Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Cerita Fatimah, Hijabers Indonesia yang Menangkan Kontes Menyanyi di Jepang

Arina Yulistara - wolipop
Senin, 19 Okt 2015 12:30 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Instagram @Icazahra
Jakarta -

Fatimah Zahratunnisa merupakan hijabers muda yang telah membanggakan Indonesia lewat penampilannya di ajang menyanyi internasional yang digelar di Jepang. Ica, biasa ia disapa, berhasil menjadi juara Nodojiman The World, kontes menyanyi bahasa Jepang untuk warna negara asing yang diselenggarakan oleh Nippon Television (NTV).

Untuk edisi ke-13, perwakilan dari Indonesia yang keluar sebagai juaranya. Ica menjadi wanita pertama dan berhijab yang sukses memukau perhatian juri dengan suara emasnya. Ketika diwawancarai Wolipop melalui email, Ica pun bercerita mengenai awal keikutsertaannya dalam ajang yang diadakan dua hingga tiga kali dalam setahun itu.

Mahasiswi berusia 20 tahun ini mengaku awal mengikuti kontes berskala internasional itu karena dorongan teman-temannya ketika ia kuliah di Jepang tahun lalu. Kala itu, Ica yang sedang menjalani pertukaran pelajar di Jepang pergi mencari hiburan dengan karoke bersama teman kampusnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Suaranya lalu dipuji oleh temannya dan disarankan mengikuti Nodojiman The World. Setelah mempertimbangkan beberapa hal, ia pun memutuskan untuk mencoba dengan mengirimkan video dan profil pribadi ke kontes tersebut.

"Kata teman-teman suaraku bagus terus mereka menyarankan aku ikut acara Nodojiman itu. Akhirnya aku masukan profil ternyata dapat email dari pihak NTV diminta kirim video juga untuk proses seleksi sampai akhirnya aku ditelepon lolos buat program televisinya," tutur Ica saat diwawancara pada Senin (19/10/2015).

Baca juga: 50 Inspirasi Batik Modern

Ica terpilih menjadi 12 besar peserta dari 6.000 kandidat lain di seluruh dunia. Ia diminta datang ke Jepang untuk mengikuti latihan vokal karena saat terpilih ia sudah pulang ke Indonesia. Setelah berdiskusi bersama keluarga mahasiswi Universitas Padjadjaran ini memutuskan kembali berangkat ke Jepang di awal September dengan semua biaya ditanggung oleh pihak NTV.

Karena sudah terbiasa tinggal di negeri Sakura itu, Ica pergi sendiri tanpa ditemani pihak keluarga untuk latihan bernyanyi selama kurang lebih lima hari. Saat diumumkan menjadi pemenang, wanita kelahiran 15 November 1994 itu mengaku terkejut terutama ketika lagu Indonesia Raya dikumandangkan di panggung Nodojiman The World. Ia pun mengaku terharu dan para juri juga memuji penampilannya.

"Kaget banget soalnya ikutan itu juga cuma iseng. Bisa sampai 12 besar saja sudah alhamdulillah banget eh ini jadi pemenang, nggak nyangka. Juri bilang bahasa Jepang aku indah ngalahin penyanyi aslinya terus ada juri produser yang tawari aku debut," papar wanita mahasiswi yang sudah bisa berbahasa Jepang sejak duduk di bangku SMA itu.

Saat ditawari untuk rekaman, Ica mengatakan belum bisa mengambilnya karena masih fokus kuliah. Meski demikian ia tidak menolak bila ada tawaran menyanyi asalkan tidak mengganggu jadwal kuliahnya. Dari kemenangannya tersebut, wanita yang bisa bermain alat musik gitar, biola, angklung, hingga koto (instrumen tradisional Jepang) itu mendapatkan tropi.

Sejak digelar 2011 lalu, Ica menjadi hijabers Indonesia pertama yang berhasil keluar sebagai juara. Ia berhasil mengalahkan 12 peserta lain yang berasal dari Amerika Serikat, Brazil, Jerman, Prancis, Italia, Kuba, Swedia, serta Chili, dengan menyanyikan lagu berjudul 'Goodbye Days' yang dipopulerkan oleh Yui dan 'Blue Bird' dari Ikimonogakari.

(aln/aln)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads