Penyiar Hingga Pegawai BUMN Ikut Audisi Sunsilk Hijab Hunt Yogkakarta
Rahmi Anjani - wolipop
Sabtu, 30 Mar 2019 10:45 WIB
Yogyakarta
-
Audisi Sunsilk Hijab Hunt 2019 sedang diadakan di Yogyakarta, Sabtu (30/3/2019). Sejumlah hijabers telah menunggu di hall Hartono Mall, Sleman untuk menunjukkan bakatnya.
Beberapa di antara mereka datang jauh-jauh dari luar kota. Para peserta pun datang dari beragam latar belakang dan profesi, mulai dari mahasiswa, penyiar radio hingga pegawai BUMN.
Salah satu peserta yang datang dari luar Yogyakarta adalah Rina Rohmatun Hidayah. Hijabers cantik tersebut berangkat dari Kebumen dengan kereta semalam. Rina adalah seorang mahasiswa sekaligus penyiar radio dan MC. Namun di audisi Sunsilk Hijab Hunt 2019 kali ini ia akan menampilkan bakat puisi.
Rina juga bercerita mengenai pengalamannya sebagai MC berhijab. Wanita 24 tahun itu mengaku sering mendapat tawaran lepas hijab.
"Kebetulan saya siaran setiap hari di MasFM di Kebumen. Selain itu, saya sering jadi MC. Saya sering ditawari untuk acara dari brand rokok atau sepeda motor tapi harus lepas hijab. Pastinya saya tolak karena saya sudah sadar dengan kewajiban berhijab," katanya.
Selain penyiar radio, ada pula seorang mahasiswa UPN di jurusan Teknik Kimia. Adalah Melati Kusumawardani yang berasal dari Jayapura, Papua. Mahasiswa tersebut akan menampilkan bakat berdakwah. Ia pun ingin ikut audisi pemilihan bakat hijabers ini karena ingin membahagiakan orangtua.
Sedangkan hijabers bernama Asti Apriani berasal dari Kalimantan Timur. Hijabers tersebut bekerja sebagai pegawai BUMN. Wanita 24 tahun ini akan menampilkan talenta presenting. Sesuai dengan tema Sunsilk Hijab Hunt 2019, Hijab Berani, ia pun tak pantang mengikuti audisi meski jauh dari daerah asal.
"Saya ingin ikut audisi ini untuk menggali kemampuannya dalam public speaking," kata Asti. (ami/hst)
Beberapa di antara mereka datang jauh-jauh dari luar kota. Para peserta pun datang dari beragam latar belakang dan profesi, mulai dari mahasiswa, penyiar radio hingga pegawai BUMN.
Salah satu peserta yang datang dari luar Yogyakarta adalah Rina Rohmatun Hidayah. Hijabers cantik tersebut berangkat dari Kebumen dengan kereta semalam. Rina adalah seorang mahasiswa sekaligus penyiar radio dan MC. Namun di audisi Sunsilk Hijab Hunt 2019 kali ini ia akan menampilkan bakat puisi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para peserta Sunsilk Hijab Hunt 2019. Foto: Rahmi Anjani/Wolipop |
"Kebetulan saya siaran setiap hari di MasFM di Kebumen. Selain itu, saya sering jadi MC. Saya sering ditawari untuk acara dari brand rokok atau sepeda motor tapi harus lepas hijab. Pastinya saya tolak karena saya sudah sadar dengan kewajiban berhijab," katanya.
Selain penyiar radio, ada pula seorang mahasiswa UPN di jurusan Teknik Kimia. Adalah Melati Kusumawardani yang berasal dari Jayapura, Papua. Mahasiswa tersebut akan menampilkan bakat berdakwah. Ia pun ingin ikut audisi pemilihan bakat hijabers ini karena ingin membahagiakan orangtua.
Sedangkan hijabers bernama Asti Apriani berasal dari Kalimantan Timur. Hijabers tersebut bekerja sebagai pegawai BUMN. Wanita 24 tahun ini akan menampilkan talenta presenting. Sesuai dengan tema Sunsilk Hijab Hunt 2019, Hijab Berani, ia pun tak pantang mengikuti audisi meski jauh dari daerah asal.
"Saya ingin ikut audisi ini untuk menggali kemampuannya dalam public speaking," kata Asti. (ami/hst)
Tags












































Para peserta Sunsilk Hijab Hunt 2019. Foto: Rahmi Anjani/Wolipop