Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

World Hijab Day, Wanita AS Pakai Hijab Gambar Bendera Amerika di New York

Hestianingsih - wolipop
Kamis, 02 Feb 2017 16:31 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Twitter
New York City - Kebijakan Presiden AS Donald Trump yang menargetkan Muslim dan imigran dari tujuh negara mayoritas Islam tak menyurutkan masyarakat di negara adidaya itu untuk melanjutkan World Hijab Day. Di tahun kelimanya, gerakan wanita Muslim maupun non-Muslim memakai hijab selama sehari tetap dilaksanakan berbagai elemen masyarakat pada Rabu (1/01/2017) waktu New York.

World Hijab Day, Wanita AS Pakai Hijab Gambar Bendera Amerika di New YorkFoto: Getty Images


Berkumpul di City Hall, New York City, New York, Amerika Serikat, sekumpulan wanita ramai-ramai mengenakan hijab bergambar bendera Amerika. Mereka juga membawa papan serta kertas bertuliskan protes terhadap Islamophobia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

World Hijab Day, Wanita AS Pakai Hijab Gambar Bendera Amerika di New YorkFoto: Getty Images


Seperti dikutip dari Huffington Post, bagi sebagian besar wanita Muslim, World Hijab Day memberikan kesempatan untuk merayakan kebebasan beragama di Amerika Serikat. New York City Hall sebagai sebuah gedung pemerintahan, dipilih menjadi pusat aktivitas World Hijab Day agar dapat menjadi perhatian konstitusi.

Wanita Amerika dari berbagai kalangan, mulai dari karyawan hingga petugas kepolisian ikut serta dalam aksi ini. Beberapa dari mereka membawa serta anak kecil yang juga dipakaikan hijab bergambar bendera AS.

World Hijab Day, Wanita AS Pakai Hijab Gambar Bendera Amerika di New YorkFoto: Getty Images


World Hijab Day pertama kali dimulai pada 2013, 1 Februari, dengan Nazma Khan sebagai penggagasnya. Tujuan diadakannya World Hijab Day berawal dari bentuk protes atas perlakuan diskriminatif terhadap wanita Muslim yang mengenakan hijab. Aksi ini juga diadakan untuk merayakan kebebasan beragama dan hak-hak wanita Muslim untuk bebas memakai jilbab.
Dalam perjalanannya, tidak semua wanita Muslim setuju dengan konsep bahwa gerakan solidaritas tersebut efektik untuk melawan diskriminasi maupun Islamophobia. Bahkan beberapa pihak menganggap aksi World Hijab Day hanya akan semakin memperbesar batas antara wanita Muslim berhijab dengan mereka yang tidak berhijab.

World Hijab Day, Wanita AS Pakai Hijab Gambar Bendera Amerika di New YorkFoto: Getty Images

Namun pada kenyataannya gerakan ini cukup berhasil membuka pandangan yang lebih luas tentang wanita berhijab. World Hijab Day biasa diperingati di 116 negara termasuk Inggris dan Amerika Serikat. Tak hanya berkumpul sambil memakai hijab dan mem-posting foto mengenakan hijab di social media, beberapa wanita juga memperingatinya dengan saling memberikan hadiah berupa jilbab atau scarf.
(hst/dtg)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads