Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Abrar, Hijabers Berbusana Terbaik yang Menarik Perhatian Ashton Kutcher

Arina Yulistara - wolipop
Selasa, 25 Agu 2015 18:07 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Instagram
Jakarta -

Hijabers muda asal Amerika, Abrar Shahin, kian populer di dunia maya setelah mendapatkan penghargaan sebagai siswi berbusana terbaik di sekolah. Abrar menjadi siswi pertama berhijab yang bisa meraih gelar tersebut. Gadis 18 tahun itu kemudian menjadi sorotan masyarakat dunia termasuk selebriti seperti Ashton Kutcher yang ikut berkomentar mengenai dirinya.

Abrar mengaku terkejut saat terpilih sebagai siswi berbusana terbaik dari sekitar 800 murid di Clifton High School, Amerika Serikat. Ia merasa sangat dihargai karena pakaiannya disukai oleh banyak orang. Ia pun tidak menyangka dapat meraih penghargaan itu karena belum pernah ada siswi yang mendapatkannya.

"Saya merasa terhormat, kakak saya yang lulus 10 tahun lalu tak pernah membayangkan bahwa wanita berjilbab bisa memenangkan penghargaan ini," tutur Abrar dikutip dari Today.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Abrar mengaku memang menyukai fashion sejak kecil. Kesenangannya tersebut ia salurkan lewat permainan online. Wanita yang berdomisili di New Jersey ini mengatakan awalnya ia senang bermain padu-padan busana yang dilakukan secara online. Selain itu, ia juga suka mengkreasikan gaya busana boneka Barbie miliknya.

"Sejak saya pertamakali belajar menggunakan internet, saya menghabiskan waktu pagi dan sore untuk bermain dress-up games. Saya bahkan juga membuatkan pakaian untuk boneka Barbie milikku menggunakan kaos kaki," tambah gadis yang kini menjadi mahasiswi di Rutgers University itu.

Baca juga: 50 Inspirasi Gaya Hijab Selebgram https://wolipop.detik.com/thespotlight/gayahijabselebgram/

Terinspirasi dari permainan games online serta boneka miliknya, ia pun mulai memperhatikan gaya busananya. Meskipun masih remaja, Abrar berpikir tak ada salahnya mengeksplorasi gaya busananya untuk mengikuti tren tanpa harus menanggalkan jilbab.

Wanita berdarah Palestina itu mengatakan ia tidak memiliki gaya yang spesifik untuk mencirikan dirinya. Ia hanya berusaha mengikuti tren fashion namun tetap sopan dan tertutup.

Salah satu guru Clifton High School, Lindsey Cinque, mengatakan bahwa Abrar pantas memenangkan penghargaan itu karena ia selalu terlihat stylish dengan jilbabnya. Abrar pun selalu terlihat percaya diri dengan busana yang dikenakannya.

"Ia (Abrar) selalu tampil stylish dan memiliki kepercayaan diri yang tinggi ketika mengeksplor gayanya," tutur Lindsey.

Kini Abrar berhasil menginspirasi wanita lainnya lewat gaya busana serta jilbabnya. Abrar pun berpesan kepada wanita muda lainnya agar jangan takut berekspresi walaupun memakai jilbab.

"Saya hanya ingin memberitahukan kepada gadis di luar sana agar mereka tidak perlu takut untuk mengekspresikan diri melalui gaya busana mereka, tidak ada yang lebih cantik dari seorang gadis yang selalu percaya diri," sarannya.

(aln/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads