Doa dan Amalan Ibu Hamil agar Memiliki Anak Sholeh dan Sholehah

Lusiana Mustinda - wolipop Sabtu, 06 Feb 2021 11:00 WIB
Cute and lovely pregnant Muslim woman and her Muslim friend, spending the time together on a city street. Foto: Getty Images/FluxFactory
Jakarta -

Doa dan amalan ibu hamil bisa dijalankan saat ibu yang sedang mengandung. Karena setiap ibu dan ayah tentu menginginkan putra-putrinya menjadi anak yang sholeh dan sholehah.

Dalam sebuah hadits Imam Jaabir ra, Rasulullah SAW bersabda, "Berbuat baiklah kepada orang tuamu, niscaya anak-anakmu akan berbuat baik kepadamu." (al-Hadits).


Oleh karena itu, hendaknya selama mengandung agar kita sebagai orang tua selalu menjaga ucapan, perbuatan ataupun kondisi psikologis. Sehingga selalu berada dalam perbuatan baik (ihsan).

Dengan demikian dalam diri anak akan terbentuk karakter terpuji dan shaleh, sejak dalam masih kandungan.

Berikut ini doa Ibrahim agar anaknya menjadi anak sholeh:

رَبِّ اجْعَلْنِي مُقِيمَ الصَّلَاةِ وَمِنْ ذُرِّيَّتِي ۚ رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَاءِ

Artinya: "Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang yang tetap melaksanakan sholat. Ya Tuhan kami, perkenankanlah doaku." (QS Ibrahim ayat 40).

Selain itu ada pula doa agar diberi anak yang baik dan shaleh:


Rabbi Hab lii minash shaalihiin

Artinya: "Ya Tuhanku, anugrahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang-orang yang shaleh." (QS. Ash-Shaaffat: 100).

Dikutip dalam buku 'Baiti Jannati Keluarga Yang Diberkahi Allah' oleh Malik al-Mughlis ini amalan-amalan ibu hamil agar memiliki anak sholeh dan sholeha:

1. Makan dan minum yang baik

Yang perlu diingat Bunda, makan dan minum juga sangat penting untuk bayi di dalam kandungan. Pilihlah makanan dan minuman yang baik serta bergizi untuk si kecil. Jauhkan diri dari mengonsumsi makanan dan minuman yang haram. Hal ini akan melindungi janin dari kerusakan yang disebabkan oleh setan.

Allah SWT berfirman:
"Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di Bumi dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan, karena sesungguhnya setan itu musuh yang nyata bagimu." (QS. al-Baqarah: 168).

2. Menjaga ucapan, pikiran dan perbuatan

Janin di dalam kandungan ibu memiliki keterkaitan perasaan dengan ibunya. Ia bisa mendengar saat ibunya marah, mengeluh atau memaki. Ia juga bisa merasakan perasaan yang negatif dari sang bunda.

Karena itu sangat penting untuk mnejaga ucapan, pikiran dan perbuatan terutama sekali saat sedang hamil. Jangan juga menyimpan dendam atau dengki. Karena dendam dan dengki dapat menimbulkan penyakit dalam tubuh.

Allah SWT berfirman: "Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Tuhanmu dan Penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman." (QS. Yunus: 57).

3. Memperbanyak dzikir dan doa

Dzikir dan doa adalah sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dengan memperbanyak dzikir juga doa, hati kita akan merasa tentram dan damai. Segala kekhawatiran dan pikiran buruk yang sering muncul saat hamil, insyaAllah sirna dengan dzikir dan doa.

Rasulullah SAW pernah bertanya kepada para sahabat: "Tidaklah kalian ingin kuberitahu tentang sebaik-baik amalan yang paling suci di sisi Tuhan kalian, paling tinggi menyertai derajat kalian, lebih baik dari menafkahkan emas dan perak, juga lebih baik dari musuh yang membunuh (di antara kalin) lalu kalian membunuhnya?"

Para sahabat menjawab,"Tentu saja, Ya Rasulullah." Nabi berkata; "Berdzikir kepada Allah SWT." (HR. Abu Dawud, Ibnu Majah dan Tirmidzi).

Selain ketiga amalan ibu hamil ini, Bunda juga bisa membaca beberapa amalan lain yang bisa menjadikan anak-anak kita sholeh dan shaleha. KLIK DI SINI untuk membaca lebih lengkap.

(lus/erd)