World Hijab Day, Muslimah Kanada Ramai-ramai Ajak Wanita Pakai Hijab

Rahmi Anjani - wolipop Kamis, 01 Feb 2018 09:15 WIB
Foto: St. Catharines Standard
Jakarta - Hari ini, Kamis, (1/2/2018) bertepatan dengan World Hijab Day. Adalah sebuah hari di mana para wanita muslimah, terutama pemakai hijab mengajak para wanita lain untuk mencoba menggunakan penutup kepala tersebut. World Hijab Day yang sudah lima tahun diselenggarakan ini pun diperingati di 116 negara. Di Kanada, sebuah komunitas hijabers dilaporkan akan membagikan hijab hingga menjual makanan untuk amal.

Imej wanita muslim yang mengenakan hijab memang sering kali dipandang negatif di negara-negara Barat. Karenanya, World Hijab Day yang pertama kali diadakan di New York, AS tersebut diadakan sebagai salah satu bentuk dari pencegahan Islamophobia. Para hijabers umumnya menginginkan warga non-muslim dapat mengerti Islam dan kerudung dengan lebih baik dan mempromosikan perdamaian.

World Hijab Day, Muslimah Kanada Ramai-ramai Ajak Wanita Pakai HijabFoto: St. Catharines Standard
"Ini mengenai pengertian yang lebih baik. Sebuah dunia yang damai. Kami membawa berbagai macam hijab dan kami bilang pada orang-orang bahwa satu-satunya perbedaan adalah kamu memakai aksesori di kepala dan kami di kepala," ungkap salah satu kepala komunitas Yusra Al-Haddad dilansir St Catharines Standard.

Saat World Hijab Day umumnya para hijabers akan berkumpul di ruang publik dan menginformasikan pada orang-orang mengenai tujuan mereka di hari tersebut. Mereka pun kemudian akan mulai mengajak para wanita dari segala kalangan untuk mencoba memakai kerudung.

World Hijab Day, Muslimah Kanada Ramai-ramai Ajak Wanita Pakai HijabFoto: St. Catharines Standard
Para hijabers biasanya juga akan menjawab beberapa pertanyaan yang biasanya diajukan partisipan yang penasaran mengenai hijab atau Islam. Tak hanya wanita, Yusra juga menemukan beberapa pria dana anak-anak juga tertarik mengenakan hijab.

Selain membagikan pengalaman dan pengetahuan kepada orang-orang mengenai hijab, komunitas Yusra juga menawarkan makanan. Berbagai makanan, seperti samosa dan butter chicken dikatakan selalu cepat habis terjual tiap tahunnya. Tahun ini akan dilakukan hal serupa. Uang hasil penjualan itu pun akan diberikan kepada sekolah setempat yang sempat kebanjiran.

World Hijab Day, Muslimah Kanada Ramai-ramai Ajak Wanita Pakai HijabFoto: St. Catharines Standard
Yusra mengharapkan jika aksi World Hijab Day bisa membawa pengertian lebih mengenai hijab. "Ini adalah kepercayaanku. Ini adalah identitasku. Dan apa yang inginkan darimu adalah kita saling menghormati satu sama lain," ungkap Yusra.

World HijabDay sendiriWorld HijabDay pertama kali dimulai pada 2013, 1 Februari, denganNazmaKhan sebagaipenggagasnya. TujuandiadakannyaWorld HijabDay berawal dari bentuk protes atas perlakuan diskriminatif terhadap wanita Muslim yang mengenakan hijab. Aksi ini juga diadakan untuk merayakan kebebasan beragama dan hak-hak wanita Muslim untuk bebas memakai jilbab.
(ami/ami)