Kisah Hijabers Jerman yang Ditolak Kerja karena Berhijab
Arina Yulistara - wolipop
Kamis, 23 Jul 2015 08:06 WIB
Jakarta
-
Tak semua hijabers di dunia bisa bebas mengenakan kerudung ketika bekerja maupun beraktivitas. Beberapa wanita berhijab di negara-negara maju justru merasa kesulitan dengan jilbabnya. Dialami oleh salah satu seorang muslimah cerdas asal Jerman yang ditolak kerja karena mengenakan jilbab.
Betul Ulusoy merupakan salah satu muslimah yang mendapatkan sikap diskriminasi dalam pekerjaan di Jerman. Ia ditolak bekerja hanya karena mengenakan jilbab. Blogger muda berusia 26 tahun itu melamar pekerjaan sebagai pengacara di wali kota, secara kualifikasi pendidikan dan hasil tes ia diterima. Namun keputusan penerimaan Ulusoy dicabut saat ia akan menandatangani kontrak karena ketika datang mengenakan jilbab.
Ulusoy diberitahukan bahwa pemerintah mempertimbangkan kembali keputusannya untuk menerimanya di kantor pemerintahan karena ada 'hukum netralitas'. Hukum tersebut menyebutkan bahwa pekerja sebaiknya bisa menahan diri dan tidak memakai simbol agama atau cara berpakaian yang mudah dicirikan dalam suatu kelompok tertentu.
Meski ditolak, Ulusoy tidak ingin melepas jilbabnya. Jilbab baginya adalah keimanan yang tak bisa tergantikan. "Jilbab sebagai tanda bahwa penampilan di dalam tidak selalu terlihat melalui luarnya saja. Saya heran, hukum di negara saja mengatakan kalau warna-negara tidak menerima bentuk diskriminasi," tutur Ulusoy dikutip dari New York Times.
Ulusoy kemudian mendapat dukungan dari masyarakat muslim yang juga merasa terintimidasi. Dukungan tersebut cukup berpengaruh terhadap pekerjaannya. Ia kemudian diizinkan untuk mencoba trainee di kantor pusat pelayanan umum.
Sikap diskriminasi terhadap wanita berhijab di Jerman bukanlah menjadi hal baru. Sebelumnya sudah banyak kasus serupa yang akhirnya menggantung dan tak terpecahkan.
(aln/aln)
Betul Ulusoy merupakan salah satu muslimah yang mendapatkan sikap diskriminasi dalam pekerjaan di Jerman. Ia ditolak bekerja hanya karena mengenakan jilbab. Blogger muda berusia 26 tahun itu melamar pekerjaan sebagai pengacara di wali kota, secara kualifikasi pendidikan dan hasil tes ia diterima. Namun keputusan penerimaan Ulusoy dicabut saat ia akan menandatangani kontrak karena ketika datang mengenakan jilbab.
Ulusoy diberitahukan bahwa pemerintah mempertimbangkan kembali keputusannya untuk menerimanya di kantor pemerintahan karena ada 'hukum netralitas'. Hukum tersebut menyebutkan bahwa pekerja sebaiknya bisa menahan diri dan tidak memakai simbol agama atau cara berpakaian yang mudah dicirikan dalam suatu kelompok tertentu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ulusoy kemudian mendapat dukungan dari masyarakat muslim yang juga merasa terintimidasi. Dukungan tersebut cukup berpengaruh terhadap pekerjaannya. Ia kemudian diizinkan untuk mencoba trainee di kantor pusat pelayanan umum.
Sikap diskriminasi terhadap wanita berhijab di Jerman bukanlah menjadi hal baru. Sebelumnya sudah banyak kasus serupa yang akhirnya menggantung dan tak terpecahkan.
(aln/aln)
Kesehatan
Sering Kurang Sinar Matahari Saat Puasa? Ini Cara Mudah Penuhi Vitamin D3 Harian
Kesehatan
Jangan Sepelekan Kesehatan Anak! Ini Cara Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Probiotik Setiap Hari
Kesehatan
Menu Ramadan Biar Pencernaan Aman! Tambahkan Chia Seed dan Pumpkin Seed, Serat Harian Lebih Terjaga
Perawatan dan Kecantikan
Hair Oil Best Seller dari Jepang untuk Rambut Kering & Rusak Lebih Sehat dan Berkilau Sejak Pemakaian Pertama!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Baju Lebaran 2026
Tren Baju Lebaran 2026: Baju Kurung Melayu Jadi Buruan di Tanah Abang
Baju Lebaran 2026
Warna Butter Yellow Jadi Tren Baju Lebaran, Gaya Maia Diserbu di Tanah Abang
Outfit Lebaran Rp 35 Ribu di Rendezvous Modest Market X BSN, Serbu Sekarang!
40 Ide Caption Bukber Aesthetic yang Simple namun Berkesan
Baju Lebaran 2026
Lagi Viral! Model Janggan Jadi Primadona Baju Lebaran di Tanah Abang
Most Popular
1
Geng Artis Bukber Bareng, Gaya Mulan Jameela dan Yuni Shara Curi Atensi
2
Potret Shalom Razade Ikuti Jejak Wulan Guritno Oplas di Korea, Ini Alasannya
3
Gaya Bucin Bumil Shenina Cinnamon Dukung Angga Yunanda di Tokyo Marathon
4
Wajah Nyaris Tak Dikenali, Jim Carrey Diduga Jalani 5 Prosedur Kosmetik Ini
5
Tampil Futuristik, Riasan Willow Smith Disebut Seperti Tren Makeup Tahun 3000
MOST COMMENTED











































