10 Tahun Berlalu, Ini Perbedaan Gaya Hijab 2009 dan 2019 di Indonesia

Silmia Putri - wolipop Senin, 21 Jan 2019 13:47 WIB
Dian Pelangi di Jakarta Fashion Week 2009. Foto: Istimewa Dian Pelangi di Jakarta Fashion Week 2009. Foto: Istimewa

Jakarta - Tren hijab di Indonesia cukup dinamis di 10 tahun terakhir. Tren hijab segi empat misalnya. Di tahun 2019 hijab segi empat masih banyak dipakai, tapi tahun 2010 sempat turun pamor dikalahkan oleh pashmina. Tahun 2019, hijab segi empat kembali menjadi primadona.

Melalui hashtag #10YearsChallenge yang viral di Instagram, kita seakan diingatkan kembali kepada tren hijab yang booming di tahun 2009. Apa saja perbedaan tren tahun 2009 dan 2019?

Ciput Topi - Ciput Rajut

10 Tahun Berlalu, Ini Perbedaan Gaya Hijab 2009-2019 di Indonesia10 Tahun Berlalu, Ini Perbedaan Gaya Hijab 2009 dan 2019 di Indonesia. Foto: Istimewa

Tahun 2009, rata-rata wanita berhijab memilih ciput topi sebagai inner hijab. Ciput ini memiliki bagian cap seperti topi yang berfungsi menahan hijab di atas dahi agar tetap 'melengkung' sempurna.

Namun, di 2019 ciput topi sudah sangat jarang ditemukan. Setelah berbagai macam jenis ciput sempat tren seperti ciput anti tembem hingga ciput ninja, ciput rajut berbentuk sederhana justru jadi primadona karena berbahan fleksibel hingga nyaman dikenakan.


Kerudung Paris - Hijab Voile

10 Tahun Berlalu, Ini Perbedaan Gaya Hijab 2009-2019 di Indonesia10 Tahun Berlalu, Ini Perbedaan Gaya Hijab 2009 dan 2019 di Indonesia. Foto: Istimewa


Tahun 2009, sebutan hijab segi empat masih jarang digunakan. Para hijabers masih menyebutnya sebagai kerudung atau jilbab. Kerudung yang paling banyak dipakai adalah kerudung berbahan katun paris.

Tahun 2019, kerudung segi empat menjamur lagi. Bedanya, variasi bahan sudah banyak inovasi. Bahan paris tidak lagi jadi pilihan karena dianggap terlalu tipis. Kini, bahan yang jadi favorit adalah voile. Tak hanya untuk hijab polos tapi juga untuk hijab bercorak.

Bergo - Hijab Instan

10 Tahun Berlalu, Ini Perbedaan Gaya Hijab 2009-2019 di Indonesia10 Tahun Berlalu, Ini Perbedaan Gaya Hijab 2009 dan 2019 di Indonesia. Foto: Istimewa


Dua kerudung yang sama tapi memiliki nama berbeda. Tahun 2009 belum ada istilah hijab instan. Kita menyebut hijab seperti itu dengan sebutan bergo. Di Indonesia sudah banyak pilihan desain bergo. Salah satunya adalah dengan desain 'pad' dan berpayet.

Tahun 2019, nama hijab instan lebih populer. Bentuknya pun sudah banyak berubah. Kebanyakan bentuk hijab instan sudah lebih simple dan menyerupai bentuk hijab pashmina atau segi empat tapi tidak perlu memakai peniti.


Dian Pelangi Memulai Tren Baru di 2009

10 Tahun Berlalu, Ini Perbedaan Gaya Hijab 2009-2019 di Indonesia10 Tahun Berlalu, Ini Perbedaan Gaya Hijab 2009 dan 2019 di Indonesia. Foto: Istimewa


Jika tren kala itu terlihat berbeda dengan tahun ini, maka Dian Pelangi sudah bergaya kekinian. Ia berhasil melenggang menjadi desainer hijab termuda di Jakarta Fashion Week 2009.

Tahun 2009 ia juga mengenalkan gaya hijab segi empat yang direkatkan di bagian bawah telinga dengan bros panjang menjuntai. Tahun itu pula ia membawa tren ciput renda yang hingga kini diminati para hijabers.

Kalau kamu, pakai hijab seperti apa di tahun 2009? (sil/sil)