Seputar Membayar Utang Puasa dan Penjelasan dari Ustazah

Lusiana Mustinda - wolipop Sabtu, 24 Apr 2021 14:05 WIB
Hukum Menelan Ludah saat Melihat Makanan di Waktu Puasa Foto: iStock
Jakarta -

Membayar utang puasa disebut dengan qadha. Dilansir dalam buku 'Belum Qadha Puasa Sudah Masuk Ramadhan Berikutnya' oleh M. Aqil Haidar, Lc kata al-qadha dalam bahasa Arab memiliki banyak makna, di antaranya ialah hukum dan bisa juga bermakna penunaian.

Sedangkan secara istilah, qadha menurut ulama Ibnu Abdin adalah mengerjakan kewajiban setelah lewat waktunya. Sedangkan Ad-Dardir menyebutkan makna istilah qadha sebagai mengejar ibadah yang telah keluar waktunya.

Kewajiban membayar utang puasa juga tercantum dalam firman Allah SWT:

أَيَّامًا مَعْدُودَاتٍ ۚ فَمَنْ كَانَ مِنْكُمْ مَرِيضًا أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ ۚ وَعَلَى الَّذِينَ يُطِيقُونَهُ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِينٍ ۖ فَمَنْ تَطَوَّعَ خَيْرًا فَهُوَ خَيْرٌ لَهُ ۚ وَأَنْ تَصُومُوا خَيْرٌ لَكُمْ ۖ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ

Artinya: "(yaitu) dalam beberapa hari yang tertentu. Maka barangsiapa di antara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain. Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu): memberi makan seorang miskin. Barangsiapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itulah yang lebih baik baginya. Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui." (QS: Al-Baqarah ayat 184).

Dan ada juga perintah qadha dalam hadits nabi: Dari Aisyah radhiyallahuanha berkata, "Dahulu di zaman Rasulullah SAW kami mendapat haidh. Maka kami perintahkan untuk mengganti puasa." (HR. Muslim).

Terkait membayar utang puasa banyak para ibu yang bertanya-tanya, apakah utang puasa perlu dibayar berturut-turut? Apalagi banyak ibu hamil dan menyusui dalam waktu beruntun ke Ramadhan berikutnya.

Dra. Cholifah Syukri, M.A menjelaskan jika seseorang sakit atau sedang bepergian sehingga tidak mampu berpuasa maka wajib menggantinya di lain hari.

Lalu apakah harus berturut-turut atau tidak? KLIK DI SINI untuk mengetahui penjelasan Ustazah Cholifah tentang membayar utang puasa ya.

(lus/erd)