diunggah ulang oleh akun Twitter @littlevixen__ memperlihatkan Zavila yang memakai cadar menghampiri seorang wanita yang sedang duduk seorang diri di pusat keramaian Jalan Malioboro, Yogyakarta. Kemudian Zavilda yang memakai gamis, niqab dan kaca mata hitam menghampiri wanita tersebut.

"Alhamdulillah ada target cewek sexy Malioboro," tulis dalam keterangan video.

Zavilda kemudian meminta agar wanita yang sedang duduk itu mencoba memakai hijab. "Permisi kak, boleh izin tutup auratnya nggak kak?" tanya Zavilda yang dalam video tampak mendapat penolakan.

"Kenapa kak? Coba sebentar aja ya?" kata Zavilda pantang menyerah.

Youruber ini menuai kritik dari warganet karena memaksa wanita untuk berhijab.Youruber ini menuai kritik dari warganet karena memaksa wanita untuk berhijab. Foto: Dok. Twitter @littlevixen__.

Wanita dalam video yang diminta menutup aurat itu tetap tidak mau menerima ajakan Zavilda sambil tersenyum dan menolak secara halus. "Sudah terbiasa kayak gini ya? Sebelumnya agamanya apa ya ka?" tanya Zavilda. "Saya Islam," jawab wanita itu.

"Kebetulan kan kakak Islam, berarti kakak punya kewajiban buat tutup aurat. Saya nggak maksa kakaknya 24 jam, di sini saya sebagai renungan kakaknya. Sebentar nanti dilepas lagi," kata Zavilda.

"Cewek ini lebih memilih pergi, apa yang akan terjadi sob," tulis keterangan video.

Wanita itu tetap menolak bahkan langsung pergi karena tidak nyaman dengan ajakan Zavilda. Namun Zavilda menahan wanita itu untuk pergi.

"Sebentar saja kok ka, habis itu kakak boleh lepas lagi. Saya tahu kakak nyamannya seperti ini saya gak jahat lho!," kata Zavilda.

"Iya tapi saya nggak mau, udah ya," balas wanita itu yang sudah merasa tidak nyaman.

"Ya sudah kalau kakaknya gak mau sebentar saja ka," ucap Zavilda lagi.

Wanita itu kemudian terlihat menghubungi seseorang dan menghindar dari Zavilda. Dan lagi-lagi Zavilda tetap meminta wanita itu menutup auratnya. "Tunggu sebentar ka mana tau kakak berubah pikiran. Ini lho kewajiban kakak," Zavilda tetap memaksa.

Dalam profil di Instagram yang bisa dilihat publik diketahui, Zavilda diketahui sebagai pemilik komunitas Pemuda Pemudi Dakwah Lombok, komunitas dakwah yang berada di Lombok. Kegiatannya berupa kajian rutin dengan berbagai tema dan berbagai kegiatan dakwah lainnya.

Video YouTube Zavilda yang menampilkan konten eksperimen sosial meminta wanita menutup aurat kini sudah hilang. Namun video tersebut sudah viral di media sosial khususnya Twitter dengan berbagai kritik dan kecaman. Salah satu akun Twitter yang mengkritik Zavilda adalah @littlevixen__. Menurut akun tersebut apa yang dilakukan oleh Zavilda adalah pelanggaran dan tindakan pemaksaan.

"Banyak pelanggaran berat dari video ini:

👉🏻Datang tak diundang, merasa berhak menutupi aurat orang lain.
👉🏻Nanya agama belakangan, pokoknya insist tutupi dulu 🤣
👉🏻Sudah ditolak, tetap dikejar agar mau 'mendengarkan dakwahnya sbg renungan'

Entah apa lagi namanya jika bukan MAKSA...," tulis akun Twitter @littlevixen__.

Akun Twitter @littlevixen__ menjelaskan keputusan berhijab adalah kesadaran dari diri sendiri bukan karena paksaan dari pihak mana pun. "Pemaksaan dan judgement terlampau jauh. Berkata orang lain sangat berdosa dan telah jahat pada Tuhannya. Mulai akting jadi panitia akhirat. Mempersonifikasikan Tuhan yang murka, ancaman lagi yang keluar. Tolong ya, beragama itu berkesadaran. Tanpa paksaan, apalagi memaksa orang lain demi konten," kata akun Twitter @littlevixen__.

Ia juga menyarankan akan warganet melaporkan atau memblokir konten Zavilda yang dianggap tidak mendidik dan menyinggung SARA.

"Bantu report akunnya di sini, teman-teman. Konten tidak mendidik dan sarat menyinggung SARA dalam channel youtube tersebut pantas dihentikan. Terimakasih ♥️🥰," saut akun Twitter @littlevixen__.

Klarifikasi Youtuber Zavilda

Youtuber yang kerap disapa Vilda ini menerima berbagai komentar dari warganet di media sosial terkait aksinya melakukan sosial eksperimen meminta wanita menutupi aurat. Lewat akun Instagramnya @vilda_emon, Vilda memberikan klarifikasinya. Dia menegaskan sudah meminta izin terlebih dahulu kepada wanita yang ada di video viral dan sudah sepakat untuk tayang di Youtube.

"Di sini saya tidak mempermasalahkan kalian menghujat, menegur, & menasehati. Saya terima dengan baik selama kata-katanya bisa dibaca dengan baik. Hujatan kasar sampai kata anj, Kon.. bngs..dsb saya terima dengan baik, terima kasih semuanya😊 hanya saja di sini apa saya jugak boleh bersuara? Para media atau akun-akun yang lagi cari bahan agar postingannya rame saya persilahkan gapapa, cumak mohon tolong captionnya sangat jelas sekali mengundang netizen berkomentar buruk padahal bukan faktanya," tulisnya pada Sabtu (27/8/2022).

Unggahan Zavilda yang meminta maaf usai video unggahannya menuai kritik dari warganet.Unggahan Zavilda yang meminta maaf usai video unggahannya menuai kritik dari warganet. Foto: Dok. Instagram @vilda_emon.

"Contoh kalimat "Vilda memaksa, memposting tanpa izin, memvideokan tanpa izin, seperti contoh gambar di atas" itu sangat TIDAK BENAR SEKALI😊. Kami pribadi tidak berani memposting, membuat video tanpa izin dan kemauan target," lanjut Vilda.

"Video dibuat atas dasar kesepakatan dan setiap membuat video saya sudah mengatakan kepada target apa yang kalian anggap privasi silahkan privasi tapi beberapa banyak juga mereka yang ingin masalahnya di publik tujuan mereka agar menjadi motivasi untuk penonton. Tapi semuanya saya ucapkan terima kasih atas nasehat baiknya, terima kasih orang baik mohon maaf kesalahannya #maafdarisipendosaini," lanjutnya lagi.

Kemudian, Vilda juga mengunggah melalui Instagram Story dan Feed bahwa ia akan memberikan klarifikasi tentang unggahan yang viral di media sosial.

"Assalamualaikum semua saudara/i yang saya cintai. Mohon maaf atas berita viral di seluruh media yang masih simpang siur. Besok akan ada klarifikasi dai kamu dan akan tayang publik lusa di beberapa akun. Sudah ada keputusan untuk kedepannya klarifikasi ini untuk membatasi berita-berita yang sebenarnya tidak benar-benar terjadi seperti yang lagi viral "memaksakan" dan sebagai bentuk ucapan terima kasi dan permohonan maaf," jelas Vilda.

Ia berharap agar warganet bisa menyimak dengan baik dengan fakta yang ia berikan. "Semoga teman-teman bisa menyimak dengan baik faktanya nanti terima kasih orang-orang baik saya pribadi tidak membenarkan kata-kata saya tapi saya juga harus meluruskan yang tidak benar (hoax)," pungkas Vilda.

Hingga kini, media sosial Vilda terus mendapatkan berbagai komentar dari warganet tentang video unggahannya. Ada yang memberikan dukungan dan menentang aksi Vilda yang memaksa wanita untuk emnutup aurat.

Konfirmasi Detikcom

Kepada Detikcom, Zavilda kembali menegaskan bahwa para wanita yang muncul di video YouTube miliknya sudah memberikan izin padanya. Dia juga tidak memaksa mereka.

"Di sini sebenarnya tanpa ada unsur paksaan apapun di balik video tersebut," kata Zavilda kepada detikcom, Senin (29/8/2022).

Zavilda menyatakan dirinya akan segera membuat video klarifikasi mengenai kontennya yang viral tersebut. Sampai saat ini, dia mengamati ada kabar bahwa konten itu tidak sesuai fakta , video direkam tanpa izin, dan memaksa. Dia menepis semua hal itu.

"Jika ada hal salah, kami akui salah," kata Zavilda.

"Tapi di sini saya perlu meluruskan berita yang sedang viral dengan caption yang tidak sesuai fakta, contohnya: Zavilda memvideokan tanpa izin, diam-diam memposting tanpa izin, dan memaksa, itu bukan fakta yang terjadi sebenarnya di balik konten," kata dia.

(gaf/eny)