Band Hijabers Metal dari Garut Menarik Atensi Personel Red Hot Chili Peppers

Gresnia Arela Febriani - wolipop Rabu, 06 Mei 2020 17:00 WIB
Voice of Baceprot Foto: Dok. Pribadi Voice of Baceprot
Jakarta -

Grup band metal Voice of Baceprot (VoB) yang seluruh personelnya berhijab viral di Twitter setelah aksi mereka menarik perhatian personel band dunia, Red Hot Chili Peppers. Aksi VoB viral saat memainkan lagu Coffee Shop-Red Hot Chili Peppers.

Lagu Coffe Shop ini merupakan salah satu single yang ada di album Red Hot Chili Peppers, One Hot Minutes, yang dirilis pada 1995. Voice of Baceprot mengunggah aksi mereka memainkan lagu tersebut ke Twitter dengan menyematkan akun Twitter bassist Red Hot Chili Peppers, Michael Peter Balzary atau Flea.

"Yang kami pikirkan saat itu adalah bagaimana caranya kami lancar melafalkan 'Coffee Shop' bukan 'kopi sop' seperti biasanya hail papi @flea333. Still #speechless," tulis akun @baceprotvoices pada (5/5/2020).

Voice of BaceprotVoice of Baceprot Foto: Dok. Pribadi Voice of Baceprot

Video musik berdurasi 2.19 menit ini ternyata mendapatkan respon langsung dari bassist Red Hot Chili Peppers, Flea. "Wow they like the red hots??! Awesome. ️️️," tulis Flea di akun Twitternya @flea333 pada Selasa (5/5/2020).

Bukan hanya Flea, video yang sudah ditonton lebih dari 187 ribu kali itu juga diserbu ratusan komentar netizen. Warganet merespon aksi dari grup band hijabers Garut tersebut. Ada yang memuji aksi mereka dan ada yang kaget karena Flea merespon langsung lewat Twitter.

" Wow Gokil sih Bassistnya Flea saja Amazing Banget Jangan meremehkan Hijabers terus berkarya ya ," puji akun Twitter @aGunkzfunk.

" Amazing, girls! Power!" puji akun Twitter @neuman_van.

Voice of BaceprotVoice of Baceprot Foto: Dok. Pribadi Voice of Baceprot

Ini bukan kali pertama Voice of Baceprot menjadi sorotan. Pada 2017, band metal hijabers yang terdiri dari Firda Kurnia, Widi Rahmawati, dan Euis Siti Aisyah itu juga pernah membuat heboh setelah aksi mereka bermain musik viral di media sosial. Media besar seperti Reuters, The New York Times, hingga The Guardian sampai ikut menyorot band yang merupakan alumni SMK Insan Mandiri

Setelah kemudian viral, mereka pun mengaku senang dan bangga. Firda mengatakan kalau hal ini bisa membantu mereka meyakinkan serta membanggakan orangtua. Berbicara soal orangtua, Euis menambahkan kalau sebenarnya orangtua sempat melarang mereka membentuk band beraliran metal. Musik metal masih dikaitkan dengan sesuatu yang negatif di mata orangtua ketiga hijabers cilik tersebut.

"Masih serasa mimpi sih kita sampai terkenal kayak gini, se-booming ini. Kita dikenal di luar negeri juga jadi bisa banggain orangtua. Mungkin orangtua juga sekarang percaya. Kalau dulu mereka melarang itu mungkin karena ketidaktahuan. Musik metal identik dengan hal negatif, karena sekarang sudah dikenal orang banyak, tahu kegiatan kita seperti ini jadi mereka ngerti dan mulai kasih support," kata Euis saat diwawancara Wolipop pada 2017.



Simak Video "10 Universitas Terbaik Indonesia 2020 Versi Webometrics"
[Gambas:Video 20detik]
(gaf/eny)