Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Ini Zenab Awan, Hijabers Penggiat Beladiri Jiujitsu untuk Wanita Muslim

Arina Yulistara - wolipop
Rabu, 25 Nov 2015 14:10 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Jakarta -

Banyak wanita yang gemar melakukan aktivitas fisik tidak terkecuali hijabers. Hijab tidak lagi menjadi penghalang bagi muslimah untuk bisa melakukan berbagai aktivitas termasuk latihan bela diri. Seperti Zenab Awan, hijabers yang populer di Kanada karena jago bela diri.

Tanpa terhalang dengan penggunaan jilbabnya, Zenab bisa melakukan berbagai gerakan yang membutuhkan kekuatan tubuh, tangan, serta kaki. Wanita asal Kanada itu dikenal sebagai pelatih bela diri Jiu-jitsu Brazil. Jiu-jitsu merupakan pengembangan dari bela diri judo yang terfokus pada pertarungan lantai, bantingan, mengunci lawan, dan mencekik. Bela diri ini pertama kali populer di Brazil.

Sebelum menjadi pelatih seperti sekarang, Zenab mengaku awalnya tidak pernah tertarik mempelajari ilmu bela diri hingga ia bertemu pasangan hidupnya, Andell. Pria yang kini telah menjadi suami sekaligus bapak dari kedua anaknya tersebut sangat suka berlatih bela diri jiu-jitsu. Meski demikian, Zenab tidak terlalu merasa tertarik terutama karena tekniknya harus bergulat dengan lawan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sejauh yang aku tahu, aku pikir seni bela diri hanya memukul dan menendang. Aku tidak tahu bagaimana bergulat. Suamiku sering berbicara tentang jiu-jitsu tapi aku masih tidak peduli waktu itu," papar Zenab seperti dilansir dari The Guardian.

Baca juga: 50 Foto Before-After Selebriti yang Operasi Plastik

Ketidakpedulian wanita berdarah Pakistan ini terhadap bela diri tersebut berubah menjadi rasa ketertarikan yang tinggi setelah suaminya membuka sekolah jiu-jitsu di 2012. Ia ingin mengetahui lebih banyak mengapa sang suami sangat menyukai bela diri ini.

Saat pertamakali mencoba latihan jiu-jitsu bersama lawan mainnya yang juga merupakan seorang wanita, hijabers yang berdomisili di Calgary, Alberta, Kanada itu menangis karena frustasi. Zenab mengatakan tidak kuat membanting lawan dan ia malah terlempar ke lantai.

"Aku merasa kecil daripada semua orang di kelasku. Aku pikir tubuhku tidak dirancang untuk mempelajari teknik-teknik mempertahankan diri," kenang Zenab.



Meski demikian, Zenab tidak langsung menyerah terutama karena suami sangat mendukungnya. Sang suami selalu mengingatkan kalau ingin bisa jiu-jitsu butuh waktu dan latihan yang tekun. Hilangkan rasa kekhawatiran akan tubuh yang kecil dan hanya fokus pada tekniknya.

Zenab pun berusaha mendengarkan suaminya dan terus latihan selama tiga sampai empat kali dalam seminggu. Dalam kurun waktu dua tahun, Zenab pun sudah mahir melakukan berbagai gerakan jiu-jitsu. Zenab bahkan mengikuti beberapa pertandingan jiu-jitsu dan berhasil mendapatkan medali pertamanya di Oktober 2014.



Kini Zenab telah resmi menjadi asisten instruktur setelah berhasil ke tingkat sabuk biru di sekolah bela diri jiu-jitsu yang didirikan oleh suaminya. Saat berlatih, ia juga tidak pernah melepaskan jilbabnya. Zenab mengenakan jilbab instan yang dijahit sendiri untuk menyesuaikan ukuran serta kenyamanannya ketika dipakai bergulat.

Zenab mengatakan belajar ilmu bela diri tidak hanya bagus untuk kesehatan dan pembentukan tubuh tapi juga melindungi diri dari orang lain. Melihat banyaknya perilaku diskriminasi terhadap wanita berhijab, Zenab pun menyarankan agar para muslimah latihan bela diri sejak dini. Bisa bela diri juga akan meningkatkan rasa kepercayaan diri sehingga tidak ada perlu khawatir akan serangan Islamophobia saat beraktivitas di luar rumah. Ia pun menggelar workshop untuk mengajak wanita muslim belajar jiu-jitsu.

"Ini mengejutkan bagiku ketika mendengar seseorang diserang di depan umum makanya setiap orang harus belajar bela diri. Sama seperti Anda mengajarkan anak-anak A,B,C, Anda juga harus mengajarkan mereka bela diri. Dulu aku melihat diriku adalah orang yang lemah tapi setelah bisa bela diri aku tidak lagi takut menghadapi orang yang bahkan lebih besar dariku. Ini sangat membantuku," sarannya. 

(aln/aln)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads