Tips Hijab untuk Pemula dari Desainer Jenahara
Arina Yulistara - wolipop
Selasa, 16 Agu 2016 18:11 WIB
Jakarta
-
Wanita muda Indonesia kini sudah banyak yang memutuskan konsisten mengenakan jilbab setiap hari. Namun beberapa muslimah lainnya masih merasa takut atau khawatir untuk memakai jilbab padahal sudah ada niatan.
Menurut desainer busana muslima Jenahara Nasution, tidak perlu khawatir untuk memakai jilbab di usia muda. Wanita yang akrab disapa Jehan itu mengatakan kalau zaman sudah semakin modern dan hijab bukan lagi hal yang 'jarang' tapi justru kian meningkat. Perkembangan fashion muslim dunia pun semakin pesat.
Jehan menekankan, bila memiliki perasaan takut terlihat kuno atau aneh saat memakai jilbab kini sudah banyak sumber yang bisa menjadi referensi Anda dalam berbusana. Majalah fashion muslim sudah banyak bermunculan. Internet pun bisa menjadi sarana mencari inspirasi dalam berbusana.
"Pakai hijab jangan takut gayanya jadi old school, kita lihat banyak banget buku-buku Islamic style sekarang. Menurut aku jangan takut pakai hijab tapi yang penting harus yakin dulu jangan sampai hari ini pakai next day buka. Makanya mengerti dulu kenapa aku harus pakai hijab, mengerti value-value kedepannya biar lebih istiqamah," saran Jehan melalui akun YouTube pribadinya.
Selain majalah atau internet yang bisa menjadi sumber inspirasi, putri desainer kondang Ida Royani itu menyarankan untuk hijabers pemula memperbanyak teman yang sudah mengenakan jilbab. Ikut komunitas serta mengikuti kegiatan-kegiatan hijab menjadi cara positif yang bisa dilakukan buat Anda yang baru mengenakan hijab.
"Perbanyak teman yang pake hijab, sharing sama mereka, gimana sih, sekarang juga sudah banyak kegiatan positif untuk wanita berhijab. Banyak komunitas hijab juga," tambah Jehan.
(ays/ays)
Menurut desainer busana muslima Jenahara Nasution, tidak perlu khawatir untuk memakai jilbab di usia muda. Wanita yang akrab disapa Jehan itu mengatakan kalau zaman sudah semakin modern dan hijab bukan lagi hal yang 'jarang' tapi justru kian meningkat. Perkembangan fashion muslim dunia pun semakin pesat.
Jehan menekankan, bila memiliki perasaan takut terlihat kuno atau aneh saat memakai jilbab kini sudah banyak sumber yang bisa menjadi referensi Anda dalam berbusana. Majalah fashion muslim sudah banyak bermunculan. Internet pun bisa menjadi sarana mencari inspirasi dalam berbusana.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain majalah atau internet yang bisa menjadi sumber inspirasi, putri desainer kondang Ida Royani itu menyarankan untuk hijabers pemula memperbanyak teman yang sudah mengenakan jilbab. Ikut komunitas serta mengikuti kegiatan-kegiatan hijab menjadi cara positif yang bisa dilakukan buat Anda yang baru mengenakan hijab.
"Perbanyak teman yang pake hijab, sharing sama mereka, gimana sih, sekarang juga sudah banyak kegiatan positif untuk wanita berhijab. Banyak komunitas hijab juga," tambah Jehan.
(ays/ays)
Pakaian Wanita
Kaos Kaki Ankle Tidak Mudah Melar, THE MUDS Tutty Fruity yang Awet Dipakai Rutin
Pakaian Pria
Inspirasi Outift Pria untuk Bukber di Bulan Ramadhan, Rapi, Stylish, dan Tetap Nyaman Dipakai!
Pakaian Pria
Merayakan Lebaran dengan Tas Baru, BANGE BG7566 Tas Selempang Pria Waist Bag Favorit yang Wajib Kamu Punya!
Hobi dan Mainan
Fantech Gamepad HALL EFFECT Wireless WGP13S, Kontrol Presisi Tanpa Drama untuk Gamer Serius!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Koleksi Busana Diduga Diplagiat, Brand Lokal Heart Troops Ambil Langkah Hukum
30 Pantun Menyambut Ramadan 2026, Singkat, Lucu, dan Penuh Doa Baik
Simple, Begini Bocoran Gaya Lebaran ala Nabila Taqiyyah: Sentuhan Gen-Z!
Koleksi Lebaran Ayu Dyah Andari & Heart Troops Tutup Ramadan Pret-A-Porter
Ramadan Pret-A-Porter 2026, Direktur Ekraf: Perkuat Ekosistem Mode Lokal
Most Popular
1
Pesona 9 Artis China yang Awet Muda di Usia 40-an, Cantiknya Nggak Luntur
2
Viral di TikTok, Tren Diet 'Makan Plastik' untuk Turun Berat Badan
3
Sinopsis Spider-Man: Homecoming di Bioskop Trans TV Hari Ini
4
Pilih Gaya Riasan 'No-makeup', Scarlett Johansson Hanya Pakai 3 Produk
5
Face Oil Lokal dari Buah Merah Papua Ini Fokus Perkuat Skin Barrier
MOST COMMENTED











































