Gadis Ini Galang Dana Agar Bisa Jadi Penari Balet Berhijab Pertama di Dunia
Arina Yulistara - wolipop
Rabu, 03 Feb 2016 08:27 WIB
Jakarta
-
Kesuksesan selalu berawal dari mimpi. Itulah yang diyakini oleh gadis mungil berhijab Stephanie Kurlow. Remaja asal Australia ini memiliki impian untuk menjadi penari balet profesional yang mendunia. Namun setelah kedua orangtua dan keluarganya masuk Islam, Stephanie terpaksa harus berhenti menjadi penari balet.
Stephanie memeluk Islam di 2010 kemudian memutuskan untuk berhijab. Oleh karena itu, ia tidak bisa lagi menari balet karena merasa tak ada lembaga atau sekolah yang mau menerima seorang ballerina berhijab. Remaja yang berdomisili di Campsie, Sydney, Australia, itu mengaku mengalami kendala untuk menemukan sekolah di mana ia bisa tetap menari balet tanpa harus terhalang dengan jilbabnya. Ia sangat ingin balet tak hanya sekadar menjadi hobi tapi juga masa depannya.
Setelah melakukan banyak pertimbangan, wanita yang berdarah Australia-Rusia itu tidak ingin langsung menyerah. Ia ingin membuktikan bahwa hijab tidaklah menjadi penghalang bagi muslimah untuk mewujudkan cita-citanya.
Terinspirasi dari Noor Tagouri --pembawa berita Amerika pertama yang mengenakan jilbab-- Stephanie pun membulatkan tekadnya. Ia juga ingin menjadi wanita berhijab pertama yang berprofesi sebagai penari balet profesional layaknya Michaela De Prince dan Misty Copeland.
Stephanie kemudian memulai aksinya dengan mengadakan kampanye sekaligus menggalang dana di situs projek pengumpulan uang untuk masyarakat muslim yang menginspirasi, LaunchGood. Stephanie berharap bisa mengumpulkan uang untuk membuktikan bahwa agama Anda tidak harus menjadi penghalang meraih kesuksesan di bidang seni pertunjukan.
"Balet sangat berarti bagiku. Aku akan menginspirasi generasi muda untuk mengekspresikan diri melalui seni dan kreaitivitas. Aku juga berencana untuk menjadi ballerina muslim pertama sehingga bisa menginspirasi orang lain agar percaya dengan diri mereka sendiri dan mengejar impian mereka," papar Stephanie seperti dilansir dari Daily Mail.
Gadis yang sudah belajar balet sejak berusia 2 tahun itu menggelar kampanye tersebut juga untuk menunjukkan kepada sekelompok masyarakat dari agama tertentu agar terus mengeksplor diri di bidangnya masing-masing tanpa harus terbatasi akan 'kepercayaannya'.
"Beberapa orang mengatakan aku tidak akan bisa melakukannya, dan ada sekelompok orang dari dunia balet yang meremehkanku hanya karena hijabku. Tapi ini mimpiku. Aku ingin mendorong semua orang agar tidak peduli apa iman, ras, atau warna kulit kita untuk bia menggapai kesuksesan," tambahnya.
Melalui kampanye serta penggalangan dana yang dinamakan '1st Muslim Hijabi Ballerina In The World' itu, Stephanie berharapkan bisa mendapatkan US$ 10 ribu atau sekitar Rp 137 jutaan untuk membayar uang selama satu tahun di sekolah balet.
Uang tersebut akan membantunya belajar menari balet sebanyak 30 hingga 45 jam seminggu agar bisa menjadi penari profesional. Bila impiannya tercapai, Stephanie memiliki mimpi lain yakni membuka sekolah atau kelas tari yang memfasilitasi perempuan muda dari semua kalangan tanpa melihat latar belakang agama, ras, dan budayanya. (asf/asf)
Stephanie memeluk Islam di 2010 kemudian memutuskan untuk berhijab. Oleh karena itu, ia tidak bisa lagi menari balet karena merasa tak ada lembaga atau sekolah yang mau menerima seorang ballerina berhijab. Remaja yang berdomisili di Campsie, Sydney, Australia, itu mengaku mengalami kendala untuk menemukan sekolah di mana ia bisa tetap menari balet tanpa harus terhalang dengan jilbabnya. Ia sangat ingin balet tak hanya sekadar menjadi hobi tapi juga masa depannya.
Setelah melakukan banyak pertimbangan, wanita yang berdarah Australia-Rusia itu tidak ingin langsung menyerah. Ia ingin membuktikan bahwa hijab tidaklah menjadi penghalang bagi muslimah untuk mewujudkan cita-citanya.
![]() |
Terinspirasi dari Noor Tagouri --pembawa berita Amerika pertama yang mengenakan jilbab-- Stephanie pun membulatkan tekadnya. Ia juga ingin menjadi wanita berhijab pertama yang berprofesi sebagai penari balet profesional layaknya Michaela De Prince dan Misty Copeland.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Balet sangat berarti bagiku. Aku akan menginspirasi generasi muda untuk mengekspresikan diri melalui seni dan kreaitivitas. Aku juga berencana untuk menjadi ballerina muslim pertama sehingga bisa menginspirasi orang lain agar percaya dengan diri mereka sendiri dan mengejar impian mereka," papar Stephanie seperti dilansir dari Daily Mail.
Gadis yang sudah belajar balet sejak berusia 2 tahun itu menggelar kampanye tersebut juga untuk menunjukkan kepada sekelompok masyarakat dari agama tertentu agar terus mengeksplor diri di bidangnya masing-masing tanpa harus terbatasi akan 'kepercayaannya'.
"Beberapa orang mengatakan aku tidak akan bisa melakukannya, dan ada sekelompok orang dari dunia balet yang meremehkanku hanya karena hijabku. Tapi ini mimpiku. Aku ingin mendorong semua orang agar tidak peduli apa iman, ras, atau warna kulit kita untuk bia menggapai kesuksesan," tambahnya.
![]() |
Melalui kampanye serta penggalangan dana yang dinamakan '1st Muslim Hijabi Ballerina In The World' itu, Stephanie berharapkan bisa mendapatkan US$ 10 ribu atau sekitar Rp 137 jutaan untuk membayar uang selama satu tahun di sekolah balet.
Uang tersebut akan membantunya belajar menari balet sebanyak 30 hingga 45 jam seminggu agar bisa menjadi penari profesional. Bila impiannya tercapai, Stephanie memiliki mimpi lain yakni membuka sekolah atau kelas tari yang memfasilitasi perempuan muda dari semua kalangan tanpa melihat latar belakang agama, ras, dan budayanya. (asf/asf)
Health & Beauty
Mykonos Hawaiian Crush Extrait de Parfum, Parfum Wangi Tropis yang Bikin Mood Naik!
Elektronik & Gadget
Airbot X40 Master, Robot Vacuum Super Pintar untuk Rumah Bersih Tanpa Ribet!
Health & Beauty
Secret Garden Extrait de Parfum, Wangi Mewah yang Tahan Lama dan Bikin Kesan Lebih Berkelas!
Health & Beauty
Rambut Lebih Halus & Anti Ngembang, Ini 3 Hair Care Andalan untuk Rambut yang Susah Diatur!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Cara Tak Terduga Klamby Rilis Koleksi Lebaran 2026, Dibungkus Film Musikal
Eksplorasi Bordir dan Motif Floral untuk Baju Lebaran 2026 dari Bwbyaz
Kaleidoskop 2025
Ini 7 Tren Hijab 2025: Pashmina Meleyot, Motif hingga Menjuntai
Kaleidoskop 2025
Ini Brand Hijab yang Menguasai Tren 2025, dari Lafiye hingga Na The Label
Bank Mega Syariah Resmi Luncurkan Program Loyalitas MPC Points
Most Popular
1
Gaya Berani Sydney Sweeney di Pemotretan Terbaru, Tubuh Emas Tanpa Busana
2
Potret Piper Rockelle, Mantan Influencer Cilik Gabung OnlyFans Jadi Kontroversi
3
Demi Totalitas Akting, Kate Hudson Rela Nggak Skincare-an dan Naik BB 7 Kg
4
50 Ucapan Selamat Tidur Bahasa Inggris Romantis, Bikin Pacar Senyum Meleleh
5
Cara Tak Terduga Klamby Rilis Koleksi Lebaran 2026, Dibungkus Film Musikal
MOST COMMENTED













































