Kisah Hijabers Berbisnis Busana Syari Dari Hobi Naik Gunung Pakai Cadar

Silmia Putri - wolipop Rabu, 27 Mar 2019 17:30 WIB
Deffi Zulkarnaen memakai cadar tiap naik gunung. Foto: Instagram/deffi_zulkarnaen Deffi Zulkarnaen memakai cadar tiap naik gunung. Foto: Instagram/deffi_zulkarnaen

Jakarta - Mendaki gunung tak hanya dilakoni oleh kaum adam, banyak kaum hawa yang menyukai tantangan tersebut. Bahkan, beberapa di antaranya ada yang memakai hijab hingga cadar.

Salah satunya adalah Deffi Zulkarnaen, hijabers asal Bandung. Ia bersama suaminya kerap mendaki gunung bersama. Banyak gunung telah mereka daki mulai dari Gunung Ciremei hingga Gunung Semeru.

"Pertama kali ke Gunung Semeru, ternyata bisa ya. Ternyata lebih nyaman juga ya pakai syar'i. Nggak ribet sama sekali. Asalkan sama mahram, saya selalu sama suami," ungkap Deffi kepada Wolipop di tengah acara Indonesia Fashion Week 2019, di Jakarta Convention Centre, Rabu (27/03/2019).

Kisah Hijabers Berbisnis Busana Syari Dari Hobi Naik Gunung Pakai CadarDeffi naik gunung memakai cadar. Foto: Instagram/deffi_zulkarnaen


Di awal pengalamannya itu, Deffi sempat mengaku kesulitan mencari pakaian syar'i yang cocok untuk mendaki gunung. Ia pun mendesain sendiri khimar set dan bajunya khusus untuk olahraga.

Ternyata, banyak teman-teman Deffi yang menyukai hasil desainnya. Ia pun mantap menjual busana syar'i sporty di bawah label Nusseyba Indonesia pada tahun 2017.

Kisah Hijabers Berbisnis Busana Syari Dari Hobi Naik Gunung Pakai CadarBooth Nusseyba di IFW 2019. Foto: Silmia Putri/Wolipop

"Kalau ditanya ribet nggak pakai rok ke gunung? Alhamdulillah bikin sendiri celana rok di Nusseyba. Bahannya kaos jadi nggak ribet. Produk ini juga jadi best seller," terangnya.

Tak hanya memakai hijab syar'i, Deffi juga selalu memakai cadar saat naik gunung. Menurutnya, cadar menjadi pelindung tubuhnya. Ia terhindari dari bahaya terik matahari ataupun cuaca dingin yang ekstrim.


"Setiap ke gunung saya naik cadar. Sekarang udah mulai banyak ya selebgram yang pakai cadar, yang anak gunung banget itu udah banyak. Kalau jalan di ilalang itu, pilih bajunya yang bahan kaos," ungkap wanita berusia 37 tahun ini.

Mengetahui secara spesifik keadaan gunung seperti apa, Deffi pun menyeleksi secara ketat penggunaan bahan untuk koleksi sporty yang ia produksi. Ia membuat cadar dengan bahan yang breathable agar nyaman dipakai naik gunung.

Deffi pun memakai bahan kaos dengan teknik silver yang anti bakteri untuk koleksi khimar dan busananya. Bahan ini tak hanya nyaman dipakai, tapi juga aman untuk kulit yang mudah iritasi.
Kisah Hijabers Berbisnis Busana Syari Dari Hobi Naik Gunung Pakai CadarDeffi Zulkarnaen. Foto: Silmia Putri/Wolipop

Tantangan naik gunung memakai cadar tak hanya ia dapatkan dari alam, tapi juga dari netizen. Tak jarang, netizen berkomentar negatif dan menganggap wanita bercadar naik gunung adalah sesuatu yang salah.

"Padahal nggak apa-apa ya, kan kita ke gunung juga sama mahram. Sebelum naik gunung juga kita jadi rutin berolahraga, lebih sehat," terangnya.

Deffi membuktikan bahwa hijab syar'i tidak membatasi muslimah untuk berkegiatan aktif. Brand hijab syar'i untuk olahraga yang ia buat juga menjadi salah satu bentuk kontribusinya agar para muslimah semangat berolahraga. (sil/sil)