Surat Al-Fatihah, Ini 3 Keutamaannya yang Bisa Diajarkan ke Anak

Novia Aisyah - wolipop Selasa, 18 Mei 2021 05:30 WIB
BOYOLALI, INDONESIA - MAY 02: A student prays after read the Quran by candlelight during ritual Nuzulul Quran and Laylat al-Qadr (Night of Destiny) which marks the night in which the holy Quran was first revealed to the Prophet Mohammed at the Nurul Hidayah Al-Mubarokah boarding school on May 2, 2021 in Boyolali, Central Java, Indonesia. Laylat al-Qadr is was one of the odd-numbered nights of the last ten days of Ramadan. Ramadan, the ninth month of the Islamic calendar is a month of fasting, prayers and recitation of the Quran. (Photo by Ulet Ifansasti/Getty Images) Foto: Getty Images/Ulet Ifansasti/Surat Al-Fatihah, Ini 3 Keutamaannya yang Bisa Diajarkan ke Anak.
Jakarta -

Surat Al-Fatihah artinya adalah pembuka. Demikian disebutkan oleh Prof. DR. H. Abdul Malik Karim Amrullah alias Buya Hamka dalam Tafsir Al Azhar jilid pertama.

Menurut Buya Hamka, Surat Al-Fatihah juga dinamai Fatihatul-Kitab yang artinya pembukaan kitab. "Karena kitab Al Quran dimulai atau dibuka dengan surat ini (Al-Fatihah)," tulis Buya Hamka.

Nama lain Surat Al Fatihah lainnya adalah Ummul Kitab, dan as-sab'u al matsani. Disebutkan dalam Al Qurtubi, surat al Fatihah juga mempunyai 12 nama lain. Dua belas nama al Fatihah tersebut adalah ash-shalat, alhamdu, fatihatul kitab, ummul kitab, ummul quran, al matsani, al quran al azhim, asy syifa, ar ruqyah, al asas, al wafiyah, dan al kafiyah.

Disebutkan dalam situs resmi Kemenag, Al Fatihah juga memiliki nama lain yaitu As Sab'ul matsaany yang berarti tujuh yang diulang-ulang. Tujuh adalah jumlah surah ini, dan dibaca berulang-ulang dalam sholat. Setiap hari kita membaca Al Fatihah sebanyak 17 kali di dalam sholat sesuai jumlah rakaat kelima waktu sholat.

Surat Al Fatihah terdiri dari 7 ayat. Surat ini termasuk pada golongan Makkiyyah, yakni surat yang diturunkan pada periode Mekkah sebelum Nabi Muhammad hijrah ke Madinah. Disebutkan dalam sebuah riwayat setelah menerima wahyu pertama di Gua Hira, Nabi Muhammad SAW mengeluh kepada Siti Khadijah. Oleh Siti Khadijah, Rasulullah kemudian diajak bertemu dengan Waraqah.

Waraqah adalah seorang pendeta dan masih ada hubugan kekeluargaan dengan Siti Khadijah. Kepada Waraqah, Nabi Muhammad menceritakan peristiwa di Gua Hira yang baru saja dia alami. Saat itu Muhammad mendengar ada orang memanggil namanya dari belakang.

"Ya Muhammad, ya Muhammad, ya Muhammad! Mendengar suara itu akupun lari." Maka berkatalah Waraqah: "Jangan engkau berbuat begitu, tetapi jika engkau dengar suara itu, tetap tenanglah engkau, sehingga dapat engkau dengar apa lanjutan perkataannya itu".

Kemudian Rasulullah SAW melanjutkan ceritanya, "Maka datang lagi dia dan terdengar lagi suara itu: "Ya Muhammad! Katakanlah: Bismillahir-Rahmanir-Rahim, Al hamdulillahi Rabbil Alamin, Ar raḥmānir raḥīm, Māliki yaumid dīn, Iyyāka na'budu wa iyyāka nasta'īn, Ihdinaṣ-ṣirāṭal-mustaqīm, Sirāṭallażīna an'amta 'alaihim gairil-magḍụbi 'alaihim wa laḍ ḍāllīn."

Dikutip dari Haibunda.com, mengajarkan surat Al-Fatihah termasuk arti dan maknanya kepada anak sangatlah penting. Sebab selain dibaca berulang kali dalam sholat, surah Al Fatihah juga memiliki keutamaan lain jika membacanya.

Simak selengkapnya: 3 Keutamaan Al-Fatihah yang Bisa Diajarkan pada Anak di SINI



Simak Video "KuTips: 4 Cara Kreatif Daur Ulang Kemasan BTS Meal"
[Gambas:Video 20detik]
(erd/erd)