Hijabers Ini Viral karena Eksis di Kompetisi Desain Project Runway 2017

Arina Yulistara - wolipop Rabu, 30 Agu 2017 16:07 WIB
Foto: Dok. Project Runway
Jakarta - Kompetisi pencarian desainer muda berbakat, Project Runway memasuki season ke-16. Pada musim ini, seorang hijabers menjadi sorotan di ajang yang dipandu oleh selebriti Heidi Klum itu. Hijabers yang dimaksud adalah Ayana Ife.

Ayana Ife menjadi satu-satunya desainer berhijab di ajang reality show tersebut. Dilansir dari Steep Feed, Ayana tak menyangka bisa terpilih untuk berkompetisi di Project Runway season 16 yang dimulai pada pertengahan Agustus 2017. Ia akan adu bakat dengan 16 desainer terpilih lainnya.

"Aku tak pernah menduga ini. Tujuan utamaku adalah ingin menang. Aku ingin menjadi perancang yang terkenal untuk busana modest. Aku sangat ingin dicap seperti itu. Aku berharap tak hanya mewakili wanita muslim tapi juga wanita yang menyukai modest fashion," ujar Ayana kepada The Salt Lake Tribune.

Wanita berkulit gelap itu mengaku tujuan utamanya ketika terpilih menjadi peserta di Project Runway adalah menjadi pemenang. Namun kini Ayana Ife sudah menjadi 'pemenang' di hati para wanita muslim lainnya. Ayana dianggap bisa mewakili wajah muslim di tengah maraknya Islamophobia di Amerika Serikat.

Kehadiran Ayana di Project Runway seperti menjadi semangat baru untuk komunitas muslim Amerika. Bahkan banyak gadis kecil yang sudah menjadi penggemar Ayana Ife.

"Aku juga ingin menginspirasi adik-adik perempuanku dan memberitahu mereka 'Yay! Ayo kejar impianmu'. Aku akan berusaha untuk menularkan hal yang positif dan melakukannya dengan baik," tambah wanita asal Utah itu.

Ayana memang bukan desainer berhijab pertama yang tampil di Project Runway. Pada 2014, sudah ada Nzinga Knight yang menjadi hijabers pertama di ajang tersebut. Meski demikian, kehadian Ayana Ife dianggap bisa meredakan pertumbuhan Islamophobia di Amerika Serikat.

Ayana pun menuturkan kalau banyak kesalahpahaman tentang Islam yang terjadi di Amerika Serikat. Bahkan ada beberapa hal kecil yang cukup membuatnya terkejut karena beberapa orang memandang remeh karena dia muslim. Salah satu contohnya ada orang lain yang terkejut ketika dia bisa lancar berbicara bahasa Inggris.

"Kebanyakan orang tidak mengenal muslim. Orang terkadang mengiraku berasal dari Timur Tengah hanya karena aku muslim dan berhijab. Keluargaku berasal dari Trinidad dan Tobago, kita orang Karibia bukan Arab Saudi," kata Ayana lagi.

Di akhir kata, wanita 27 tahun ini mengaku senang bisa menjadi bagian dari acara Project Runway. Kesempatan bisa bertemu dengan Heidi Klum pun membuatnya bahagia.

"Ini benar-benar pengalaman paling gila dan nyata buatku. Ketika Heidi Klum berkata 'Oh, hello designers', aku seperti 'Oh astaga, aku sekarang ada di acara itu! Aku ada di layar TV!" ceritanya.

(aln/eny)