Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Foto: Gaya Hijabers di 5 Negara yang 'Tak Ramah' Jilbab

wolipop
Rabu, 08 Apr 2015 17:07 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Instagram
Jakarta - Tidak semua negara mengizinkan wanita muslim mengenakan jilbab di tempat umum. Beberapa negara di Asia hingga Eropa menerapkan aturan larangan berhijab seperti Tajikistan, Prancis, Belgia, Spanyol, Inggris, Jerman, Italia, Rusia, hingga Turki. Namun beberapa di antara negara tersebut ada yang sudah mencabut larangan itu.

Meski ada larangan, banyak wanita muslim yang tetap teguh menggunakan jilbab ketika berpergian. Bahkan mereka tetap bergaya stylish. Berikut penampilan para hijabers dari enam negara yang pernah dan masih menerapkan larangan berjilbab.

Prancis

Prancis memiliki penduduk muslim paling minoritas dan merupakan salah satu negara yang menerapkan aturan larangan berhijab di tempat umum. Meski hijab dianggap kontroversi, beberapa wanita muslim masih tetap berusaha tampil stylish dengan hijab mereka agar bisa diterima oleh masyarakat. Salah satunya hijabers populer Prancis, Hafida. Ia kerap tampil modis ketika berpergian. Seperti kali ini, pemilik akun Instagram @hafhmk itu tampil cukup atraktif dengan nuansa monokrom. Ia mengenakan setelan hitam di bawah lutut yang dia lapisi lagi dengan celana warna serupa. Coat putih pun diaplikasikan melengkapi tampilan wanita yang juga blogger tersebut. Tak lupa ia menambahkan kalung statement untuk tampil maksimal.

Inggris

Inggris menerapkan aturan melarang siswa memakai jilbab. Wanita yang berhijab di Inggris juga masih kontroversi. Namun kini memakai jilbab tidak semenakutkan dulu. Blogger hijab populer, Dina Tokio mengatakan fashion hijab di Inggris semakin berkembang. Dalam sehari-hari, Dina pun berusaha selalu tampil stylish. Seperti kali ini ia menerapkan kemeja semata kaki yang marak dipakai hijabers terutama sepanjang tahun 2014. Kemeja panjang ini bisa dipadukan dengan celana atau rok untuk membuat penampilan semakin modis seperti yang diterapkan oleh Dina. Ketika ingin memadukannya dengan gaya hijab turban, pakailah ciput ninja untuk menutupi leher.

Turki

Turki menjadi salah satu negara yang pernah menerapkan larangan berhijab bagi wanita yang bekerja di institusi pemerintah pada 2008 silam. Di 2013, peraturan tersebut dicabut. Wanita Turki juga selalu memperhatikan penampilan mereka ketika tampil di tempat umum. Seperti yang diaplikasikan oleh Sena. Hijabers asal Turki ini kerap tampil stylish dengan rok panjang. Kali ini wanita yang memiliki followers Instagram lebih dari 8 ribu itu memakai kemeja putih motif floral merah agar matching dengan rok panjangnya yang juga berwarna merah. Sebagai pelengkap, Sena memakai pashmina, sepatu, dan tas warna netral.

Rusia

Pada 2012, Presiden Putin menyatakan dirinya menentang pemakaian jilbab di sekolah-sekolah. Larangan tersebut masih berlaku hingga saat ini. Namun salah satu hijabers asal Rusia yang populer lewat YouTube dan Instagram Nabiilabee, tetap menggunakan jilbab ketika berpergian. Bahkan penampilannya tampak stylish dan simpel. Penampilan Nabiilabee tampak feminin. Salah satunya dengan mengenakan busana tabrak warna. Ia memadukan blouse merah dengan kemeja hitam, serta rok berwarna toska. Kerudung yang dipilihnya pun berwarna coklat.

Jerman

Jerman juga pernah memiliki aturan larangan berjilbab khususnya untuk para guru di negara tersebut. Namun kini peraturan itu sudah dicabut sejak Maret 2015 lalu. Fashion blogger Indah Nada Puspita pun mengatakan tidak mengalami masalah selama kuliah di sana. Wanita yang masih menempuh pendidikan di Universitas Hannover itu mengatakan semua temannya bisa menghargai keragaman.

"Kita bukan something yang strange lagi, bukan sesuatu yang ditakuti kayak dulu. Kita saling menghargai pilihan dan keputusan satu sama lain untuk menentukan model hijab karena kita terbiasa dengan keragaman tersebut," ungkap Nada kepada Wolipop saat ditemui di kantor Moshaict, Depok, Jawa Barat.
(aln/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads