Cerita Menarik di Balik Hannah, Label Hijab Milik Dewi Sandra

Arina Yulistara - wolipop Senin, 20 Feb 2017 13:14 WIB
Foto: Arina Yulistara/Wolipop Foto: Arina Yulistara/Wolipop

Jakarta - Banyak selebriti Indonesia yang mencoba berbisnis fashion. Dewi Sandra menjadi salah satu selebriti yang terjun ke lingkup fashion dengan mengeluarkan label busana modest wear. Hannah merupakan pilihan nama yang dipilih Dewi untuk bisnis fashion perdananya.

Saat berbincang dengan Wolipop secara eksklusif beberapa waktu lalu, wanita 36 tahun itu memiliki cerita menarik di balik bisnis busana modest yang lebih ditujukan untuk para muslimah tersebut. Dewi mengaku kalau ide awal pembuatan Hannah sebenarnya dari sang suami, Agus Rahman.

Cerita Menarik di Balik Hannah, Label Hijab Milik Dewi SandraFoto: Arina Yulistara/Wolipop

Agus yang merupakan seorang pengusaha ingin istrinya tidak hanya berkecimpung di dunia hiburan tapi juga mencoba berbisnis. Tercetuslah ide membuat bisnis hijab terutama karena Dewi kala itu sudah konsisten berjilbab. Uniknya lagi, niat Agus mendorong istrinya berkecimpung dalam bisnis fashion agar Dewi mengubah cara berpakaiannnya yang cenderung eksentrik.

"Jadi awalnya Dewi sudah berjilbab dan dia juga suka fashion. Karena dia awalnya nggak konservatif cara berpakaiannya, lebih eksentrik, sering tabrak lari, saya pikir gimana cara mengubah cara berpakaiannya biar lebih konservatif. Saya berusaha untuk mengakomodir kemauan dia, tentuin mana yang kamu suka. Setelah itu, yuk gimana caranya kita tularin ke orang lain cara berpakaian yang lebih sopan atau modest," papar Agus mewakili Dewi yang juga sedang bercakap-cakap dengan Wolipop beberapa waktu lalu di Jeddah, Arab Saudi.

Menyambung pernyataan Agus, Dewi pun mencoba mewujudkan keinginan suaminya untuk berbisnis fashion. Saat pertama melangkah tentu tidak mudah bagi pelantun 'Aku Pulang' itu untuk memulainya karena ia tak memiliki pendidikan di bidang fashion dan desain. Oleh karena itu, ia memulai bisnis hijab pertamanya tidak sendiri tapi mengajak tiga sahabat tercinta yakni Rani, Rina, dan Nova. Meski demikian, bisnisnya tetap dalam pantauan suami terutama soal keuangan karena Agus sudah lebih berpengalaman.
Cerita Menarik di Balik Hannah, Label Hijab Milik Dewi SandraFoto: Arina Yulistara/Wolipop

Terkait pemilihan nama labelnya yakni Hannah, ada juga cerita menarik di balik nama tersebut. Dewi menuturkan kalau nama Hannah awalnya terinspirasi dari peran dirinya sebagai Hana dalam sinetron Catatan Hati Seorang Istri. Perannya dalam film serial itu ternyata populer di dunia perhijaban. Banyak produsen hijab yang membuat lalu menjual jilbab ala Hana di sinetron.

Melihat larisnya jilbab ala Hana, Dewi berpikir kenapa tidak mengambil peluang tersebut. Dewi bersama sahabat-sahabatnya memutuskan untuk memberikan nama Hannah. Sedikit berbeda dengan nama peran di sinetron yang dilakoninya, Hannah menurut wanita berdarah Inggris-Indonesia itu memiliki arti yang bagus.

"Kenapa namanya Hannah, dari sinetron sampai ada jilbab Hana, jadi kenapa kita nggak coba bikin sendiri juga. Hana kalau di sinetron, tapi dalam biblical dan Quranic name itu ada juga Hannah artinya wanita yang sopan dan sederhana, bersahaja, semua wanita yang feminin, intinya mengajak kita semua untuk kebaikan. Makanya dipilih Hannah," tambah Dewi kepada Wolipop.

Selama satu tahun, Hannah diakui Dewi memiliki perkembangan yang signifikan. Penjualannya masih melalui online belum memiliki butik sendiri tapi sudah kian meningkat. Koleksi Hannah yang berupa busana ready to wear seperti kemeja, luaran, rok, hingga setelan syar'i disukai banyak wanita Indonesia. Hannah juga menjual busana untuk kebutuhan umrah wanita.

Meski perkembangan terus meningkat, Dewi mengatakan tidak ingin buru-buru punya butik. Ia ingin merasakan proses perkembangan bisnisnya tahap demi tahap.

"Kita nggak boleh langsung ngerasain punya butik, kita harus ngerasain ngubek-ngubek cari bahan, penjahit yang cocok seperti apa, kalau kita nggak ngerasain proses itu bisa dibodohin sama orang nantinya. Jadi harus sabar dan istiqamah, kalau memang waktunya sudah besar itu urusan Allah," tutup Dewi.


(ays/ays)