Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Ria Miranda Akan Buat Virtual Fashion Show di 2017

Arina Yulistara - wolipop
Minggu, 11 Des 2016 07:52 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Mohammad Abduh/Wolipop
Jakarta - Media sosial tidak hanya mempengaruhi netizen untuk melakukan sesuatu yang sedang viral di internet. Jejaring sosial seperti Instagram juga berpengaruh terhadap tren fashion termasuk hijab. Desainer busana muslim Ria Miranda pun mengakui kalau media sosial memang mempengaruhi gaya busana hijab wanita Indonesia.

"Pasti sangat mempengaruhi ya media sosial itu karena semua orang juga sekarang menyukai yang digital," ujar Ria saat ditemui di acara Ria Miranda Trend Show 2017 di The Hall, Senayan City, Jakarta Pusat, Jumat (9/12/2016).

Bahkan karena semua kini serba digital, Ria berencana ingin menggelar virtual fashion show di 2017. Desainer yang mulai merintis karier sejak 2009 itu ingin mendekati para pelanggannya dengan membuat fashion show secara digital.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat ini rencananya tersebut masih belum berjalan. Ria masih menyiapkan konsep yang matang agar hasilnya maksimal. Dengan terjun ke dunia digital, Ria berharap bisa semakin dekat dengan para customer.

"Di 2017 rencananya mau bikin fashion show digital karena zamannya semakin maju. Aku mau bikin virtual fashion show. Akan seperti vlog eksekusinya, aku akan speech dulu nanti ada model-modelnya. Insya Allah tahun depan bisa berjalan," tambahnya.

Terjun ke dunia digital juga menjadi salah satu cara Ria untuk membantu mewujudkan mimpi Indonesia sebagai kiblat fashion muslim dunia. Menurutnya ketika para desainer terus membuat inovasi-inovasi baru dalam industri fashion hijab bisa membantu Indonesia untuk meraih mimpi tersebut.

Tidak hanya pelaku fashion, pengguna sosial media dan media sendiri juga harus bekerjasama untuk mewujudkan impian menjadi kiblat fashion muslim dunia. "Kita harus bikin sesuatu yang berbeda. Akan banyak tantangannya nih, akan banyak yang nanya kenapa Indonesia dan ada siapa di dalamnya? Makanya kita harus bantu Indonesia bisa lewat sosmed juga peran media," pungkasnya sebelum mengakhiri pembicaraan. (aln/kik)
Tags

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads