Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Elzatta Hijab Akan Pamerkan Busana Muslim di New York

Rahmi Anjani - wolipop
Senin, 25 Mei 2015 15:33 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Rahmi/Wolipop
Jakarta - Perancang Indonesia sudah beberapa kali menampilkan busana hijab di pusat mode dunia. Sebut saja trio desainer Dian Pelangi, Barli Asmara, dan Zaskia Sungkar yang pamer koleksi dalam Couture Fashion Week di New York, AS beberapa waktu lalu. Keindahan fashion muslimah Indonesia pun akan kembali disuguhkan di jantung negeri Paman Sam. Kali ini oleh brand Elzatta Hijab.

Elzatta rencananya akan menggelar fashion show dalam rangka mengisi acara sebuah dialog antar agama yang diselenggarakan oleh Nusantara Fo‎undation. Nusantara Foundation sendiri merupakan sebuah organisasi yang fokus dalam memperkenalkan wajah Islam nusantara kepada dunia. Tawaran tersebut awalnya datang kepada Elidawati selaku ‎Direktur Bezaya Group yang menaungi Elzatta Hijab, yang diminta untuk menjadi pembicara.

"Waktu saya di New York, saya bertemu board Nusantara Foundation. Salah satu aktivitas mereka adalah diskusi lintas agama yang akan diselenggarakan 29 - 30 Mei. Saya diundang di sana untuk jadi pembicara," ungkap Elidawati selaku di Tartine Cafe en Resto, FX Mall, Senayan, Jakarta Pusat.

Meski awalnya ragu karena merasa Elzatta masih brand baru, Elidawati menyanggupi tawaran tersebut. Dan demi memperkenalkan hijab Indonesia yang lebih berwarna dan fleksibel, Elzzata akan menampilkan 24 tampilan dalam sesi Cultural Night, Sabtu (31/5/2015).

"Karena yang datang bukan hanya muslim Indonesia tapi juga orang-orang yang tidak mengenal Islam jadi akan sangat menarik. Karena biasanya mereka membayangkan sesuatu yang kaku, keras, membayangkan Islam Timur Tengah. Kita ingin menunjukkan kepada dunia karena event seperti ini langka di luar negeri," tambah Elidawati.

Sesuai dengan tempat berlangsungnya acara, ‎24 tampilan yang akan dibawakan memiliki nafas New York. Koleksi bertajuk Shades of Archipelago ini dihadirkan dengan potongan yang terinspirasi dari para pelaku gaya street-style kota itu. Sementara untuk warna, merek hijab tersebut masih mengusung palet terang. Nuansa sunrise dan earth tone pun mendominasi rangkaian busana. Meski terilhami New Yo‎rker, Elzatta tetap mengutamakan nilai syar'i dalam busananya.

"Cutting-nya simple nggak ribet karena mau kasih lihat bahwa Islam itu indah, simpel, dan cantik. Karena Elzatta dominasinya kerudung jadi warna-warna juga dari situ. Kontras tapi tetap harmonis. Kita juga memperkenalkan bahan baru yakni chiffon karena biasanya Elzatta pakai jersey," kata Ina Binandari selaku Coorporate Communication & Brand Strategy Bezaya Group.

Sementara untuk model yang didaulat memperagakan busana, Elzatta tidak membawanya dari Indonesia. Di sinilah letak tantangan bagi mereka. "‎Model dari sana. Kita mempekerjakan delapan model, lima profesional, tiga volunteer. Itulah tantangannya, mungkin mereka sudah sering jadi model tapi ini kan pakai kerudung. Pasti hectic 24 tampilan dengan delapan model," tambah Ina.

‎Shades of Archipelago yang dikerjakan selama kurang lebih dua bulan itu ternyata bukan hanya untuk ditampilkan di New York tapi juga akan dijual di Indonesia. Rangkaian busana yang masuk kategori Elzatta Premium tersebut akan dipasarkan secara luas mulai 2016. Bagi Anda yang sudah ingin memiliki koleksi ini, koleksi yang dibawa ke New York itu akan dirilis terbatas sebagai perkenalan pada Oktober 2015 dengan jangkauan harga sekitar Rp 400 ribuan.

(Rahmi Anjani/Eny Kartikawati)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads