Saat Ingin Tampil Syar'i Jangan Pilih Busana Berbahan Jersey, Kenapa?
Daniel Ngantung - wolipop
Minggu, 19 Jun 2016 15:10 WIB
Jakarta
-
Busana muslim model syar'i dewasa ini tengah menjadi tren. Tapi ternyata tidak semua yang beredar di pasaran sesuai dengan pakem syar'i, salah satunya yang terbuat dari bahan jersey.
Semakin eksisnya busana tersebut mendapat sambutan positif dari Si.Se.Sa., label khusus busana muslim syar'i. Senaz dan Sansa, dua dari tiga desainer Si.Se.Sa., mengungkapkan, hal tersebut adalah bukti bahwa muslimah sudah mulai terbuka terhadap busana muslim syar'i. Mereka pun berharap tren ini akan terus bertahan.
"Orang tidak melihat aneh lagi busana syar'i seperti dulu. Ini karena model busana muslim syar'i sudah banyak variasinya, jadi tidak terlihat monoton," ungkap Sansa di sela peragaan koleksi terbaru Si.Se.Sa. yang bertajuk Fleuri Ramadhan Collection di Da Vinci Tower, Jakarta, Jumat (17/6/2016).
Baca Juga: 50 Inspirasi Busana Muslim untuk Lebaran
Namun sayangnya, lanjut Sansa, banyak busana muslim syar'i yang mereka temui keluar dari pakemnya. Pemakaian material jersey adalah salah satu penyebabnya. Menurut dia, karakter bahan jersey yang cenderung elastis dapat membuat busana terlihat ketat di tubuh. "Selain itu, ada juga bahan jersey yang terlalu tipis mungkin karena murah. Jadinya menerawang," ungkap Sansa menambahkan.
Tapi bukan berarti bahan jersey 'haram' dipakai. Senaz mengatakan, desainer atau produsen dapat menyiasatinya dengan cara desain tertentu. "Bahan jersey boleh saja (dipakai), cuma cara mengolahnya perlu diperhatikan lagi. Mungkin dari cutting-nya agar terlihat lebih longgar. Bisa juga dibuat bertumpuk-tumpuk supaya tidak nyeplak," saran Senaz.
Berdiri sejak 2011, Si.Se.Sa. yang dinakhodai tiga putri desainer Merry Pramono berkomitmen untuk mengangkat busana muslim syar'i yang kekinian namun tetap dalam pakem agar terus relevan dengan kebutuhan muslimah saat ini.
Karakter busana muslim syar'i antara lain harus longgar, tidak mencolok, serta dipadukan khimar atau kerudung panjang. Agar tidak terlalu kaku, mereka biasanya mengaplikasikan detail swarovski atau bordir sebagai aksen agar busana muslim syar'i tidak terlihat kaku. Dengan teknik tertentu, hasil akhirnya tetap terlihat sederhana sesuai dengan khaidah syar'i. (dng/ays)
Semakin eksisnya busana tersebut mendapat sambutan positif dari Si.Se.Sa., label khusus busana muslim syar'i. Senaz dan Sansa, dua dari tiga desainer Si.Se.Sa., mengungkapkan, hal tersebut adalah bukti bahwa muslimah sudah mulai terbuka terhadap busana muslim syar'i. Mereka pun berharap tren ini akan terus bertahan.
"Orang tidak melihat aneh lagi busana syar'i seperti dulu. Ini karena model busana muslim syar'i sudah banyak variasinya, jadi tidak terlihat monoton," ungkap Sansa di sela peragaan koleksi terbaru Si.Se.Sa. yang bertajuk Fleuri Ramadhan Collection di Da Vinci Tower, Jakarta, Jumat (17/6/2016).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun sayangnya, lanjut Sansa, banyak busana muslim syar'i yang mereka temui keluar dari pakemnya. Pemakaian material jersey adalah salah satu penyebabnya. Menurut dia, karakter bahan jersey yang cenderung elastis dapat membuat busana terlihat ketat di tubuh. "Selain itu, ada juga bahan jersey yang terlalu tipis mungkin karena murah. Jadinya menerawang," ungkap Sansa menambahkan.
Tapi bukan berarti bahan jersey 'haram' dipakai. Senaz mengatakan, desainer atau produsen dapat menyiasatinya dengan cara desain tertentu. "Bahan jersey boleh saja (dipakai), cuma cara mengolahnya perlu diperhatikan lagi. Mungkin dari cutting-nya agar terlihat lebih longgar. Bisa juga dibuat bertumpuk-tumpuk supaya tidak nyeplak," saran Senaz.
Berdiri sejak 2011, Si.Se.Sa. yang dinakhodai tiga putri desainer Merry Pramono berkomitmen untuk mengangkat busana muslim syar'i yang kekinian namun tetap dalam pakem agar terus relevan dengan kebutuhan muslimah saat ini.
Karakter busana muslim syar'i antara lain harus longgar, tidak mencolok, serta dipadukan khimar atau kerudung panjang. Agar tidak terlalu kaku, mereka biasanya mengaplikasikan detail swarovski atau bordir sebagai aksen agar busana muslim syar'i tidak terlihat kaku. Dengan teknik tertentu, hasil akhirnya tetap terlihat sederhana sesuai dengan khaidah syar'i. (dng/ays)
Health & Beauty
Mykonos Hawaiian Crush Extrait de Parfum, Parfum Wangi Tropis yang Bikin Mood Naik!
Elektronik & Gadget
Airbot X40 Master, Robot Vacuum Super Pintar untuk Rumah Bersih Tanpa Ribet!
Health & Beauty
Secret Garden Extrait de Parfum, Wangi Mewah yang Tahan Lama dan Bikin Kesan Lebih Berkelas!
Health & Beauty
Rambut Lebih Halus & Anti Ngembang, Ini 3 Hair Care Andalan untuk Rambut yang Susah Diatur!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Cara Tak Terduga Klamby Rilis Koleksi Lebaran 2026, Dibungkus Film Musikal
Eksplorasi Bordir dan Motif Floral untuk Baju Lebaran 2026 dari Bwbyaz
Kaleidoskop 2025
Ini 7 Tren Hijab 2025: Pashmina Meleyot, Motif hingga Menjuntai
Kaleidoskop 2025
Ini Brand Hijab yang Menguasai Tren 2025, dari Lafiye hingga Na The Label
Bank Mega Syariah Resmi Luncurkan Program Loyalitas MPC Points
Most Popular
1
Gaya Berani Sydney Sweeney di Pemotretan Terbaru, Tubuh Emas Tanpa Busana
2
Potret Piper Rockelle, Mantan Influencer Cilik Gabung OnlyFans Jadi Kontroversi
3
Demi Totalitas Akting, Kate Hudson Rela Nggak Skincare-an dan Naik BB 7 Kg
4
50 Ucapan Selamat Tidur Bahasa Inggris Romantis, Bikin Pacar Senyum Meleleh
5
Cara Tak Terduga Klamby Rilis Koleksi Lebaran 2026, Dibungkus Film Musikal
MOST COMMENTED











































