Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Sunsilk Hijab Hunt 2015

Foto: Cantik Berprestasi 9 Juara Hijab Hunt 2012 Hingga 2014

Arina Yulistara - wolipop
Senin, 18 Mei 2015 18:20 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Ist.
Jakarta - Sunsilk Hijab Hunt 2015 telah menggelar audisi di tiga kota, Surabaya, Medan, dan Makassar. Memasuki tahun keempatnya, Sunsilk Hijab Hunt diharapkan bisa melahirkan muslimah berbakat yang akan menjadi ikon serta menginspirasi hijabers lainnya. Seperti juara-juara Hijab Hunt sebelumnya, ajang yang diselenggarakan oleh Detikcom itu telah melahirkan para hijabers berbakat. Tak hanya cantik, mereka juga memiliki segudang prestasi. Berikut penampilan para hijabers muda yang menjadi juara satu, dua, dan tiga mulai dari Hijab Hunt 2012, Hijab Hunt 2013, dan Hijab Hunt 2014.

1. Shella Alaztha (2012)

Shella Alaztha meraih juara 1 Hijab Hunt 2012. Shella tidak hanya memiliki paras cantik namun juga berbakat di bidang fashion dan menyanyi. Ketika ditemui Wolipop beberapa waktu lalu, Shella tak ragu memadukan kombinasi busana pink dengan gingham biru-putih. Sebagai pelengkap, wanita yang kini populer sebagai model dari berbagai produk muslimah dan selebriti Instagram (selebgram) itu memberikan sentuhan netral pada sepatunya karena tak ingin terlihat berlebihan.

2. Syarifah Aulia Fitri (2012)

Syarifah Aulia Fitri terpilih menjadi juara dua Hijab Hunt 2012. Wanita asal Aceh itu juga pernah dinobatkan sebagai juara favorit di Muslimah Beauty 2011. Memiliki ciri khas gaya modis dan simpel, Syarifah tampil kasual dengan kombinasi striped blouse dan rok panjang. Kesederhanaan ditonjolkannya lewat gaya jilbab wanita berparas ayu itu. Cantik alami terpancar dari wajah Syarifah dengan pemulasan rias natural.

3. Apina Nahdi (2012)

Apina Nahdi berhasil meraih juara 3 Hijab Hunt 2012. Wanita yang jago silat itu terlihat stylish dengan kombinasi celana berpotongan lebar biru elektrik serta kemeja houndstooth. Siluet feminin dieksposnya dengan penerapan belt di pinggang. Untuk tampil praktis, Apina pun melengkapi gaya busana pakai tas tali panjang yang fleksibel.

5. Syarifah Gabriella Herzegovina (2013)

Ketika terbang dari Aceh untuk menghadiri malam penyerahan hadiah Hijab Hunt 2013, Gabriella tampil cantik dengan rupa yang dibalut rok palet fuschia berpotongan asimetris serta blouse hitam dengan aksen stud demi mempertegas pundak. Busana polos tersebut dituangkan detail dengan pemakaian kalung rantai panjang. Kurang puas hanya satu kalung, wanita yang kini dikenal sebagai selebgram itu memanfaatkan kalung etnik panjang sebagai hiasan kepala.

6. C. Adzwafar Muwardi (2013)

Mojang Jawa Barat yang merupakan pemenang ketiga Hijab Hunt 2013 ini menyukai gaya busana syar'i, edgy, dan klasik. Adzwafar memiliki bakat di bidang desain busana. Gaya edgy dituangkannya dalam padu padan kemeja serta celana kotak-kotak. Tak ragu ia menambahkan vest dengan sentuhan militer sebagai bentuk totalitas penampilan.

7. Mouzalina (2014)

Cantiknya pemenang pertama Hijab Hunt 2014, Mouzalina. Wanita yang akrab disapa Mouza itu kerap terlihat anggun dan kasual. Seperti penerapan terusan lengan panjang hitam yang dipakainya saat ini. Aksen peplum yang memiliki detail tersebut memaksimalkan penampilannya. Tak ingin terlihat formal, wanita berdarah Arab-Turki itu hanya memakai scarf polos warna kulit.

8. Pandan Sari Putri (2014)

Pandan Sari Putri Nastiti terpilih sebagai juara 2 Hijab Hunt 2014. Pandan senang menggunakan busana bernuansa merah muda. Dalam foto ini, ia tampak anggun dalam balutan rok berpotongan flare warna shocking pink dan atasan knit bernuansa biru muda. Agar tidak terkesan monoton namun juga tak berlebihan, ia memilih scarf minim corak dengan palet pastel.

9. Cut Rani Novaryanti

Cut Rani Novaryanti memiliki segudang prestasi. Ia pernah dinobatkan menjadi Duta Wisata Aceh dan Runner Up Pertukaran Pemuda Antar Negara di Jepang. Rani termasuk salah satu hijabers yang senang mengkreasikan jilbabnya. Namun ada kalanya ia senang tampil sederhana seperti di foto ini. Ia hanya menambahkan kalung statement sebagai aksentuasi penampilan.
(Arina Yulistara/Ferdy Thaeras)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads