Kisah Wanita New Zealand yang Ditolak Kerja karena Berhijab
Arina Yulistara - wolipop
Senin, 25 Jul 2016 17:38 WIB
Jakarta
-
Kisah kurang menyenangkan masih dialami oleh beberapa wanita berhijab di berbagai negara. Seperti yang dialami oleh Mona Alfadli, ditolak untuk interview kerja hanya karena penggunaan jilbabnya.
Wanita asal New Zealand itu mengaku dipermalukan ketika ia datang untuk melamar pekerjaan di sebuah toko perhiasaan. Pewawancara mengatakan bahwa Mona hanya buang-buang waktu datang karena memakai jilbab.
"Aku merasa malu karena butuh banyak keberanian untuk masuk ke toko dan berbicara dengan manejer mengenai pekerjaan terutama karena aku takut ditolak," keluh Mona seperti dikutip dari The New Zealand Herald.
Baca juga: 50 Inspirasi OOTD Hijabers Dunia
Kala itu, Mona melamar pekerjaan di Steward Dawsons, Auckland, New Zealand. Ia ingin bekerja untuk posisi sales assistant. Belum dilihat bagaimana CV dan lamarannya, ia sudah ditolak mentah-mentah karena menggunakan jilbab.
Wanita 25 tahun itu memilih untuk pergi daripada melepas jilbabnya hanya karena pekerjaan. "Aku bisa melakukan pekerjaan apa pun tapi tetap dengan jilbabku. Aku akan menjaga identitasku, menghormati budaya dan agamaku," tambah wanita yang berdomisili di Avondale, Arizona, itu.
Ini merupakan insiden kedua kalinya yang terjadi di perusahaan perhiasaan tersebut. Direktur keuangan Stewart Dawsons, Kevin Turner, merasa kecewa dengan kejadian itu. Ia menyayangkan hal itu terjadi lagi kepada wanita berhijab.
"Manejer yang dimaksud masih baru sehingga ia kurang paham akan peraturannya. Ia tidak mengikuti kebijakan perusahaan. Kita melihat kasus ini benar-benar serius dan itu bukan baik-baik saja, kita akan proses dengan cara yang tepat," papar Kevin.
Kevin menambahkan, ia akan memastikan perusahaan benar-benar minta maaf dengan Mona karena kejadian kurang menyenangkan yang dilakukan oleh salah satu karyawannya. Di 2015, kejadian serupa dialami oleh hijabers bernama Samantha Elauf yang ditolak kerja di Abercrombie & Fitch karena mengenakan jilbab. Elauf kemudian mengajukannya ke hukum dan ia berhasil menang.
(ays/ays)
Wanita asal New Zealand itu mengaku dipermalukan ketika ia datang untuk melamar pekerjaan di sebuah toko perhiasaan. Pewawancara mengatakan bahwa Mona hanya buang-buang waktu datang karena memakai jilbab.
"Aku merasa malu karena butuh banyak keberanian untuk masuk ke toko dan berbicara dengan manejer mengenai pekerjaan terutama karena aku takut ditolak," keluh Mona seperti dikutip dari The New Zealand Herald.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kala itu, Mona melamar pekerjaan di Steward Dawsons, Auckland, New Zealand. Ia ingin bekerja untuk posisi sales assistant. Belum dilihat bagaimana CV dan lamarannya, ia sudah ditolak mentah-mentah karena menggunakan jilbab.
Wanita 25 tahun itu memilih untuk pergi daripada melepas jilbabnya hanya karena pekerjaan. "Aku bisa melakukan pekerjaan apa pun tapi tetap dengan jilbabku. Aku akan menjaga identitasku, menghormati budaya dan agamaku," tambah wanita yang berdomisili di Avondale, Arizona, itu.
Ini merupakan insiden kedua kalinya yang terjadi di perusahaan perhiasaan tersebut. Direktur keuangan Stewart Dawsons, Kevin Turner, merasa kecewa dengan kejadian itu. Ia menyayangkan hal itu terjadi lagi kepada wanita berhijab.
"Manejer yang dimaksud masih baru sehingga ia kurang paham akan peraturannya. Ia tidak mengikuti kebijakan perusahaan. Kita melihat kasus ini benar-benar serius dan itu bukan baik-baik saja, kita akan proses dengan cara yang tepat," papar Kevin.
Kevin menambahkan, ia akan memastikan perusahaan benar-benar minta maaf dengan Mona karena kejadian kurang menyenangkan yang dilakukan oleh salah satu karyawannya. Di 2015, kejadian serupa dialami oleh hijabers bernama Samantha Elauf yang ditolak kerja di Abercrombie & Fitch karena mengenakan jilbab. Elauf kemudian mengajukannya ke hukum dan ia berhasil menang.
(ays/ays)
Health & Beauty
Mykonos Hawaiian Crush Extrait de Parfum, Parfum Wangi Tropis yang Bikin Mood Naik!
Elektronik & Gadget
Airbot X40 Master, Robot Vacuum Super Pintar untuk Rumah Bersih Tanpa Ribet!
Health & Beauty
Secret Garden Extrait de Parfum, Wangi Mewah yang Tahan Lama dan Bikin Kesan Lebih Berkelas!
Health & Beauty
Rambut Lebih Halus & Anti Ngembang, Ini 3 Hair Care Andalan untuk Rambut yang Susah Diatur!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Cara Tak Terduga Klamby Rilis Koleksi Lebaran 2026, Dibungkus Film Musikal
Eksplorasi Bordir dan Motif Floral untuk Baju Lebaran 2026 dari Bwbyaz
Kaleidoskop 2025
Ini 7 Tren Hijab 2025: Pashmina Meleyot, Motif hingga Menjuntai
Kaleidoskop 2025
Ini Brand Hijab yang Menguasai Tren 2025, dari Lafiye hingga Na The Label
Bank Mega Syariah Resmi Luncurkan Program Loyalitas MPC Points
Most Popular
1
Gaya Berani Sydney Sweeney di Pemotretan Terbaru, Tubuh Emas Tanpa Busana
2
Potret Piper Rockelle, Mantan Influencer Cilik Gabung OnlyFans Jadi Kontroversi
3
Demi Totalitas Akting, Kate Hudson Rela Nggak Skincare-an dan Naik BB 7 Kg
4
50 Ucapan Selamat Tidur Bahasa Inggris Romantis, Bikin Pacar Senyum Meleleh
5
Cara Tak Terduga Klamby Rilis Koleksi Lebaran 2026, Dibungkus Film Musikal
MOST COMMENTED











































