Menyentuh, Hijabers Ini Buat Graffiti Anti-Perang di Afghanistan

Silmia Putri - wolipop Senin, 14 Mei 2018 11:27 WIB
Shamsia Hassani, hijabers pertama pembuat Grafiti di Afghanistan. Foto: Instagram Shamsia Hassani
Jakarta - Tak semua berani menyuarakan pendapat, apalagi di kawasan konflik seperti Afghanistan. Tapi, perempuan berhijab ini dengan berani menggambar graffiti yang berisi pesan-pesan kedamaian di jalanan Kabul, ibukota Afghanistan.

Hijabers pemberani itu bernama Shamsia Hassani, seorang pengajar di Kabul University. Shamsia merupakan wanita pertama yang menjadi pembuat grafitti di Afghanistan.

Menyentuh, Hijabers Ini Buat Graffiti Anti-Perang di AfghanistanShamsia Hassani, hijabers pertama pembuat Grafiti di Afghanistan. Foto: Instagram Shamsia


Graffiti yang dibuat Shamsia memiliki ciri khas. Ia membentuk satu karakter perempuan berhijab yang selalu ada pada gambar-gambarnya. Wanita berhijab yang memakai busana tradisional Afghanistan tersebut merupakan simbol dari kehidupan yang dekat dengannya.

"Seni itu lebih kuat dari peperangan," ungkap Shamsia dilansir dari Mvslim.

Baca juga: Ilustrator Amerika Ini Membuat Komik Khusus Kisah Hidup Hijabers

Ia ingin gambar-gambar indahnya bisa menghapus memori buruk di ingatan masyarakat Afghanistan tentang peperangan di sana. Karena tak semua orang bisa datang ke acara pameran seni, ia pun membawa karyanya ke jalanan.

Shamsia pun masuk ke dalam daftar 10 seniman terbaik dalam Afghan Contemporary Arts Prize pada tahun 2009. Sejak saat itu, ia pun sering mengikuti pameran di berbagai negara di dunia, baik bersama grup maupun solo.

Menyentuh, Hijabers Ini Buat Graffiti Anti-Perang di AfghanistanShamsia Hassani, hijabers pertama pembuat Grafiti di Afghanistan. Foto: Instagram Shamsia
Di Kabul University, Shamsia mengajar materi tentang 'oil painting'. Ia mulai mendalami grafitti pada tahun 2010, dan kini membentuk sebuah kelompok seni bernama 'Roshd' yang artinya 'tumbuh'.

Baca juga: Foto: Cantiknya Pilot Berkerudung Afghanistan yang Kini Jadi Kontroversi

Karya grafittinya telah menginspirasi banyak wanita di dunia sekaligus memberikan harapan kepada perempuan Afghanistan. Ia berharap para wanita Afghanistan menyadari bahwa mereka lebih kuat dari yang mereka bayangkan dan layak untuk hidup lebih baik. (sil/sil)