Cerita Hijrah DJ yang Dulu Suka Berbaju Seksi Kini Berhijab

Gresnia Arela Febriani - wolipop Rabu, 29 Apr 2020 04:03 WIB
Kisah Hijrah DJ Zahra Jasmine. Foto: instagram @zahra_jasmine Kisah Hijrah DJ Zahra Jasmine. Foto: instagram @zahra_jasmine
Jakarta -

Hijrah merupakan perjalanan seseorang untuk mencari pelajaran hidup, hikmah dan juga nasihat untuk mejadi manusia yang dekat dengan Allah SWT. Mantan DJ cantik ini memutuskan hijrah meninggalkan semua dunia gemerlap yang pernah dijalaninya.

Zahra Jasmine yang dulunya soerang DJ kini sudah mantap untuk berhijab. Sebelumnya kehidupan gemerlap sebagai seorang disk jockey (DJ) dijalani Zahra selama tiga tahun. Dunia malam pun menjadi tidak asing dalam hidupnya. Sebelum beraksi menjadi DJ, minuman keras jadi syarat agar ia bisa tampil di depan umum dengan percaya diri.

"Aku sebelum nge-DJ itu kurang percaya diri ya. Dan pasti aku mendapatkan compliment berupa minuman. Aku harus minum satu gelas dulu buat meningkatkan kepercayaan diri aku saat main," ungkap Zahra seperti dikutip dari penuturannya di program Hijrah Transtv.



Tak hanya itu saja, ia pun terlena sampai mencicipi narkoba akibat terbawa pengaruh lingkungannnya. Zahra mencoba beberapakali, untungnya kemudian merasa tidak nyaman dan menghentikan kebiasan buruk tersebut.

"Saat mencoba keempat dan kelima kalinya, aku merasa wah aku nggak nyaman nih di sini. Aku itu merasa gelisah dan bener-bener nggak enak di hati aku aja gitu," ucapnya.

Selain alkohol dan obat-obatan terlaran, DJ juga identik dengan penampilan seksi. Zahra pun demikian. Setiap tampil dia mengenakan busana seksi. Gaya seksinya itu kemudian memunculkan imej bahwa dia bisa dipanggil untuk melayani pria hidung belang. Untungnya dia tidak terperangkap pada tawaran yang menghasilkan uang tambahan itu.

Zahra JasmineZahra Jasmine Foto: instagram @zahra_jasmine



"Menjadi DJ dengan pakaian terbuka berbagai stigma melekat sama aku, tapi nggak ada niat lainku sebagai DJ hanya untuk menjadi sumber kehidupannya. Aku nyaman menjadi DJ, karena niat aku kerja buat keluarga, aku kerja dapat uang, selesai pulang. Aku nggak pernah stay lama di situ buat liburan nggak! Jadi aku datang, check sound malam kerja pulang, paginya balik. Udah gitu," jelasnya.



Sebelum menjadi DJ, Zahra juga sempat mencicipi dunia modelling dan main sinetron. Dia juga sempat menjadi model majalah dewasa. Dia melakukan semua pekerjaan itu karena ingin membantu ibunya yang merupakan orangtua tunggal, mencari nafkah.

"Ibuku, beliau berjuang untuk kita hidup dan sampai kita lulus sekolah. Tapi akhirnya setelah skeolah aku mau ikutan bantu dan karena ibuku sudah mulai menua, aku pun bekerja," ujar wanita kelahiran 22 Mei 1991 itu.

Klik Halaman Selanjutnya: Zahra Bertemu Sosok yang Mengubah Hidupnya

Selanjutnya
Halaman
1 2 3