Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Sunsilk Hijab Hunt 2018

Peserta Sunsilk Hijab Hunt 2018 Nari Bawa Bambu Untuk Kenang Sejarah

Anggi Mayasari - wolipop
Sabtu, 28 Apr 2018 15:02 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Peserta Audisi Sunsilk Hijab Hunt Palembang. Foto: Anggi Mayasari/Wolipop
Jakarta - Gelaran audisi Sunsilk Hijab Hunt 2018 tengah berlangsung di Palembang, Sabtu (28/4/2018). Para hijabers pun menampilkan bakat terbaiknya. Salah satunya adalah Marisya Juliata yang menampilkan sendra tari di audisi Sunsilk Hijab Hunt 2018.

Mahasiswi berusia 19 tahun ini pun mencuri atensi lewat penampilan sendra tarinya itu. Marisya membawakan sendra tari yang khusus diciptakannya untuk audisi Sunsilk Hijab Hunt 2018.

Sendra tari yang dibawakan Marisya itu menceritakan perjuangan rakyat Indonesia melawan penjajah yang hanya bersenjata sebilah bambu runcing. Meskipun para penjajah bersenjata lengkap, nyatanya rakyat Indonesia masih tetap merdeka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Melalui sebilah bambu runcing ini rakyat Indonesia bisa berjuang untuk merdeka. Tidak hanya untuk mengenang perjuangan pahlwan saja, tapi semua rakyat yang ikut berjuang," kata Marisya di Palembang Icon Mall, Sabtu (28/4/2018).
Peserta Sunsilk Hijab Hunt 2018 Nari Bawa Bambu Untuk Kenang SejarahPeserta Audisi Sunsilk Hijab Hunt Palembang. Foto: Anggi Mayasari/Wolipop

Mahasiswi semester empat jurusan Fisika di Universitas Sriwijaya ini juga mengaku tujuan dirinya membawakan sendra tari tersebut untuk mengenang sejarah."Jangan sampai kita sebagai bangsa Indonesia tidak tahu akan sejarah tanah air," terangnya.

Sebelumnya Marisya juga mengungkapkan dirinya ingin menampilkan tari tradisional di audisi Sunsilk Hijab Hunt 2018. Namun, ia berpikir untuk menampilkan tari kreasi agar makna tariannya masuk ke masyarakat dan juga mengajak mereka untuk kembali mengenang sejarah kemerdekaan.

"Sebelumnya saya ingin menari tari daerah, tapi menurut saya itu terlalu mainstream. Nah saya coba untuk bawakan ini sekalian mengajak audience untuk kembali mengingat masa perjuangan rakyat Indonesia," tutur hijabers yang telah mengenakan hijab sejak SMA ini. (asf/asf)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads