Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Sunsilk Hijab Hunt 2018

Walau Sakit, Hijabers Ini Menang Audisi Sunsilk Hijab Hunt 2018 Surabaya

Daniel Ngantung - wolipop
Senin, 09 Apr 2018 10:51 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Tia Sahfira, finalis Sunsilk Hijab Hunt 2018 dari Surabaya. Foto: Daniel/Wolipop
Surabaya - Minggu (8/4/2018) menjadi hari yang membahagiakan bagi Tia Sahfira. Setelah melalui perjuangan yang penuh drama, Tia menjadi satu dari dua pemenang Sunsilk Hijab Hunt 2018 di Surabaya. Ia tinggal selangkah lagi untuk menyandang gelar hijabers berbakat tahun ini.

Saat namanya diumumkan sebagai pemenang, Tia yang berhasil menyisihkan 18 peserta tidak berada di tempat. Alhasil, ibunya, Fitri Erliani, yang naik pentas mewakili Tia. Berwajah sendu, Fitri terlihat seperti kebingungan mencari anaknya. Air mata pun berlinang di wajahnya.

Saat sang MC Rizky Kinos menanyakan alasan di balik tangisan harunya. Fitri menjawab putrinya tadi sempat sakit. Di tengah sesi wawancara singkat, Tia tiba-tiba menunjukkan batang hidungnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dijumpai Wolipop selepas acara, hijabers 18 tahun ini mengaku tubuhnya memang kurang bugar. "Nggak tahu kenapa. Tiba-tiba kok mual, padahal tadi pagi sudah sarapan. Mungkin karena kurang istirahat. Baru kelar audisi tahap pertama semalam, besoknya lanjut lagi pagi-pagi," curhat Tia.

Sebelum tampil, Tia yang mendapat nomor urut 14 harus mengorbankan waktu persiapannya untuk beristirahat sejenak untuk memulihkan tubuhnya. "Sambil nunggu, tadi sempat dikerok dulu sama ibuku di kamar mandi. Pas nyanyi pun, aku sebenarnya lagi nahan sakit. Sempat gugup juga. Takut kenapa-kenapa di pangggung, soalnya aku gampang pingsan,"ungkap penggemar Agnez Mo itu.

Dua finalis Sunsilk Hijab Hunt 2018 Surabaya.Dua finalis Sunsilk Hijab Hunt 2018 Surabaya. Foto: Daniel/Wolipop


Tantangan tak hanya itu. Tia rela datang jauh-jauh dari Semarang, Jawa Tengah, untuk mengikuti kontes yang digelar detikcom dan Sunsilk ini. Alih-alih audisi di Yogyakarta, mahasiswi Dian Nuswantoro Semarang ini memilih Surabaya agar bisa bersilahturahmi dengan keluarganya.

Tiba di Surabaya bersama ibunya, ia dijemput oleh pamannya. Namun dalam perjalanan menuju rumah saudaranya, ban mobil yang ditumpangi mereka kempes. "Kejadiannya pas tengah malam lagi. Pas lagi capek banget pengin istirahat. Mana pamanku nggak bisa benerin. Untuk ketemu tukang soto yang punya pembeli montir," ujar Tia.

Namun, perjalanan yang tak berjalan mulus tersebut berujung bahagia. Bersama Fadila Yahya, Tia dinobatkan sebagai juara Sunsilk Hijab Hunt 2018 di Surabaya. Penampilan Tia mendendangkan lagu Jawa dengan suara sindennya yang dilanjut dengan lagu lawas berjudul 'Wanita' berhasil merebut hati artis Soraya Larasati dan Terry Putri yang menjadi juri saat itu.

Ia pun sangat bersyukur. Tak terbesit di benaknya bakal memenangi Sunsilk Hijab Hunt Surabaya mengingat rentetan kejadian-kejadian yang terjadi baik sebelum maupun saat audisi.

Sebagai pemenang, selain mendapatkan uang tunai Rp 1 juta dan produk Sunsilk, Tia dan Fadila akan mewakili Surabaya di babak grand final yang akan digelar di Jakarta pada Juni mendatang. Mereka akan beradu bakat dengan perwakilan dari Bandung, Medan, Makassar, Palembang, Jakarta, dan Yogyakarta. Pemenang utama berhak membawa pulang hadiah ratusan juta dan paket umrah.


(dtg/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads