Mulai Hari Ini, Belanda Resmi Larang Warganya Pakai Burqa dan Cadar
Hestianingsih - wolipop
Kamis, 01 Agu 2019 16:06 WIB
Amsterdam
-
Pemerintah Belanda resmi melarang pemakaian burqa dan cadar, Kamis (1/8/2019). Peraturan diberlakukan setelah 14 tahun menjadi perdebatan antara kelompok yang pro dan kontra.
Dalam peraturan itu disebutkan bahwa busana yang menutupi wajah, seperti burqa, niqab atau cadar nantinya tidak boleh lagi dikenakan di tempat dan institusi publik. Seperti sekolah, rumah sakit, kantor pemerintah, serta transportasi umum bus dan kareta.
Saat ini wanita yang memakai burqa atau niqab di Belanda diprediksi berjumlah sekitar 150 orang.
Dengan resmi diberlakukannya aturan yang berlaku efektif hari ini, Menteri Dalam Negeri Belanda mengimbau agar pemerintah daerah segera melaksanakannya. Tak hanya burqa dan cadar, penggunaan benda lain yang menutupi wajah seperti helm full-face atau balaclava (kain penutup kepala dan wajah) juga dilarang.
Namun, lagi-lagi, pemberlakuan peraturan ini masih ditolak sejumlah pihak. Pelaksanaannya pun belum tentu bisa langsung diterapkan di seluruh wilayah Belanda.
Seperti dikutip dari Straits Times, di beberapa kota, pengelola rumah sakit, transportasi umum dan kepolisian menyatakan belum berencana mematuhinya. Sementara jika peraturan dilanggar, pelakunya akan dilarang memasuki gedung pemerintahan dan didenda 150 Euro atau sekitar Rp 2,3 juta.
Selain Belanda, negara-negara Eropa lain juga mulai menerapkan pelarangan niqab dan burqa. Prancis, menjadi kota pertama di Eropa yang melarang pemakaian cadar, pada 2011. Disusul Denmark dan Jerman. (hst/hst)
Dalam peraturan itu disebutkan bahwa busana yang menutupi wajah, seperti burqa, niqab atau cadar nantinya tidak boleh lagi dikenakan di tempat dan institusi publik. Seperti sekolah, rumah sakit, kantor pemerintah, serta transportasi umum bus dan kareta.
Saat ini wanita yang memakai burqa atau niqab di Belanda diprediksi berjumlah sekitar 150 orang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Getty Images |
Dengan resmi diberlakukannya aturan yang berlaku efektif hari ini, Menteri Dalam Negeri Belanda mengimbau agar pemerintah daerah segera melaksanakannya. Tak hanya burqa dan cadar, penggunaan benda lain yang menutupi wajah seperti helm full-face atau balaclava (kain penutup kepala dan wajah) juga dilarang.
Namun, lagi-lagi, pemberlakuan peraturan ini masih ditolak sejumlah pihak. Pelaksanaannya pun belum tentu bisa langsung diterapkan di seluruh wilayah Belanda.
Foto: Reuters |
Seperti dikutip dari Straits Times, di beberapa kota, pengelola rumah sakit, transportasi umum dan kepolisian menyatakan belum berencana mematuhinya. Sementara jika peraturan dilanggar, pelakunya akan dilarang memasuki gedung pemerintahan dan didenda 150 Euro atau sekitar Rp 2,3 juta.
Foto: Reuters |
Selain Belanda, negara-negara Eropa lain juga mulai menerapkan pelarangan niqab dan burqa. Prancis, menjadi kota pertama di Eropa yang melarang pemakaian cadar, pada 2011. Disusul Denmark dan Jerman. (hst/hst)
Makanan & Minuman
Ngiler Lihat Dubai Chewy Cookie Viral di Media Sosial? Sekarang Kamu Bisa Ikut Coba Juga
Pakaian Pria
Greenlight Voyager Men's Basic Shirt: Kemeja Pria untuk Berbagai Aktivitas
Kesehatan
Perawatan Bayi Praktis dalam Satu Paket, Cocok untuk Orang Tua Baru
Pakaian Wanita
Adidas Tee Lace Branding, Kaos Rib Wanita yang Bikin Look Lebih Rapi
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Indah Nada Puspita Rilis 'Sweet Eid' Koleksi Baju Lebaran Nuansa Pastel
Berburu Tas ala Gen Z untuk Tampil Estetis Saat Hari Raya di Bazar Rendezvous
8 Warna Hijab yang Bikin Wajah Cerah, Semakin Glowing
Tren Warna Baju Lebaran 2026, Begini Kata Owner Brand Hijab
Baju Lebaran 2026
Tren Baju Lebaran Cheongsam Harga Rp 200 Ribu, Ratusan Koleksi Ludes Terjual
Most Popular
1
7 Potret Bio One Perdana Belajar Balet, Pakai Legging & Sepatu Balet
2
Dokter Operasi Plastik Ungkap Rahasia Awet Muda Brad Pitt di Usia 62 Tahun
3
7 Momen Manis Jisoo BLACKPINK & Seo In Guk, Kelewat Gemas Jadi Couple
4
Daftar Pemeran Siren's Kiss, Drakor Terbaru Park Min Young
5
Apa Itu Looksmaxxing? Tren Viral yang Bisa Bahayakan Mental
MOST COMMENTED












































Foto: Getty Images
Foto: Reuters
Foto: Reuters